Leadership

Belajar Bernegosiasi dari Seorang Anak Kecil

 

   

Siapa bilang negosiasi hanya merupakan ungkapan bagi pelaku di dunia bisnis. Tanpa kita sadari sejak kecil kita juga sudah melakukan negosiasi terhadap apapun yang kita inginkan kepada orang tua kita. Kita akan melakukan banyak cara agar permintaan kita di iyakan oleh mereka. Nah, bukankah itu yang sering kita lakukan ketika bernegosiasi dengan rekan bisnis. Ya memang tidak melakukan banyak cara seperti anak kecil. Tapi ada beberapa hal yang bisa kita pelajari dari apa yang biasa dilakukan anak kecil saat mereka bernegosiasi dengan orang tua mereka. Apa saja itu?

1. Mulailah dengan menawarkan sebuah dukungan

Jika kita sering mendapati anak kecil yang melakukan suatu kegiatan yang tidak biasa ia lakukan, lalu kemudian meminta sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan tersebut, kita sering menyebut itu sebuah motif untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Sebelum itu, ada baiknya kita memberikan sebuah penawaran untuk membantu dalam menyelesaikan tugas mereka. Nah, ini bisa kita jadikan contoh saat kita melakukan sebuah negosiasi pada bisnis. Ada baiknya kita memberikan sebuah penawaran bantuan terlebih dahulu kepada pelanggan untuk setiap masalah yang mungkin saja dihadapi. Ini kita berikan sebagai bentuk perhatian, sebelum pada akhirnya mereka meminta bantuan kepada kita.

2. Perhatikan waktu pendekatan Anda

Saat Anda ingin melakukan sebuah negosiasi dengan anak Anda atau dengan rekan kerja Anda, pastikan waktu dan tempat Anda tepat. Ini akan mempengaruhi sebuah kata “iya” dalam negosiasi yang Anda lakukan. Sama dengan halnya ketika Anda bernegosiasi dengan Anak Anda, di kala waktu negosiasi, Anda harus tahu waktu mana yang tepat untuk mengatakan iya kepada mereka. Ada kalanya mereka akan menunggu waktu senggang, seperti setelah waktu makan untuk bisa mengambil hati orang tuanya. Dari mereka, kita bisa belajar mencari waktu pendekatan yang tepat dengan rekan atau kolega bisnis kita untuk mendapatkan kesepakatan dalam bernegosiasi.

3. Memanfaatkan apa yang ada di sekitar

Sering kita temui seorang anak kecil yang meminta bantuan dari kakak atau teman bermainnya ketika bernegosiasi dengan orang tuanya. Dengan begitu ia akan lebih merasa mudah dalam mendapatkan hati kedua orang tuanya, dan tentunya akan mendapatkan kesepakatan dengan lebih cepat. Ini sering menjadi efektif, terlebih untuk suatu permintaan yang benar – benar dinilai perlu dan penting.

Anda bisa melakukannya juga saat melakukan negosiasi dalam bisnis. Anda bisa menggunakan bantuan dari website perusahaan yang Anda miliki. Bukan karena apa, website bisa menjadi efektif untuk sebuah dukungan dalam mendemokan apa yang Anda tawarkan kepada mereka. Ketika negosiasi terjadi, ada bantuan meskipun terlihat sangat sederhana.

4. Tunjukkan pesona Anda

Ketika ada sebuah kata tidak dari orang tua saat anak mereka meminta sesuatu, ada satu jurus yang biasa menjadi ampuh bagi mereka, yaitu senyuman atau pesona yang diberikan. Mereka belajar, bahwa sulit orang tua untuk mengatakan tidak, saat mereka menambahkan sebuah senyuman untuk permintaan mereka. Ini berhubungan dengan sikap emosional yang diberikan oleh setiap orang. Senyuman memberikan energi positif bagi siapa saja yang memberi dan diberi. Ini tentu bisa kita terapkan saat bernegosiasi bisnis. Rekan bisnis Anda tidak akan menolak saat Anda mulai memberikan senyuman tulus kepada mereka. Tunjukkanlah pesona dan wibawa Anda kepada mereka. Maka negosiasipun akan berlangsung dengan lebih akrab dan mudah.

5. Berbicara dengan pembuat keputusan

Salah satu yang selalu dilakukan oleh anak kecil saat mereka meminta sesuatu adalah mereka belajar untuk mengerti kepada siapa mereka harus meminta. Terkadang mereka akan meminta kepada salah satu dari kedua orang tuanya, yang dirasa adalah sang pembuat keputusan untuk suatu permintaan. Mereka tahu siapa yang akan mengatakan ya pada permintaan mereka. Maka ketika salah satu berkata tidak, mereka masih memiliki satu pembuat keputusan lagi yang bisa menjadi pendukung.

Ini bisa Anda jadikan contoh untuk mendapatkan kesepakatan ya saat bernegosiasi. Jangan buang waktu Anda untuk berbicara dengan mereka yang sudah terlihat akan mengatakan tidak untuk permintaan Anda. Pastikan Anda berbicara dengan mereka yang tepat dan mendukung apa yang Anda tawarkan.

Selamat mencoba :)

Baca juga:

3 Strategi Negosiasi yang Dapat Anda Pelajari dari Steve Jobs

4 Tips Menjadi Seorang Negosiator Handal

Tips Menjalin Kontak Mata ketika Berkomunikasi


Artikel Terkait

1 komentar

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *