Leadership

3 Atribut Penting Saat Mencari Karyawan Terbaik

 
  • 42
    Shares

   

Menjadi sebuah perusahaan yang besar bukan hanya harus berfikir tentang menyusun strategi bisnis yang brilian. Anda juga harus memikirkan tentang siapa yang akan membantu Anda dalam menyusun strategi brilian itu, dalam hal ini yaitu karyawan. Sebuah perusahaan besar memang harus bekerja keras untuk menemukan karyawan terbaik untuk setiap bidangnya. Mereka harus sesuai dengan karakter dan visi dari perusahaan itu sendiri. Ada saatnya kita membutuhkan untuk mengambil atau merekrut karyawan dari organisasi lain, asalkan itu memang dibutuhkan dan mereka sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Ada 3 atribut atau pilar yang harus diperhatikan saat ingin mengambil seorang karyawan terbaik untuk perusahaan kita, yaitu:

1. Sikap

Bagaimana bisa sikap seseorang kita abaikan, sedangkan kita bergairah untuk mencapai sesuatu yang lebih baik. Seorang calon karyawan yang ingin Anda ambil memang harus memiliki sikap terbaik, dalam hal ini adalah sebuah gairan untuk organisasi yang saat ini. Gairah untuk bisa mencapai apa yang ingin ia dan perusahaan capai. Dan ia pun juga harus senang menjadi bagian dari sebuah organisasi yang ia masuki saat ini.

2. Kompetensi

Mengambil karyawan untuk menjadi bagian dari project besar memang tidak mudah, mereka harus benar – benar memiliki keterampilan yang tepat dan kemampuan untuk melakukan pekerjaannya. Atau setidaknya mereka memiliki semangat dan kemampuan untuk terus belajar mengasah keterampilan yang ia miliki saat ini.

3. Mindset

Seorang karyawan yang baik tentu saja akan memiliki dan memahami nilai kolaborasi dengan rekan setimnya. Mereka juga akan datang bukan hanya untuk bekerja, tetapi selalu mencari cara untuk meningkatkan kemampuannya dalam meningkatkan kinerja perusahaan dan skill yang ia miliki saat ini.

Anda bisa melihat visual dari model ACM yang membentuk sebuah persimpangan sempurna dari 3 atribut dibawah ini:

3 Atribut

1. Sikap yang baik, tingkat kompetensi yang kuat, tetapi pola pikir yang salah

Untuk kasus yang pertama ini, karyawan akan memilih untuk fokus menyelesaikan pekerjaan mereka sendiri, dan cenderung untuk mengabaikan kekuatan kerjasama dengan rekan – rekan dalam organisasinya. Mereka akan sulit untuk bekerjasama untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

2. Kompetensi dan pola pikir benar, tetapi sikap yang salah

Bakat yang dimiliki oleh karyawan akan mudah hilang, karena mereka tidak memiliki loyalitas untuk organisasinya. Mereka juga sulit mendapatkan koneksi ke apa yang ingin mereka capai dalam pekerjaan.

3. Sikap dan pola pikir yang baik, tetapi rendahnya tingkat kompetensi

Karyawan pada kasus ke tiga ini akan mudah kehilangan produktivitas mereka dalam bekerja. Meskipun seorang karyawan mungkin akan menjadi orang yang besar dan memiliki energi yang besar pula dan bersemangat untuk organisasinya, mereka tidak akan menambah nilai apapun untuk kinerja mereka, karena mereka tidak memiliki keinginan untuk mau dan bisa belajar dan mengasah keterampilan yang memang dibutuhkan oleh perusahaan.

4. Campuran yang tepat dari sikap, pola pikir dan kompetensi

Dan yang keempat ini, memang menjadi kombinasi yang sangat dibutuhkan oleh suatu perusahaan. Mereka akan mudah menyesuaikan antara keinginan untuk belajar, meningkatkan kinerja dalam setiap yang ia kerjakan, dan juga meningkatkan keinginan untuk bisa terus bekerjasama dengan rekan dalam lingkungan pekerjaannya.

Mengapa pengalaman tidak ikut masuk dalam pencarian karyawan terbaik? Alasannya adalah karena bila kita mampu menemukan bakat besar dari seseorang dan ia bergairah terhadap apa yang ia kerjakan, pengalamanpun tidak akan menjadi masalah. Jika salah satu dari 3 atribut tersebut hilang, karyawan itu tidak akan mampu bertahan lama dalam suatu organisasi atau project bisnis yang ia kerjakan. Kita bisa saja mempekerjakan orang yang salah untuk alasan yang salah pula. Kita bisa mulai menyusun dan mencari kembali orang – orang yang memang cocok dan memiliki 3 atribut tersebut untuk bisnis kita. Jika kita masih penasaran dengan berhasilkah kita dengan apa yang kita kerjakan dan miliki saat ini, kita bisa mengajukan pertanyaan untuk diri sendiri, yaitu “Apakah kita perusahaan yang memiliki orang – orang yang berbasis untuk bekerja dan belajar, atau mereka yang ingin terburu – buru untuk meninggalkan tempat mereka saat ini”.

Sumber: Entrepreneur.com

Baca juga:

Tips Merekrut Karyawan Baru Untuk Bisnis Anda

5 Perhatian dalam Mengembangkan UKM

11 Saran Terbaik Ketika Anda Ingin Mulai Bisnis

Dapatkan Segera! Video Marketplace Domination: Cara Sukses Jualan di Tokopedia dan Bukalapak. Download Now!


  • 42
    Shares

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *