Leadership

5 STRATEGI STARTUP FOUNDER DALAM MEMBANGUN TIM!

 
  • 8
    Shares

   
Buat bisnis yakin bisa sendiri? Kamu yakin tidak butuh orang untuk mendukung dan berkolaborasi membangun bisnis? Jika iya, maka itu bukan sikap dari seorang STARTUP FOUNDER. yap, semua calon startup founder adalah mereka yang jelas membutuhkan team untuk berkolaborasi membangun startup.
Nah, kamu yang punya banyak ide untuk memecahkan masalah di lingkunganmu. Jangan putus asa saat kamu belum menemukan team untuk startupmu. Kamu masih punya tempat untuk menemukan dan berkolaborasi membangun startup. Tapi membangun tim tentu butuh persiapan. Apa saja kira-kira?

1. Merekrut keahlian, bukan pengalaman

Kalau sudah berpikir ala startup founder, pengalaman bukanlah satu-satunya dan prioritas syarat untuk bergabung dalam sebuah tim. Keahlianlah yang menjadi pondasi utama. Karena sama-sama sedang membangun, maka keahlian masing-masing anggota dalam tim sangat dibutuhkan.
Nah, arek-arek Malang yang belum punya pengalaman di dunia kerja, jangan khawatir. Karena saat kalian yakin punya KEAHLIAN, disitulah kalian siap jadi bagian dari TIM besar sebuah STARTUP.

2. Jangan lupakan culture startupmu

Banyak ilmu yang pastinya kamu dapat untuk membangun dan menjadi seorang startup founder. Tapi yang terpenting dalam sebuah tim adalah menciptakan dan membangun culture atau budaya tim itu sendiri. Akan ada banyak karakter, kepribadian dan bahkan pemikiran dari anggota tim. Untuk menyatukan perbedaan itu maka culture akan menjadi pondasi yang sangat kuat untuk kamu membangun tim sebuah startup.

3. Carilah kandidat yang adaptif

Tidak ada tim yang solid, hanya ada tim yang mau membangun bersama dengan karakter yang berbeda dengan tujuan yang sama. Salah satu caranya sudah pasti mencari kandidat anggota yang adaptif atau yang mau bekerja bersama. Kalau kamu kesulitan mencari anggota tim atau partner untuk startupmu, maka Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Malang inilah jalanmu.
Di sini kamu bisa bertemu dengan orang yang bahkan belum kamu kenal sebelumnya. Kamu bisa berkolaborasi dengan mereka. Menyatukan ide dan visimu, dna membangun startup terbaikmu.

4. Gunakan media sosial

Kalau kamu sulit menemukan tim secara offline kamu bisa gunakan media online seperti media sosial. Nah, salah satu contohnya itu Fanspage 1000 Startup Digital Malang ini. Tentu saja tujuan awal dibentuknya fanspage ini adalah untuk menyatukan semua yang ingin menjadi startup founder di kota Malang. Menghubungkan mereka yang punya ide bagus untuk saling menemukan dan berkolaborasi membangun tim untuk startupnya. Itu sebabnya, media sosial seperti Facebook ini bisa kamu gunakan SEKARANG JUGA untuk diskusi, spech idemu lagi, dan mencari kandidat anggota timmu.

5. Lengkapi kekurangan karyawan kamu

Sekali lagi! Tidak ada tim yang SEMPURNA, hanya ada tim yang mau saling melengkapi kekurangan dan keahlian masing-masing anggota. Jangan saling mengunggulkan, saling berkenalan dan mencari tahu keahlian masing-masing, akan membuat kamu lebih mengenal calon anggota timmu.
Nah, untuk kamu yang memiliki ide memecahkan masalah di sekitar kota Malang dan ingin membangun startup dengan team yang solid, kamu bisa bergabung dengan Gerakan Nasional 1000 Startup Digital di Kota Malang. Kamu bisa mendaftar sebagai seorang individu yang ingin menemukan dan berkolaborasi dengan orang yang belum kamu kenal. Atau kamu bisa mendaftar sebagai team dan membangun startup dengan team yang sudah kamu miliki.
Gerakan ini bukan hanya membuat kamu mengenal banyak orang baru, bertemu dengan pembicara dan mentor super keren dari berbagai bidang dan berbagai startup yang sukses. Kamu bisa langsung mendaftar di link ini.
Artikel ini terinspirasi oleh artikel resmi dari Blog Gerakan Nasional 1000 Startup Digital yang sudah kami sesuaikan dengan kebutuhan konten untuk calon peserta di kota Malang.
Explore. Read and Learn.
Apply what you read.
Practice what you learn.
Improve every single day.
See you at the TOP.

  • 8
    Shares

Artikel Terkait

3 komentar

  • 6 February 2017 - pukul 9:55

    Thanks untuk artikel yang sangat berguna buat kami. Seringkali saya dihadapkan pilihan karyawan pengalaman atau yang baru lulus sekolah yang lebih menurut saya lebih mudah di arahkan. Bagaimana kira2 kelebihan dan kekurangan masing2 pulihan tersebut?

  • 22 November 2017 - pukul 6:29

    Setelah membaca artikel di atas,, ada pertanyaan bagaimana cara nya membangun team yang solid dan tetap semangat?

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *