Running A Business

6 Cara Menulis Artikel Yang Berkualitas Versi Hannah Frankman

 

   

6 Cara Menulis Artikel Yang Berkualitas Versi Hannah Frankman – Sebagai generasi millenial, kemampuan menulis bukanlah hal yang sulit. Mengapa? karena media sosial berperan penting untuk melatih kemampuan menulis yang mumpuni. Dengan posting status di media sosial, sebenarnya Anda sudah terbiasa dalam hal menulis. Namun, tidak semua bisa disebut sebagai penulis yang profesional karena ada beberapa kaidah kepenulisan yang baik.

Tulisan dibagi menjadi dua genre, yaitu Fiksi dan Non Fiksi. Fiksi merupakan genre tulisan berupa cerita yang membutuhkan kemampuan imajinasi dalam mengarangnya, seperti horor, fantasi, sci-fi, romance, humor, fanfiction, adventure, serta historical fiction. Sedangkan non fiksi kebalikannya, seperti kepenulisan ilmiah, tips dan trik, artikel dan catatan sejarah.

Bagi Anda yang ingin meningkatkan kemampuan skill menulis artikel, sedikitnya ada enam aturan dasar yang di sampaikan oleh Hannah Frankman yang bejudul “Six Rules for Writing Good Article”. Hannah sendiri merupakan seorang story teller yang menggunakan 6 aturan yang ia tulis ini dalam membuat artikel-artikelnya. Ia mengungkapkan bahwa keenam panduan ini berisi dua aspek penting dalam menulis, yaitu konten atau cerita yang bagus, serta teknik menulis yang baik.

Hannah meyakinkan kita bahwa untuk menulis artikel yang baik itu merupakan sesuatu yang mudah, namun seringkali kita tidak menyadarinya. Hal yang lebih sulit adalah menggunakan teknik menulis yang baik dan merupakan faktor pembeda antara tulisan satu dengan yang lainnya.

Bagi Hannah, menulis artikel yang baik merupakan suatu hal yang pantas kita lakukan dan bernilai moral tinggi. Artikel yang “buruk” menurut dia adalah artikel yang cenderung datar dibaca, tidak memiliki rasa dan tidak menginspirasi pembacanya.

Dan berikut ini merupakan 6 aturan dalam menulis artikel yang baik versi Hannah Frankman:

  1. Meminimalisir gerbang pembatas antara pembaca dan cerita

Artikel yang baik adalah artikel dengan pembuka paragraf yang mampu membuat pembaca ingin meneruskan hingga akhir tulisan. Buatlah paragraf pembuka dengan singkat dan cukup mengena.

 

  1. Persingkat sebuah paragraf

Persingkat hampir semua tulisan, hal ini dikarenakan pembaca sekarang lebih sering memanfaatkan gadget untuk membaca dan sedikit sekali yang menggunakan laptop. Sehingga tulisan yang panjang akan membuat pembaca kelelahan dan tidak mau meneruskan membaca artikel Anda.

 

  1. Buatlah artikel singkat namun tetap manis

Menurut Hannah, sebuah artikel yang baik hanya membutuhkan kalimat-kalimat yang efektif. Tajam, jelas dan sesuai tujuan adalah ciri khas artikel yang baik. Hindari artikel yang berkembang kemana-mana dan keluar dari topik yang telah ditentukan.

 

  1. Berikan isi

Hannah berpendapat bahwa kebanyakan artikel sekarang ini yang beredar di internet adalah bualan. Seperti halnya ketika kita membaca di internet, yaitu artikel dengan judul bombastis namun secara isi ngawur atau tidak jelas apa yang ingin disampaikan lewat tulisannya. Sekali lagi, tulislah artikel yang bermanfaat untuk dibaca, artikel yang memberikan sebuah makna dan pemahaman. Dengan begitu apa yang Anda tulis sudah bernilai moral dan tidak membuang waktu pembaca.

 

  1. Sampaikan sebuah cerita

Salah satu sifat dasar manusia adalah selalu senang dengan cerita yang menarik. Dan untuk membuat pembaca tertarik dengan tulisan Anda, buatlah kisah di dalam artikel tersebut. Tulis sebuah kejadian, latar tempat dan alur. Cerita merupakan cara yang brilian untuk membuka sebuah artikel. Tawarkan kepada pembaca, sebuah cerita yang menggugah dan tidak berlebihan. Tulislah cerita tentang pengalaman Anda atau yang mewakili tulisan Anda di paragraf selanjutnya. Jadikan tulisan Anda lebih hidup dengan cerita yang Anda suguhkan di awal artikel.

 

  1. Tunjukkan lalu ceritakan

Tunjukkan apa yang kita kerjakan dan jelaskan mengapa hal itu penting untuk dipahami. Aturan ini merupakan aturan yang berlaku untuk semua tulisan. Sampaikan ide Anda dengan urutan ini:

  • Ilustrasi
  • Penjelasan
  • Pemahaman

Tunjukkan kepada pembaca, kemudian jelaskan hal yang Anda tunjukkan tersebut dan bantu pembaca memahaminya. Sebagai contoh: tunjukkan fenomena alam tentang terjadinya siang dan malam, kemudian jelaskan kepada pembaca tentang proses terjadinya, dan berikan pemahaman tentang manfaat atau hikmah terjadinya peristiwa itu. Selamat berkarya dengan hati!

 

Baca artikel menarik lainnya:

Tips Membuat Blog Yang Menarik dengan Cara Mudah

Cara Membuat Blog Sederhana Tapi Menarik

5 Cara Menjadi Blogger Sukses Untuk Pemula

 

Dapatkan Segera! Video Marketplace Domination: Cara Sukses Jualan di Tokopedia dan Bukalapak. Download Now!


Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *