Technology

7 Tips Membuat Desain Logo yang Melegenda

 
  • 11
    Shares

   

Membuat desain logo yang sederhana? Coba fikirkan lagi untuk membuat sebuah desain logo yang biasa saja. Mengapa? Karena logo menjadi salah satu alat branding untuk sebuah bisnis. Logo bisa menggambarkan apa dan bagaimana sebuah bisnis. Sederhana, rumit, komplek, menarik, atau apapun itu, ini bisa membuat penilaian berbeda dari masyarakat itu sendiri. Logo memang tidak membutuhkan banyak tempat yang luas untuk tempat ia diletakkan, tapi saat sebuah logo sudah diletakkan pada sudut dari sebuah konten bisnis, itulah saatnya masyarakat memberikan penilaian terhadap bisnis kita. Lalu bagaimana cara membuat sebuah desain logo yang bisa selalu dikenang?

1. Unik dan cerdas

Sebuah desain apapun itu tentu dituntut untuk bisa diciptakan dengan konsep yang unik dan cerdas. Para desainerpun harus bekerja keras mengasah kreatifitas mereka untuk bisa menciptakan sebuah desain logo yang menarik dan juga informatif untuk siapa saja yang melihatnya. Pastikan logo yang dibuat unik, menarik, informatif dan cerdas. Untuk sebuah bisnis, desain logo yang unik dan cerdas haruslah dibuat dengan pertimbangan yang sangat matang. Karena sebuah logo akan menjadi alat untuk mempromosikan bisnisnya. Jadi jangan biarkan desain logo Anda hanya biasa saja. Sederhana memang tidak dilarang, tapi tanpa mengurangi estetika dan isi yang cerdas dari desain logo tersebut.

2. Memahami merek

Membuat desain logo untuk sebuah produk tidaklah mudah. Kita harus tahu dan memahami terlebih dahulu merek dan jenis produk yang akan dibuat logonya. Target dari produk tersebut juga penting diperhatikan sebelum mulai membuat logo. Desainer yang memang bertugas membuat desain logo dari sebuah produk atau merek, harus paham dan mengenali lebih jauh tentang apa dan bagaimana produk yang akan dijual. Hingga kemudian diilustrasikan pada sebuah desain logo.

3. Kuncinya ada pada Warna

Pernahkah kita mendengar, kita sebuah warna dalam desain juga mempengaruhi penilaian mereka yang melihatnya. Karena warna dari sebuah desain memiliki nilai psikologi yang jelas berbeda – beda. Penggunaan warna ini juga yang akan dimanfaatkan oleh desainer dalam menggambarkan produk atau mereka mereka dalam sebuah desain logo. Pastikan warna menggambarkan karakteristik dari produk atau bisnis yang ada.

4. Apa arti sebuah nama?

Jika pernah kita lihat sebuah logo hanya terdiri dari nama brand atau merek produk itu memang tidak disalahkan dalam proses pembuatan logo. Namun pertimbangannya adalah nama yang bisa digunakan untuk desain sebuah logo adalah nama yang benar – benar unik yang nantinya digabungkan dengan sebuah logotype. Dan jika nama brand atau produk kita biasa saja atau bahkan terlihat sulit untuk diingat, ada baiknya kita menggunakan desain logo yang lainnya saja. Untuk membuat sebuah desain logo yang menggunakan nama brand, kita bisa menyeimbangkan keindahannya dengan penggunaan jenis font, ukuran dan warna yang sesuai, agar tetap terlihat indah.

5. Fleksibel

Desain logo yang dibuat juga harus fleksibel. Jangan biarkan mereka yang melihatnya sulit untuk mengartikan atau mengenali logo dari produk apakah itu. Sebaiknya logo juga benar – benar menggambarkan merek atau produk yang akan kita pasarkan.

Seperti contohnya yaitu logo dari Fedex. Sebuah logotype sederhana dengan twist. Desain logo dari fedex sendiri mampu memanfaatkan ruang negatif untuk membuat panah yang berkonotasi dengan kecepatan, ketepatan dan arah. Selain itu penulisan huruf “Ex” yang menggunakan warna berbeda yang mengklasifikasikan jenis pengirimannya.

6. Jangan berharap akan instan

Sebuah desain logo yang akan selalu diingat dan dikenang oleh masyarakat tidak dengan mudah dan waktu yang singkat mampu dibuat. Para desainer akan bekerja keras dalam belajar bagaimana mengamati konsep, mencari cara – cara baru, hingga pada akhirnya kembali menganalisa desain logo tersebut dengan pasar yang ada. Memang terlihat bukan tugas dari seorang desainer untuk menganalisa pasar. Tapi ia juga harus tahu bagaimana dan apa yang sedang menjadi trend dimasyarakat. Dan akhirnya ia implementasikan pada desain logo yang dibuatnya. Ini tidak akan instan saat mulai untuk dikerjakan.

7. Gunakan semua sumber daya online yang ada

Selain itu para desainer bisa dengan mudah dan nyaman untuk memanfaatkan sumber daya online yang sudah disediakan. Ini adalah salah satu pengaruh dari perkembangan teknologi. Para desainer bisa menemukan referensi tentang sebuah desain logo yang ada di rana online. Mereka juga bisa menggunakan tools untuk membantunya dalam membuat desain logo dengan mudah dan menarik.

Bagaimana dengan Anda? Sudah siapkah Anda membuat sebuah desain logo yang benar – benar akan mengena dan selalu diingat masyarakat? :)

Sumber: Mashable.com

Baca juga:

Aturan Memilih Font Untuk Desain Logo Anda

Membuat Produk yang Tidak Hanya Menjual

[Infografis] Belajar Asyik Membuat Logo Profesional


  • 11
    Shares

Artikel Terkait

3 komentar

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *