Leadership

7 Style ini Mana yang Mencerminkan Cara Belajarmu?

 

   

Setiap orang memiliki cara belajar yang berbeda. Mereka akan menyesuaikan dan mencari cara beradaptasi untuk menerima suatu ilmu. Bisa dipastikan dalam 1 kelas di sebuah sekolah tidak ada yang memiliki cara belajar yang sama. Sekalipun mereka mengaku memiliki cara belajar yang sama dengan teman mereka, tapi cara mereka menyerap informasi tentulah berbeda. Selama ini yang kita tahu hanya ada 3 style dalam belajar yaitu Visual, Audio dan juga kinestetik. Tapi ternyata ada lebih dari itu. Mau tau apa aja itu?

1. Visual

Reading

Kta tahu selama ini kalau kita belajar dari apa yang kita lihat dan amati, disebut dengan cara belajar secara visual. Visual yang berkaitan erat dengan organ penglihatan memang mengandalkan indera ini untuk mencari, menerima dan mencerna sebuah informasi. Cara belajar visual sering dikaitkan dengan anak yang kutu buku atau suka membaca. Tapi itu memang benar, mereka lebih mudah menyerap informasi melalui apa yang mereka lihat dan mereka baca.

Cara belajar visual akan sangat tertarik dengan gambar, warna, peta, dan media visual lainnya. Mereka akan cenderung lebih mudah menyerap tulisan yang disertai gambar atau ilustrasi.

2. Aural (Auditory-Musical)

Logo Beon-Listen Music

Siapa yang tidak suka musik? Hampir semua orang sangat menyukai dan menikmati alunan nada dan lagu yang mereka dengar. Musik bukan hanya sebagai media hiburan atau relaksasi saja lo, ternyata melalui musik, seseorang bisa belajar dengan baik dan tidak merasa terganggu sama sekali. Kita sering menyebut cara belajar ini dengan cara belajar AUDIO. Mereka cenderung lebih menyukai belajar dengan mendengarkan suara atau musik tertentu.

Mereka lebih suka memutar lagu tertentu ketika mereka belajar. Tidak jarang juga mereka akan menggunakan alat bantu seperti Headphone atau Headset. Tujuannya agar mereka bisa lebih berkonsentrasi dan hanya mendengarkan musik daripada suara di sekitar mereka. Bagi sebagian orang mendengarkan musik seperti merelaksasikan atau membantu menghilangkan stres, tapi selebihnya mereka juga bisa menyeimbangkan kerja otak saat mereka juga harus mencerna pelajaran, seperti menulis atau membaca. Terkadang mereka juga akan belajar dari rekaman suara yang didengarnya, dan ini cukup berhasil.

3. Verbal (Linguistic)

writing

Seperti yang kita pernah tahu, belajar secara verbal itu lebih melibatkan penggunaan kata – kata di setiap kita bicara ataupun menulis. Mereka yang menggunakan tipe belajar Verbal akan terus mencoba teknik belajar yang menggabungkan cara berbicara dan juga menulis. Mereka jagonya menggunakan teknik berbasis kata – kata, seperti pernyataan atau menulis script. Kadang – kadang mereka juga merekam script yang sudah di tulis di sebuah recorder, dan nantinya akan kembali diperiksa.

Tipe belajar Verbal akan membaca dengan sedikit lebih keras dan seolah – olah dibuat dramatis dan bervariasi dari lainnya. Mereka cenderung mudah dalam mengingat suatu karakter, membentuk kalimat dan mempelajari bahasa asing.

4. Physical (Kinesthetic)

Logo Beon-Physical Learning

Beberapa orang mungkin lebih mudah ketika mereka belajar dan memahami sebuah informasi dengan membaca atau melihat sebuah berita, tapi ada banyak orang yang lebih mudah mencerna informasi ketika mereka melibatkan anggota tubuh untuk menyentuh. Mereka akan fokus menerima sensasi disetiap yang mereka sentuh, untuk kemudian mengirimkan informasi ke otak. Mereka lebih banyak akan menggunakan indera peraba untuk menggambar dan menulis, karena ini juga termasuk kegiatan fisik. Mereka sangat ahli belajar di bidang keterampilan atau kerajinan.

Mereka mudah mencerna dan meniru ketika mereka sudah terjun langsung dan melakukan kontak fisik dengan suatu benda.

5. Logical (Mathematic)

Logo Beon-Logical Learning

Cara belajar yang satu ini lebih cenderung menyukai perhitungan, logika, penalaran dan sistem. Tujuannya agar lebih memahami setiap konten atau keterampilan yang mereka miliki. Mereka lebih suka membuat atau menggunakan daftar pekerjaan dan mengekstraksi poin penting dari setiap materi. Sistem berfikir seperti itu lebih memudahkan mereka dalam memahami gambaran suatu masalah secara luas. Mereka seringkali merasa menantang diri sendiri untuk bisa mengubah perilaku atau kebiasaan yang ada.

6. Social (Interpersonal)

Logo Beon-Social learning

Kamu lebih suka belajar sendiri atau secara berkelompok? Hmm… Sebagian besar pasti memilih belajar sendiri, karena bisa lebih berkonsentrasi. Tapi selebihnya akan memilih belajar secara berkelompok atau belajar dengan orang lain. Mereka lebih mudah menyerap informasi yang disampaikan orang lain atau yang mereka bahas bersama. Mereka cenderung lebih suka berbagi argumen, pernyataan dan saling berdiskusi. Bekerja dalam kelompok akan membantu mereka dalam mempraktekkan perilaku atau informasi yang mereka miliki.

7. Solitary (Intrapersonal)

alone

Kalau kamu lebih suka belajar secara sendiri atau belajar dengan menggunakan cara sendiri, maka kamu bisa masuk dalam tipe belajar ini. Kamu cenderung mudah menyelaraskan tujuan dan sasaran dengan keyakinan dan nilai – nilai yang kamu buat sendiri. Saat kamu mengasosiasikan dan memvisualisasikan apa yang kamu pikirkan dan rasakan, itu saat dimana kamu bisa mendorong diri dan menjadi diri kamu sendiri. Kamu sangat kreatif saat harus bermain peran. Dan pengalaman pribadi kamu memiliki pengaruh besar terhadap hasil kinerja belajar kamu.

Nah, itu dia 7 style belajar setiap orang. Mana yang mencerminkan pribadi dan cara belajar kamu? Share di sini yok :)

Baca juga:

Belajar PR dari Film Lego yang Fenomenal

Belajar Bernegosiasi dari Seorang Anak Kecil

Belajar Melakukan Riset Pasar dengan Sistem “ABC”

Dapatkan Segera! Video Marketplace Domination: Cara Sukses Jualan di Tokopedia dan Bukalapak. Download Now!


Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *