Leadership

5 Tips Memulai Bisnis di Luar Bidang Keahlian Anda

 
  • 69
    Shares

Memulai bisnis usaha bukanlah hal yang sulit, tidak perlu menunggu Anda begitu cerdas hingga sanggup bersaing dengan Einstein. Hanya saja kita butuh ide kreatif yang dapat mengubah apa yang ada disekitar kita menjadi menghasilkan. Tetapi ketahuilah bahwa perusahaan yang sukses bukan hanya dari ide brilian yang liar. Tetapi mereka yang dapat sanggup mengamati, meniru dan memodifikasi seperti halnya Starbucks memulai dengan menjual kopi di Seattle. Facebook membangun MySpace yang lebih baik, Google membangun Yahoo search yang lebih baik. Microsoft meng-copy Apple – sedangkan Apple meng-copy Xerox.

Kebanyakan dari kita adalah takut memulai bisnis ketika ada kompetisi, tetapi kompetisi dapat saja merupakan hal baik. Seperti contoh tempat terbaik membuat restoran atau toko oleh” baru adalah tepat di sebelah restoran / toko oleh oleh lain yang sudah sukses. Mereka sudah dengan baik hati dan kerja keras membangun audience. Banyak bisnis bagus mendompleng kesuksesan bisnis lainnya, lebih baik memiliki beberapa kompetitor daripada tidak sama sekali, Anda hanya perlu menjadi 10% lebih baik.

Menurut saya sangat baik menjual sesuatu yang Anda dan teman Anda akan beli dalam hitungan detik. Anda akan mengerti bidang yang Anda sendiri kuasai, Anda akan mengerti customer Anda, Anda akan sangat passionate terhadap apa yang Anda lakukan. Tetapi untuk Anda yang ingin memulai bisnis tetapi bisnis tersebut diluar bidang keahlian Anda. Berikut ini tips yang dapat Anda ikuti:

1.Yakinkan diri bahwa keahlian bukanlah segalanya

Keahlian dan keterampilan adalah hal yang penting dalam memulai sebuah bidang bisnis. Namun, keahlian yang tidak sesuai dengan bidang bisnis yang akan atau sedang Anda jalani bukan berarti 99% akan membawa Anda dalam kegagalan. Banyak kisah yang sukses membangun kerajaan bisnis diluar keahliannya, seperti Twitter dan Instagram. Perlu di ingat membangun bisnis tidak hanya menyangkut satu hal saja, tetapi berbagai aspek, termasuk pemasaran, strategi bisnis, membangun jaringan baru, dan sebagainya.

2. Cari partner atau bentuk tim ahli

JIka Anda minim akan wawasan dan keahlian dari bidang usaha yang ingin Anda geluti, maka Anda perlu seorang partner (rekan bisnis atau bawahan) yang lebih ahli dalam mengembangkan bisnis tersebut. Jika Anda akan membangun bisnis dengan skala yang lebih besar, maka Anda sebaiknya membentuk tim ahli.

3. Banyak belajar

Hal ketiga yang wajib Anda lakukan saat menjalankan bisnis yang bukan merupakan bidang yang Anda kuasai adalah banyak-banyak belajar. Berbagai sarana dan media belajar dapat Anda gunakan untuk menambah wawasan Anda, Dengan semakin fokus mempertajam pengetahuan dan keterampilan Anda pada bidang bisnis tersebut, maka akan lebih mudah meningkatkan kinerja bisnis Anda serta tidak akan mudah ditipu orang lain.

4. Amati kompetitor Anda

Salah satu yang dapat Anda gunakan untuk membantu dalam mengamati perkembangan bisnis Anda adalah kinerja para pesaing Anda. Mereka dapat menjadi salah satu sumber belajar bagi Anda dalam membangun jiwa entrepreneurship.

5. Jika masih ragu, coba model bisnis waralaba

Jika Anda masih khawatir dan ragu mendirikan usaha yang tidak sesuai dengan keahlian Anda, maka Anda bisa mencoba memulainya dengan model waralaba. Bisnis dengan konsep waralaba/franchise akan memberikan kesempatan untuk Anda berbisnis sambil belajar dengan mentor yang handal.

Yang perlu diingat jangan pernah takut memulai bisnis dan jangan berpikir bahwa hal utama membuka usaha selalu membutuhkan keahlian ataupun ide brilian dari Anda. Tetapi Anda dapat mengamati atau memanfaatkan apa yang ada di sekitar Anda untuk dikembangkan lebih baik. Selamat mencoba ;-)

Baca juga:

Dapatkan Segera! Video Marketplace Domination: Cara Sukses Jualan di Tokopedia dan Bukalapak. Download Now!


  • 69
    Shares

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *