Community

13 Pelajaran Tentang Mitos Penjualan dari Gathering Komunitas Sales Indonesia

 
  • 7
    Shares

   

Sudah sekitar 2 minggu kemarin sejak KOMISI (Komunitas Sales Indonesia) menggelar Sales Gathering on Ramadhan di Surabaya. Sambil berbuka puasa bersama, kita membahas sejumlah tema yang menarik. Salah satunya dikemukakan oleh Dedy Budiman, Trainer sales juara, sekaligus founder KOMISI. Dia membawakan tema 13 MITOS dalam Penjualan. MITOS adalah sesuatu yang dipercayai seseorang tapi belum tentu bisa dibuktikan kebenarannya. Rupanya, di dalam dunia Salesmanship pun ada pula banyak mitos yang beredar di kalangan para praktisi Sales & Marketing. Dengan suasana santai dan disertai diskusi-diskusi yang segar dan lucu, Dedy Budiman mencoba untuk meluruskan 13 di antaranya.

1. Menjual itu hanya pekerjaan tim sales.

Anggapan ini sama sekali salah. Karena pekerjaan menjual tidak hanya menjadi tanggung jawab tim sales saja tetapi sudah menjadi tanggung jawab semua aspek dalam suatu perusahaan. Contohnya dalam sebuah restoran, semangat menjual harus dimiliki pula oleh juru masak, pelayan, hingga tukang kebersihan.

2. Menjual itu profesi rendahan.

Banyak orang yang malu dengan profesi mereka sebagai seorang sales. Tetapi anda harus tahu bahwa banyak orang sukses yang mengawali karir mereka sebagai seorang sales. Contohnya Atiek Nur Wahyuni yang kini menjabat sebagai Presiden Direktur Trans Corp. Beliau mengawali karirnya di PT. Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI),sebagai Account Executive atau bahasa lainnya adalah Sales. Contoh lain adalah seorang dokter masih memerlukan ilmu sales, sedangkan sales tidak membutuhkan ilmu kedokteran :D Jadi bukankah sales itu adalah ketrampilan yang penting?

3. Menjual itu sulit.

Pada praktiknya memang kegiatan menjual tidaklah mudah, tetapi juga tidak bisa dikatakan sulit. Pemahaman bahwa menjual itu sulit muncul karena 2 hal, yaitu karena Anda belum belajar ilmu penjualan, atau Anda memang tidak mau belajar ilmu sales.

4. Menjual itu harus pintar bicara.

Kebanyakan dari kita mungkin masih berpikir bahwa seorang sales harus pintar bicara. Tetapi lebih tepat lagi bahwa seorang sales harus pandai mendengar. Dengan menjadi pendengar yang baik, kita bisa mengakomodasi setiap kebutuhan klien kita.

5. Menjual itu yang penting semangat.

Semangat memang sangat dibutuhkan agar kita bisa tetap survive dalam segala hal, termasuk kegiatan sales. Tetapi apa artinya jika kita hanya bermodal semangat, tanpa ilmu dan keterampilan?

6. Menjual itu tergantung produk.

Anggapan bahwa “produk yang bagus sudah cukup untuk membuat penjualan lebih mudah” juga tidak sepenuhnya bisa dianggap tepat, karena tentu saja produk yang kita tawarkan tersebut tidak selamanya menjadi kebutuhan pasar. Pernyataan ini lebih tepat jika kita berorientasi pada cara penjualan kita yang unik dan berkesan bagi klien, bukan berdasarkan kualitas produk.

7. Menjual itu tidak perlu modal.

Ada jargon umum yang sering kita dengar: “Menjual modal dengkul”. Lalu apakah dengkul itu bukan modal? Ya sekecil apapun modal yang kita keluarkan, kegiatan menjual memang tetap membutuhkan modal.

8. Menjual itu yang penting closing.

Ada fase yang jauh lebih penting sebelum kita melakukan closing. Apa itu? Tentu saja opening atau cara kita membuka suatu penjualan. Prospek anda akan jauh lebih peduli dengan cara seorang sales membuka suatu penjualan daripada cara ia menutupnya. Karena seperti yang telah kita ketahui juga, bahwa kesan pertama akan menentukan segalanya.

9. Menjual itu yang penting mencapai target.

Sales yang hebat tidak akan mencapai target, tapi melampaui target. Jika seorang sales hanya melakukan penjualan hingga tahap mencapai target, maka hanya owner/bos saja yang akan menikmati keuntungannya. Para sales bisa menikmati keuntungan yang lebih besar dengan menjual melebihi target.

10. Menjual itu permainan volume.

Banyak penjual memberi diskon atau potongan besar-besaran agar produk mereka bisa terjual dengan banyak. Tetapi apa artinya jika kita hanya mendapat margin atau keuntungan yang sedikit. Bukan kuantitas saja yang perlu kita utamakan, namun juga margin keuntungan. Sales Hebat = Penjualan kuantitas tinggi DAN kualitas margin yang tinggi.

11. Sales gagal jika ditolak.

Ada banyak hal yang membuat kita tidak tatag dalam menghadap penolakan. Misalnya kurang percaya diri, tidak suka pekerjaan menjual, tidak punya komitmen dan tujuan yang jelas, dll. Namun anda harus tahu bahwa satu penolakan menghasilkan pelajaran berharga bagi anda untuk mengurangi kemungkinan penolakan di penjualan berikutnya. Begitu seterusnya sampai anda jadi jago menjual.

12. Sales hebat bisa menjual apa saja.

Tentu saja tidak benar. Karena dalam menjual pun kita juga harus menguasai atau mengetahui banyak hal seperti pengetahuan produk, pangsa pasar, dll. Anda bisa bayangkan bagaimana seorang sales mobil yang sukses mencoba untuk menjadi sales pakaian. Bisa saja, tetapi mereka harus belajar lagi dari nol. Mereka tidak bisa seberhasil ketika menjadi sales mobil.

13. Sales hebat tidak perlu belajar.

Sehebat apapun ilmu kita, baik ilmu tentang sales maupun lainnya, jika kita tidak mau terus menerus belajar, kita pun akan kesulitan. Karena bagaimanapun kondisi masyarakat akan terus berubah. Apa jadinya jika kita tidak menyiapkan diri kita sendiri?

Seru sekali materi yang disampaikan Dedy Budiman. Jika Anda tertarik untuk bergabung dengan Komunitas Sales Indonesia, caranya cukup mudah. Join Milis KOMISI dengan mengirim email berisi nama, alamat dan nomor handphone ke alamat: komunitassalesindonesia-subscribe@yahoogroups.com. CC ke komunitassalesindonesia-owner@yahoogroups.com. Facebook: facebook.com/komunitassalesindonesia. Twitter : @KOMISI_Crew. Kemudian ikuti informasi di dalamnya. Sampai jumpa di acara KOMISI berikutnya ;-)


  • 7
    Shares

Artikel Terkait

6 komentar

  • 22 August 2013 - pukul 9:55

    Luar biasa sekali ulasan yang di tulis pak Dirta dari acara SEGER ( Sales Gathering on Ramadhan ) KOMISI tentang 13 Mitos dalam penjualan. Happy Selling.

    • Administrator
      22 August 2013 - pukul 20:55

      selamat datang pak Dedy, lain kali main lagi ke Surabaya yuk pak :-)

      • 23 September 2013 - pukul 11:57

        Siap pak, nanti kalau KOMISI Jatim ada acara atau saya ada jadwal ke surabaya akan saya informasikan. Boleh tolong di info no HP or emailnya pak Dirta. Tks

  • 27 August 2013 - pukul 18:39

    terima kasih , singkat , padat, luar biasa.

    • Administrator
      27 August 2013 - pukul 18:50

      Selamat datang Selvia, terimakasih apresiasinya :-)

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *