Running A Business

6 Tips Untuk Mengasah Kualitas Menulis Email Marketing Anda Agar Lebih Persuasif

 
  • 4
    Shares

   

Di era teknologi seperti saat ini, keberadaan brosur sebagai media promosi untuk sebuah bisnis mungkin lebih hanya dipertimbangkan kegunaannya. Selain dari masalah biaya produksi sampai tenaga untuk menyebarkannya. Terlebih lagi menyebar brosur tidak memberikan kemudahan untuk kita, karena tidak tepat sasaran saat menyebarkannya. Itu sebabnya, banyak pebisnis yang kini mulai beralih dan lebih menekuni dunia literatur seperti email yang memang mereka gunakan untuk berbisnis. Saat ini lebih dari 144 miliar email terkirim setiap harinya. Mulai dari email pribadi, newsletter, email subscriber sampai dengan email penawaran dan tagihan untuk pembayaran sebuah produk yang kita beli secara online. Melalui emai,l banyak komunikasi bisnis yang dimudahkan karena selain tidak membutuhkan biaya sebanyak mencetak brosur dan banner, mengirim email juga lebih efektif dan efisien karena lebih tertarget, juga terukur. Banyak sekali para pelaku bisnis yang berlomba-lomba mengasah kreativitas dan kualitas tulisan mereka dalam hal menulis agar tulisan mereka jauh lebih menarik dan tentu saja persuasif. Namun, tentu saja itu tidak dilakukan dengan mudah. Ada beberapa hal dasar yang bisa kitia lakukan untuk mengasah keterampilan kita menulis email untuk bisnis. Seperti……

1. Kenali Siapa Audiens Anda

Tanpa mengenali siapa mereka, darimana asal mereka, apa kesukaan dan kebiasaan mereka, Anda mungkin akan kesulitan menentukan konten apa yang tepat utk disampaikan kepada mereka. Inilah pondasi paling dasar dari sebuah email marketing. Tanpa mengetahui siapa mereka, Anda akan kebingungan untuk  menulis.

2. Menggunakan Ulasan Agar Tulisan Memiliki Nilai Lebih Kuat

Jangankan audiens Anda, mungkin Anda akan mudah menaruh ragu ketika ditawari sebuah produk yang belum tahu bagaimana kualitasnya dan siapa saja yang sudah menggunakannya, kan? Itu sebabnya, dalam menulis email, dengan memberikan bukti sosial atau ulasan tentang produk atau layanan yang Anda tawarkan sangatlah penting. Tujuannya apa? Tentu saja untuk menimbulkan rasa percaya audiens terhadap tulisan dan tentu saja apa yang kita tawarkan. Anda mungkin juga setuju, jika keputusan mencerminkan pilihan yang tepat.

3. Tanyakan Sesuatu Kepada Audiens Anda

Email akan sangat terasa membosankan ketika dari awal huruf besar sampai titik hanya berisi pernyataan, penawaran dan pendapat Anda saja. Mereka akan merasa tidak berguna, padahal merekalah pemain utama di email Anda, bukan? Untuk itu, cobalah berikan mereka beberapa pertanyaan yang memancing mereka menjawabnya meski hanya dalam hati. Berikan pertanyaan yang membuat mereka tidak akan mengatakan TIDAK. Pastikan mereka setuju dan yakin dengan pernyataan Anda selanjutnya.

4. Buatlah Signature Email

Meski terlihat tidak penting, signature email memiliki peran yang luar biasa. Terlebih saat email tersebut berisi penawaran kepada pelanggan Anda. Signature email membantu Anda untuk lebih meyakinkan audiens dan memudahkan mereka menghubungi Anda kembali setelah membaca email tersebut. Bukan hanya nama, jabatan, perusahaan, alamat dan nomor telepon saja. Jika memungkinkan berikan juga foto Anda untuk lebih meyakinkan mereka, bahwa mereka tidak berkomunikasi dengan sebuah robot.

5. Pastikan Anda Memecahkan Masalah Mereka

Saat Anda mengirim email penawaran, pasti Anda menemukan masalah dan yakin dengan produk Anda bisa menyelesaikan masalah mereka bukan? Jika iya, maka cobalah untuk lebih meyakinkan mereka dari segi solusi yang akan Anda berikan. Timbulkan emosi yang kuat dari setiap mereka yang membaca email Anda. Akan ada titik dimana kalimat Anda menyentuhalam bawah sadar mereka, dan membuat mereka teringat masalah yang sedang dihadapi. Dan mereka merasa takut mengambil keputusan akan masalah tersebut. Nah, disinilah peran email Anda. Meyakinkan mereka dan membuat mereka menghilangkan rasa takut tersebut, hingga mengubahnya menjadi sebuah tindakan.

6. Jangan Memaksa, Yakinkan Saja Jika Keputusan Ada Di Tangan Mereka

Anda pasti setuju “tidak ada yang suka ketika mereka diberitahu tentang apa yang harus mereka lakukan” Begitu pun Anda kan? Bahkan jika Anda mengaku tidak memaksa dan tidak terlalu agresif di dalam kalimat email Anda, jangan buat audiens Anda merasa Anda menekan dan membuat mereka harus menurut. Anda bisa menawarkan jaminan sederhanan untuk mendorong mereka mengambil keputusan. Bahkan sebuah studi psikologi yang dilakukan dengan melibatkan 22000 orang, menunjukkan bahwa menggunakan frase seperti “namun keputusan ada di tangan Anda” bisa dua kali lipat memungkinkan seseorang mengatakan YA untuk sebuah permintaan. Bukankah ini yang Anda inginkan? Nah, jika sudah begitu apalagi yang Anda tunggu? Anda bisa melatih skill menulis Anda dari sekarang juga. Copywriting memberikan peluang besar kepada Anda untuk bisa sukses menggaet lebih banyak pelanggan melalui dunia digital. Siap mencobanya?

 

Ohya sudah tahu kalau sejak dulu hingga nanti, email marketing akan mengembangkan bisnis Anda lebih cepat daripada media pemasaran lainnya? Kami menggunakan dan merekomendasikan Getresponse untuk layanan email marketing Anda.


  • 4
    Shares

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *