Technology

Belajar dari 2 Dekade Perjalanan Jeff Bezos Membangun Amazon

 

   

Sejak Amazon mulai menjual buku secara online di tahun 1995, banyak suara-suara sumbang yang menyatakan ragu terhadap prospek dari perusahaan ini. Namun nyatanya Jeff Bezos (founder Amazon) membuktikan kebalikannya. Dengan jerih payah selama hampir 2 dekade, Jeff Bezos membawa Amazon ke titik puncak terbaiknya. Enterpreneur bisa mengambil banyak sekali pelajaran dari keputusan-keputusan yang diambil Bezos. Rekam jejak Amazon selalu menarik untuk diikuti.

Tahun 1999

New York times mencatat hal skeptis tentang Bezos. Wartawan Peter de Jonge bahkan menuliskan “Tak peduli apa yang Jeff sampaikan, ia hanya memiliki pandangan tipis yang terkunci ke masa depan”. Namun nyatanya Jeff Bezos dapat menghasilkan 10 kali lebih banyak dari penjual lain yang menjual secara langsung.

Tahun 2002

Dalam kurun waktu 3 tahun, Amazon telah maju pesat dan mengantarkan Bezos menjadi milyarder di usianya yang ke 38 tahun. Namun meski demikian, wartawan Leslie Kaufman menyatakan bahwa Amazon masih memiliki banyak sekali kerentanan disamping popularitasnya.

Tahun 2005

Amazon telah berjalan selama 1 dekade dan kini mulai mengalami permasalahan saham seiring memburuknya kondisi perekonomian global. Dalam kondisi ini, keadaan amazon mulai tampak stagnan, tidak ada kenaikan. Kredibilitas Bezos sebagai kepala eksekutif mulai dipertanyakan. Memang pada saat itu fokus Bezos adalah bagaimana Amazon bisa bertahan di tengah penurunan pasar saham. Namun yang tidak banyak mereka ketahui adalah pada tempo tersebut Amazon sedang membiayai sejumlah riset tentang teknologi-teknologi terapan yang dapat dimanfaatkan Amazon di masa depan.

Tahun 2011

Ketika pasar saham mulai naik, Amazon mulai mengalami kenaikan sedikit demi sedikit. Namun investor kecewa karena Bezos tidak ingin berbagi fokus jangka panjangnya. Jeff Bezos hanya berkata bahwa dia ingin membangun perusahaan yang dapat diceritakan ke anak cucunya. Nyatanya Amazon dapat menepati janjinya pada investor untuk margin dan profit yang lebih besar walaupun dalam kurun waktu yang sangat lama.

Tahun 2013

6 Agustus yang lalu, Bezos membeli Washington Post dengan harga $250 juta. Pada titik ini, para peneliti berpendapat positif terhadap keputusan Bezos. Mereka yakin bahwa Bezos adalah figur yang visioner. Reporter Jenna Wortham dan Amy O’Leary menyatakan bahwa Bezos adalah seorang pemikir cerdas yang dapat berinvestasi untuk pertumbuhan perusahaan. Amazon buktinya.

Nah Enterpreneur, jika saat ini anda sedang digempur dengan pendapat-pendapat yang sumbang, maka mari kita nyalakan lagi semangat bisnis anda. Layaknya Bezos, anda harus yakin dengan apa yang anda lakukan. Semoga kesuksesan selalu menyertai anda. :-)

Dapatkan Segera! Video Marketplace Domination: Cara Sukses Jualan di Tokopedia dan Bukalapak. Download Now!


Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *