Leadership

Belajar Menciptakan Visi yang Jelas seperti 7Summits

 

Nah pemilik bisnis, mari kita mulai perenungan hari ini dengan sebuah pertanyaan singkat: Mengapa bisnis anda harus punya visi? John Walter, dewa konsultan bisnis punya jawaban yang sangat relevan. Katanya, bisnis tanpa visi itu sama halnya seperti kapal tanpa kemudi. Mereka rentan terhadap bahaya hanyut tanpa tujuan.

Sayangnya seringkali saya menjumpai UKM dan startup yang baru dimulai itu kekurangan visi yang jelas. Sehingga mereka cenderung melompat dari satu tugas ke tugas lain tanpa pemahaman yang jelas tentang apa obligasi dari tindakan individu / team.

Nah, 7Summits (sebuah club ekspedisi yang anggotanya terdiri dari para mountaineer ternama), punya visi dan misi yang sangat jelas sejak awal pembentukannya. Agaknya bisnis anda bisa belajar banyak dari sini.

“Menaklukan 7 puncak gunung tertinggi di dunia”

Misi:

1. Menaklukan puncak Cartenz Pyramid (4.884 mdpl) di Papua

2. Menaklukan puncak Kilimanjaro (5.892 mdpl) di Tanzania

3. Menaklukan puncak Elbrus (5.642 mdpl) di Rusia

4. Menaklukan puncak Acocagua (6.962 mdpl) di Argentina

5. Menaklukan puncak Denali (6.194 mdpl) di Amerika Utara

6. Menaklukan puncak Vinson Massif (4.897 mdpl) di Antartika

7. Menaklukan puncak Sagarmatha-Everest (8.848 mdpl) di perbatasan Tibet dan Nepal

Bagaimana menciptakan Visi?

Sebuah bisnis harus punya visi dan misi yang singkat, padat, dan jelas. Karena Visi kita harus bisa memberikan landasan untuk segala sesuatu yang kita lakukan dalam bisnis. Seperti ekspedisi 7 summits, menaklukan 7 puncak tertinggi di dunia. Nah, berikut adalah tips menciptakan visi yang dianalisa John Walter:

1. Visi Anda harus singkat dan mampu memberikan tujuan yang jelas pada bisnis Anda.

2. Visi harus mampu memotivasi Anda dan setiap stakeholder di dalam bisnis Anda.

3. Visi Anda harus memberikan landasan untuk bisnis Anda. Dia harus bisa membantu Anda untuk menghubungkan tindakan Anda dengan tujuan strategis Anda. Tindakan Anda harus didorong dari pemahaman yang jelas tentang nilai apa yang akan diciptakan bisnis anda.

Bagaimana dengan Misi?

Sedangkan misi itu merupakan proses apa yang harus dipenuhi jika kita ingin mencapai visi yang telah kita ciptakan. John Walter mengungkapkan bahwa ada 3 tahap yang harus kita penuhi satu persatu. Yaitu:

Buah pemikiran bersama.

Hal pertama yang harus dilakukan setiap pemilik bisnis adalah mengumpulkan tim. Karyawan, manajer, dan bahkan pelanggan untuk membantu mengembangkan statement. Kemudian, Anda dan tim Anda dapat mulai menetapkan kebutuhan dan peluang apa saja yang sudah / belum dimiliki bisnis anda. Langkah selanjutnya adalah menentukan bagaimana perusahaan Anda dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Dalam kasus ini, menggambarkan setiap kegiatan sehari-hari yang sudah dilakukan oleh bisnis Anda, dan apa yang belum. Hasilnya kemudian disesuaikan dengan nilai-nilai di perusahaan Anda (kultur). Hingga akhirnya, semua elemen kunci digabungkan untuk menciptakan pernyataan misi yang sempurna. Setelah merakit semua elemen yang diperlukan, maka statement misi Anda akan lengkap.

Komunikasi.

Agar pernyataan misi Anda lebih efektif, maka dia harus dikomunikasikan setiap hari ke seluruh elemen di dalam bisnis. Anda bisa remind pada setiap kali rapat, memajangnya di dinding, hingga memasukkan ke dalam orientasi dan pelatihan karyawan. Setiap karyawan harus benar-benar memahami pernyataan misi dan peranan mereka secara individu [Anda dapat menyusun KPI / Key Performance Indicator]

Mixing.

Memasukkan pernyataan misi Anda ke lingkungan bisnis dengan mengkomunikasikan kepada sesama karyawan. Pernyataan misi harus proaktif diintegrasikan ke dalam sistem dan proses yang merupakan budaya perusahaan (termasuk penetapan tujuan, rencana pemasaran, bahkan menyewa). Mendorong konsistensi pernyataan misi sepanjang hari sampai menjadi kebiasaan bagi semua karyawan untuk mematuhinya.

Bagaimana realisasinya?

Seperti halnya 7Summits, dalam setiap kegiatan seperti pendakian sekalipun, ada tiga fase yang harus dilalui. Yaitu: Fase persiapan, Pergerakan, dan Finish. Sama halnya dengan bisnis anda:

Fase Persiapan

1. Ilmu/knowledge yang kuat. Di dalam sebuah bisnis diperlukan knowledge yang kuat terhadap pasar dan bidang bisnis yang akan dikelola.

2. Ada map/goals. Jika pada pendakian ditetapkan goal dapat sampai pada pos-pos pendakian, tentunya pada bisnis anda juga sangat dituntut untuk menetapkan goal/map apa yang nantinya akan mengantarkan anda ke puncak bisnis.

3. Kita harus mengerti kemampuan individu2 sehingga dapat membuat pergerakan menuju puncak gunung dengan mudah. Pemahaman SDM sangat dibutuhkan untuk menambah speed perusahaan dalam mencapai suatu target.

Fase Pergerakan

1. Mulailah meningkatkan umpan balik sesama anggota dalam perusahan Anda. Kontrol terhadap Feedback selalu diperlukan untuk mengetahui apa yang sedang terjadi di perusahaan Anda. Apakah ada yang perlu diperbaiki?

2. Punya komitmen untuk menyelesaikan konflik.

3. Bekerja sama untuk berkreatifitas dan membuat keputusan bersama-sama.

Fase Finish

Bila anda sudah tiba di visi anda (dalam hal ini club 7Summits berhasil mendaki 7 puncak tertinggi), maka kami sampaikan selamat. Sekarang Anda dapat menetapkan visi berikutnya. Tentunya yang lebih tinggi. Di tahap ini, yang harus anda pegang teguh adalah prinsip anda. Terlebih jika anda ingin meminta tim anda tetap berkomitmen untuk menggapai misi yang selanjutnya.

Nah pemilik bisnis, bagaimana dengan bisnis anda? Semoga selalu mendapat limpahan berkah.

MEBISO / Media Bisnis Online membuka seluas-luasnya ruang konsultasi bagi anda yang ingin bertanya seputar SDM dan manajemen kerja. Konsultasi anda akan dijawab langsung oleh Made Gunartha (WIN Consultants) sebagai ahli manajemen profesional. Anda cukup meninggalkan komentar, atau email ke halo@mediabisnisonline.com. Kami tunggu ;-)

Dapatkan Segera! Video Marketplace Domination: Cara Sukses Jualan di Tokopedia dan Bukalapak. Download Now!


Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *