Leadership

9 Langkah Memecahkan Masalah dengan Lebih Efektif

 
  • 216
    Shares

   

Setiap orang, setiap bisnis, setiap perusahaan tentu pernah mengalami masa dimana mereka mendapatkan masalah baik besar maupun kecil. Semua orang yang terlibat dalam sebuah proses kerja tentu akan sibuk mencari solusi dari masalah yang sedang terjadi. Tapi apakah semua cara yang dilakukan efektif untuk masalah yang berbeda setiap harinya? Tentu tidak. Maka cobalah menengok 9 cara berikut untuk bisa menyelesaikan masalah dengan lebih efektif:

1. Sisihkan waktu untuk menjelaskan masalah dengan lebih jelas

Jika Anda memiliki masalah yang cukup menyita fikiran, cobalah untuk sejenak berhenti melakukan aktifitas dan meluangkan waktu untuk memikirkan masalah yang sedang Anda hadapi. Tidak perlu waktu lama, yang pasti Anda harus menjelaskan apa masalah Anda pada diri Anda sendiri. Anda harus tahu kenapa masalah itu mampu menyita fikiran Anda.

2. Mencari kesempatan yang tersamarkan

Dalam menyelesaikan sebuah masalah, Anda tentu akan dihadapkan pada berbagai solusi yang bisa Anda lakukan. Ini bukanlah masalah bagi Anda, karena ini alami muncul ketika Anda berfikir tentang bagaimana menyelesaikan masalah itu. Tapi yang menjadi masalahnya adalah kemungkinan Anda menemukan peluang atau kesempatan lain dalam solusi tersebut.

3. Mendefinisikan masalah dari berbagai sudut

Boleh saja Anda memikirkan satu masalah sampai entah harus berbuat apa lagi. Tapi pernahkah Anda mencoba untuk memikirkan satu masalah dari berbagai macam sudut pemikiran? Anda harus mampu menjelaskan masalah dalam berbagai definisi, agar mampu menemukan cara menyelesaikan yang lebih mudah dan lebih baik bagi Anda. Misalnya, saat Anda mengalami penurunan dalam penjualan, Anda bisa mulai berfikir mengapa ini terjadi. Apa karena Anda memiliki pesaing yang lebih kuat? Iklan Anda tidak efektif? atau proses penjualan Anda yang buruk?

4. Dengan cepat mempertanyakan penyebab masalah

Yang paling penting lainnya adalah saat Anda mendefinisikan masalah, Anda juga harus tahu apa akar dari masalah tersebut. Temukan apa yang membuat sebuah hal dapat menjadi masalah bagi diri Anda. Jika Anda tidak tahu apa penyebab masalah Anda, maka masalah ini bisa saja terulang kembali dan bisa saja dengan gejala yang berbeda. Jangan buat waktu Anda untuk memikirkan solusi saat Anda tidak tahu apa akar masalah yang Anda miliki.

5. Mengidentifikasi beberapa solusi

Saat berfikir mengenai satu masalah, tentu akan ada banyak calon solusi bagi masalah Anda. Anda mungkin hanya memiliki 1 solusi, dan yang lainnya adalah bentuk pengembangan dari solusi tersebut. Namun kualitas dari solusi akan tampak berbanding lurus dengan jumlah solusi yang dipertimbangkan dalam setiap pemecahan masalah.

6. Prioritaskan solusi potensial

Sebuah solusi yang dapat diterima bisa saja langsung dijalankan sekarang juga. Biasanya solusi dengan kompleksitas tinggi akan tampak lebih unggul dari yang lainnya. Dan Anda bisa menggunakan ini sebagai solusi prioritas dari masalah Anda. Ada pepatah mengatakan bahwa “setiap masalah besar pasti pernah menjadi masalah kecil yang bisa diselesaikan dengan mudah pada waktu itu”.

7. Membuat keputusan dengan tegas

Tegas? Tentu saja ketika Anda memiliki masalah dan sudah yakin dengan solusi maka segera lakukan eksekusinya. Jangan buang waktu, biaya dan tenaga Anda untuk memikirkan hal yang sama dan berharap jauh lebih baik dari solusi sebelumnya. Pastikan Anda memilih dengan tegas. Semkain lama Anda menunda keputusan apa yang harus dilakukan, akan semakin panjang titik masalah yang harus Anda selesaikan.

8. Memiliki tanggung jawab

Setelah memilih solusi Anda juga harus berani bertanggungjawab terhadap akibat yang akan didapatkan nantinya. Karena setiap masalah dan setiap keputusan akan memiliki resiko yang harus dipertanggungjawabkan.

9. Mengatur ukuran untuk solusi

Bahkan solusi yang Anda pilih harus Anda fikirkan ukurannya. Anda harus memiliki cara untuk mengetahui kapan dan apakah masalah ini dapat diselesaikan dengan solusi yang Anda pilih. Solusi dalam sebuah masalah yang kompleks sering memiliki efek samping yang tidak diinginkan atau lebih buruk dari yang diduga.

Baca juga:

10 Hal yang Harus Dilakukan oleh Seorang Pemimpin

Menjadi Pemimpin Besar dengan Cara yang Mudah

Enterpreneur Sukses dengan Emotional Intelligence


  • 216
    Shares

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *