Technology

4 Tips Meningkatkan Tampilan Toko Online Anda

 

   

Toko online kini bisa dianggap sebagai kebutuhan pokok bagi setiap bisnis retail yang sedang berkembang.  Sebab toko online merupakan media yang paling efektif untuk mendongkrak sales anda. Punya toko online itu ibaratnya sama seperti punya lapak. Penampilan outlet yang menarik akan mendorong calon pembeli agar datang ke toko Anda untuk melihat dan membeli barang Anda. Makanya, anda membutuhkan etalase yang bagus agar pengunjung anda betah berlama-lama, apalagi berbelanja di toko online anda.

Pienaar (co-founder WooThemes.com) dan Greg Beldam (Shopify.com) membagikan sejumlah tips tentang bagaimana membuat tampilan website toko online Anda seapik mungkin. Kami kutip dari mashable.com:

1. Pretty Product

Untuk membuat tata letak yang indah, etalase toko online Anda harus difokuskan pada perancangan tata letak yang menonjolkan sumber daya yang paling kuat. Yaitu barang dagangan Anda.

User tertarik dengan produk. Jadi pasanglah gambar terbaik dari produk Anda. Gunakan latar belakang berwarna putih, atau padukan dengan gambar produk / objek lainnya  untuk membuat pelanggan Anda terkesan. – Beldam

Seperti pada foto yang kami ambil dari kalyanabatik.com di atas, foto produk pada latar belakang taman juga dapat terlihat menarik. Anda boleh saja berpegangan pada prinsip simple is better. Namun bukan berarti tidak ada kelonggaran berekspresi untuk menerapkan desain yang unik pada gambar produk Anda. Yang terpenting adalah, pastikan semuanya sesuai dengan tujuan utama Anda.

Dari awal (user menelusuri produk Anda) hingga akhir (melakukan transaksi pembelian), tujuan terpenting dari toko online adalah untuk merayu user melalui berbagai macam isyarat gambar dan kata-kata. – Piennar

2. Pertimbangkan Komposisi Desain Website

Memang penting untuk mendesain toko online seunik mungkin. Namun, kurang bijak jika Anda mengkombinasikan warna-warna yang justru bisa membuat mata pengunjung Anda kelelahan. Misalnya meletakkan tombol checkout berukuran jumbo yang justru malah mengganggu elemen desain anda. Kunci untuk mendesain toko online adalah prioritas.

Mulailah dengan membuat hirarki mengenai informasi apa saja yang paling penting pada suatu halaman website Anda. Jangan takut menggunakan ruang kosong untuk lebih menonjolkan kontras dari informasi tersebut ke pengunjung website Anda. – Beldam

Mari kita kembali lagi ke halaman kalyanabatik.com. Dengan semua ruang putih, jadi lebih gampang untuk menangkap daya tarik setiap tas. Gambar produknya juga ditampilkan dalam ukuran yang relatif seragam, namun tetap bisa menunjukkan keistimewaan setiap produk. Singkatnya, rasio / skala yang tepat harus diperhitungkan oleh sebuah toko online.

Pada situs web apapun, Anda harus berkonsentrasi pada kemudahan navigasi, kemudahan mengakses informasi, dan optimalisasi flow activity yang akan mengarahkan pengunjung ke zona target Anda, entah itu checkout atau isian form ‘Contact Us’. – Pienaar

3. Dynamic Code

HTML5 dan CSS3 merupakan masa depan dari revolusi desain web. Apalagi jika ditambah penggunaan Javascript untuk membuat halaman web jadi lebih interaktif. Namun Anda tetap harus bijak dalam porsi dan penempatannya.

HTML5 dan JavaScript memungkinkan beberapa animasi yang dapat memperindah layout web Anda. Tetapi jika digunakan secara berlebihan, justru bisa mengurangi estetika layout secara keseluruhan, dan melambatkan website anda. – Beldam

Salah satu contoh penggunaan JavaScript yang tepat menurut saya adalah pada website morioshop.com. Di halaman detil produknya, jika Anda meletakkan kursor di atas foto, Anda akan memperoleh zoom dari gambar tersebut secara realtime. Dengan demikian, user bisa melihat detail dari produk tersebut tanpa harus melambatkan loadingnya.

4. Web Mobile

Percaya atau tidak, mobile commerce atau m-commerce merupakan salah satu kegiatan yang paling berkembang secara online. Transaksi pada m-commerce bahkan diperkirakan akan meningkat 99 kali lipat pada 2015 nanti. Makanya, tidak ada cara yang lebih tepat selain menyiapkan toko online Anda agar mobile/smartphone ready sejak dini.

Perhatikan mobile. Apakah user experience pada mobile lebih baik, atau setidaknya sama dengan pengguna desktop? Atau apakah user anda diblokir ketika ingin melihat gambar produk Anda? – Beldam

Sebagai contoh saya ambil tampilan mobile dari selempang.com. Latar belakang dan elemen desain tetap sama, hanya item dagangan saja yang dioptimalkan untuk mobile. Tampilan mobile yang selaras seperti ini adalah langkah yang tepat untuk menyiapkan website anda menghadapi tren m-commerce.

 

Baca juga:

Riset Membangun Toko Online

Kenapa Toko Online Harus Menulis Blog

12 Aspek Tampilan Toko Online yang Menjual


Artikel Terkait

6 komentar

  • 26 April 2012 - pukul 10:14

    Trimakasih informasinya sangat bermanfaat sekali.

  • 26 May 2012 - pukul 19:58

    terima kasih info nya kebetulan saya lagi bikin toko online tpi blum slsai n masih bingung mana dulu yg harus di slsaikan mohon bimbingan nya maklum masih newbie

  • 7 January 2013 - pukul 14:41

    terimakasih atas infonya sukses selalu

    • Novi Sari Dewi
      7 January 2013 - pukul 14:50

      Terima kasih atas apresiasinya. :)

  • 7 September 2013 - pukul 19:48

    terimaksih informasi yang sangat bermanfaat buat kami yang masih baru,terus maju berkarya.

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *