Running A Business

Ajukan 5 Pertanyaan ini Sebelum Melakukan Rebranding

 
  • 4
    Shares

   

Dalam melakukan pemasaran, kita tentu akan menemukan banyak hal baru yang ingin kita aplikasikan pada bisnis. Perubahanpun akan selalu ingin dilakukan pada sebuah perjalanan bisnis. Salah satunya yaitu brand bisnis, yang merupakan ujung tombak kesuksesan sebuah penjualan produk. Bagaimana tidak, sebuah brand akan menjadi pengenal pertama bagi masyarakat tentang sebuah produk baru yang muncul di pasaran. Namun melakukan rebranding atau perubahan terhadap brand yang sudah ada tidaklah mudah untuk dilakukan. Karena hal ini berkaitan dengan kelangsungan dari sebuah bisnis itu sendiri. Ada baiknya sebelum melakukan rebrand, kita memiliki dan mengajukan pertanyaan pengujian untuk diri kita sendiri.

1. Apakah ini benar – benar perlu?

Ini pertanyaan yang paling mendasar saat kita hendak melakukan sebuah rebrand. Tapi tidak sedikit dari pemilik bisnis melupakan pertanyaan sederhana seperti ini. Tidak jarang perusahaan melakukan atau meluncurkan brand yang telah diubah hanya karena dirasa mereka perlu untuk melakukannya, bukan karena benar – benar harus melakukannya. Salah satu alasan yang sering diutarakan adalah karena mereka ingin menjangkau dan mendapatkan pasar atau pelanggan baru yang lebih banyak. Namun mereka tidak memikirkan bagaimana orang – orang akan bereaksi dengan baik atau buruk untuk merek mereka. Dan mereka hanya memikirkan jika ini memang sudah waktunya untuk melakukan perubahan.

Oleh karena itu, sebuah perubahan sekecil apapun harus benar – benar difikirkan. Terlebih jika ini sudah menyangkut hal yang paling dasar dari sebuah bisnis, yaitu brand. Brand yang menjadi pengenal di masyarakat. Jadi jika dirasa masih tidak perlu untuk melakukan perubahan, sebaiknya jangan terburu – buru memutuskan untuk berubah.

2. Apakah Anda bisa membangun cerita di dalamnya?

Bagaimana masyarakat menyukai dan memiliki banyak cerita pada brand Anda sebelumnya, belum tentu akan dengan mudah terjadi pada brand baru yang Anda ubah atau luncurkan. Sebuah brang memang harus memiliki cerita dan isi di dalamnya. Masyarakat atau pelanggan Anda harus mampu menemukan dan mendapatkan cerita mereka di dalam brand yang Anda keluarkan. Saat Anda ingin melakukan sebuah rebranding, maka pikirkan terlebih dahulu, apakah masyarakat atau pelanggan Anda akan menemukan dan mendapatkan cerita yang sama di dalam brand yang berbeda, setidaknya mereka akan menemukan dan mendapatkan cerita yang lebih baik dari sebelumnya.

3. Apakah cara Anda dapat diterima dengan baik?

Perubahan yang Anda lakukan harus sesuai dengan apa yang pasar inginkan. Jika Anda hanya mengikuti keinginan pribadi atau golongan saja, maka jangan salahkan ketika pasar merasa perubahan itu tidak berarti atau berpengaruh apapun bagi mereka. Sedangkan sebuah brand dan produk harus sesuai dengan apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh pasar. Itu sebabnya perubahan yang akan Anda lakukan harus mampu diterima dengan baik oleh masyarakat. Sekalipun hanya masalah warna dan jenis huruf pada brand Anda, harus menggambarkan bisnis Anda dan diterima baik oleh masyarakat, terutama bagi pelanggan setia Anda.

4. Apakah ini mampu mempertahankan pelanggan setia?

Ketika brand atau produk yang Anda luncurkan telah lama disukai dan memiliki pelanggan setia, maka saat itulah Anda akan merasa bahwa bisnis Anda telah mencapai puncaknya. Tapi sebenarnya tidak. Karena ketika Anda ingin atau berencana merubah brand yang ada saat ini, Anda harus memikirkan bagaimana pelanggan setia Anda menanggapinya. Apakah mereka menyukai atau malah pergi? Ini menjadi salah satu bahan pertimbangan sebelum Anda melakukan rebrand untuk bisnis Anda. Kemampuan brand dan bisnis Anda untuk mempertahankan pelanggan setia adalah kunci kesuksesan Anda yang sesungguhnya. Bukan hanya mempertahankan, perubahan yang akan Anda lakukan juga harus mampu mendatangkan pelanggan loyal lainnya.

5. Apakah ini akan mendatangkan keuntungan untuk Anda?

Dalam bisnis tentu yang paliing dinantikan adalah sebuah keuntungan dari penjualan produk. Jika produk dengan brand awal Anda telah mendatangkan banyak keuntungan, apakah Anda yakin jika brand baru Anda mampu mendatangkan keuntungan yang sama? Jika Anda yakin, maka segeralah melakukan perubahan. Namun jika Anda ragu atas beberapa faktor, maka pertimbangkan kembali. Karena perubahan sebuah brand akan membutuhkan pengorbanan yang tidak sedikit. Dari tenaga, fikiran, dan tentu saja biaya. Jadi perubahan sekecil apapun harus Anda perhitungkan untung dan ruginya bagi bisnis Anda.

Selamat mencoba :)

Baca juga:

10 Rahasia Bagaimana Brand Ternama Bisa Mudah Meraih Kepercayaan Pelanggan

5 Tips Menciptakan Kesan Terbaik bagi Pelanggan

5 Strategi Membangun Merek Global


  • 4
    Shares

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *