Start A Business

5 Pembelajaran Sales dari Seorang Albert Einstein

 
  • 11
    Shares

   

Jika kita tahu bagaimana seorang Albert Einstein dapat menciptakan berbagai rumus fisika hebat, maka kita akan tahu bagaimana ia belajar dan berusaha untuk hal itu. Kerja keras serta ketekunannya itu banyak dijadikan pedoman bagi sebagian besar orang yang ingin menjadi sukses dan banyak dikenang seperti Albert Einstein. Dan ternyata bukan hanya teorinya yang dapat digunakan dalam ilmu pembelajaran formal, namun sifat yang ia miliki juga bisa kita jadikan pelajaran, salah satu contohnya yaitu untuk seorang sales di industri penjualan. Lalu bagaimana sebenarnya seorang sales dapat belajar dari seorang ilmuwan?

1. Gunakan rasa ingin tahu

Tidak banyak yang tahu bahwa Albert Einstein terlahir tidak dengan talenta atau bakat bawaan sejak lahir. Ia sendiri mengaku bahwa dirinya mampu mengembangkan ide dan teori briliantnya karena rasa ingin tahu dan hasrat yang besar untuk mempelajari banyak hal yang belum ia ketahui. Ini tentu tidak jauh berbeda dengan bagaimana saat kita menggeluti dunia bisnis. Jika kita ingin sukses menjual barang kepada orang lain, kita harus memiliki rasa ingin tahu yang besar terhadap banyak hal. Baik terhadap siapa target kita, apa target kita, dan bagaimana cara kita mencapainya.

Rasa ingin tahu yang besar akan menghapus persepsi orang, yang banyak melihat bahwa seorang sales sudah memiliki bakat berbicara dan menawarkan produk sejak ia lahir. Namun tidak demikian, karena seorang sales ahlipun perlu waktu yang lama untuk dapat belajar dan melakukan kegiatan sales sampai ia sukses menjadi seorang sales yang baik.

2. Tekun dan fokus

Seperti halnya orang yang ingin menjadi pintar dan sukses, Albert Einsteinpun menjadi orang yang tekun dan fokus menemukan solusi dari suatu masalah atau problem yang sedang dihadapi. Beliau tidak akan membiarkan masalah yang datang akan berlarut – larut tanpa penyelesaian. Ini juga bisa menjadi pelajari dalam menjadi seorang sales yang baik dan sukses. Tekunlah belajar dan berusaha menemukan celah untuk dapat menawarkan apa yang dijual dengan cara yang pelanggan inginkan. Karena bagaimanapun pelanggan ingin sesuatu yang dapat memecahkan masalah mereka, bukan hanya sekedar yang dapat memenuhi keinginan mereka.

3. Kesalahan bukanlah kegagalan

Jika Anda berfikir Albert Einstein itu jenius tanpa ada kesalahan sedikitpun, maka Anda salah. Banyak kesalahan yang ia lakukan dalam teori dan praktek kerjanya, namun ia tidak malu untuk memperbaikinya. Begitupun kita sebagai seorang pebisnis ataupun sales yang dituntut untuk memiliki ide briliant dalam menciptakan konsep promosi. Jangan takut melakukan suatu hal karena prediksi kesalahannya. Kesalahan ada untuk diperbaiki dan dijadikan pelajaran dalam hidup. Bukan untuk membuat kita takut dan membuat kita enggan untuk bertindak. Tetaplah fokus pada apa yang harus kita lakukan dan berikan yang terbaik untuk pelanggan dan perusahaan.

4. Ciptakan nilai yang awet

Bagi Albert Einstein, kesuksesan adalah dimana ia dapat mengeluarkan pemikiran dan menciptakan sesuatu yang dapat bermanfaat bagi banyak orang dan ia yakin bahwa itu bernilai baik. Dalam sebuah bisnis penjualan, jangan hanya terfokus dan berambisi pada hasil atau keuntungan yang akan dihasilkan dari kegiatan penjualan. Namun lebih kepada bagaimana produk yang kita tawarkan benar – benar dapat bermanfaat dan memberikan nilai manfaat lebih kepada pelanggan. Tuntun pelanggan Anda untuk dapat mengungkapkan apa yang mereka butuhkan, dan berikan solusi terhadap masalah tersebut. Pandu pelanggan Anda untuk dapat menggunakan produk atau layanan Anda dengan benar. Hingga mereka mampu merasakan manfaat yang besar dari apa yang Anda tawarkan.

5. Jangan takut merubah cara Anda

Albert Einstein adalah ilmuwan yang mendukung pepatah “Sesuatu yang gila adalah mereka yang berani melakukan hal yang sama secara berulang – ulang dengan mengharapkan hasil yang berbeda”. Itu artinya jika cara yang kita lakukan tidak membuahkan hasil apapun, maka itu saatnya kita berani mengambil cara yang lain. Daripada kita hanya fokus memperbaiki tanpa tahu apakah itu akan berhasil atau tidak. Jika mengikuti teori Pareto, maka lakukan 20% hal yang membuat kita dapat menghasilkan 80% sesuatu. Sebagai seorang sales, kita harus selalu berfikir bagaimana mendapatkan keuntungan yang banyak dengan cara yang mudah. Mudah disini bukan kembali melakukan hal yang sama untuk mengharapkan hasil yang berbeda.

Selamat mencoba :)

Baca juga:

Meningkatkan Nilai Sales dengan Cross Selling

Cara Meningkatkan Sales dengan Social Media

9 Tips Sales untuk Mereka yang Bersifat Tertutup / Introvert


  • 11
    Shares

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *