Leadership

Cara Membuat Skala Prioritas untuk Mengurai Jadwal Kerja yang Padat

 

   

Kita dituntut untuk bisa mencapai hasil kerja yang maksimal. Sayangnya hasil kerja yang maksimal tidak mungkin diperoleh begitu saja hanya dengan fokus melakukan setiap pekerjaan. Apalagi jika ada sekian banyak pekerjaan datang dalam waktu yang bersamaan. Kita semua memiliki kesibukan yang padat. Nah pembaca Mebiso, di sinilah pentingnya membuat skala prioritas. Kita bisa memilih dan memilah pekerjaan mana yang menduduki prioritas paling tinggi dan butuh diselesaikan lebih dulu.

Ketika membuat skala prioritas, kita harus mengurutkannya dulu dari yang paling penting dan mendesak, hingga yang tidak mendesak sama sekali. Ada 4 kategori:

1. Urgent & Important / Mendesak & Penting

Tipe pekerjaan dengan skala prioritas Penting & Mendesak ini harus diprioritaskan untuk diselesaikan lebih dahulu. Tugas tersebut bisa kita seleksi dari kapan tugas tersebut masuk ke daftar kerja kita hingga kapan tugas itu harus selesai. Jika jarak antara tanggal masuk dan tanggal selesai sangat dekat, bisa dipastikan kalau tugas itu memang sangat Penting & Mendesak. Makanya kita harus mendahulukannya. Jangan pernah menunda pekerjaan yang masuk dalam kategori ini.

2. Not Urgent but Important / Penting

Tipe pekerjaan dengan prioritas seperti ini, sebaiknya disikapi dengan menjadwalkan pekerjaan kita kembali. Karena ada baiknya kita menggunakan waktu produktif kita untuk mengerjakan setiap pekerjaan yang bernilai Penting sebelum pekerjaan ini naik kelas skala prioritasnya menjadi Penting dan Mendesak. Kerjakan dengan penuh semangat dan gairah untuk menghindari revisi.

3. Urgent but Not Important / Mendesak

Yang ketiga yaitu tipe pekerjaan Mendesak. Pekerjaan ini terkadang datang dari orang di luar anda. Misalnya ketika mereka minta bantuan anda. Hal ini bisa saja mengganggu waktu produktif anda untuk mengerjakan pekerjaan yang skalanya Penting. Makanya, ketika anda sedang berjibaku pada pekerjaan Penting anda, sah-sah saja jika anda menolaknya. Apalagi jika pekerjaan Mendesak ini membuat anda kewalahan menyelesaikan tugas anda. Atau anda bisa mengatakan pada mereka untuk menunggu hingga apa yang anda kerjakan sekarang selesai.

4. Not Urgent & Not Important / Tidak Mendesak & Tidak Penting

Misalnya baca komik, bermain DOTA. Pekerjaan dengan tipe prioritas seperti ini sebaiknya anda hindari. Bukan berarti tidak dikerjakan. Tetapi anda bisa mengesampingkannya sampai semua pekerjaan dengan skala prioritas lebih tinggi tuntas. Apalagi jika pekerjaan ini diciptakan oleh orang lain. Misalnya anda diajak bermain layang-layang. Jangan ragu untuk berkata tidak, dengan alasan yang bisa membuat mereka memahaminya.

Berikut adalah tabel skala prioritas yang dapat anda gunakan:

skala-prioritas

Begitu pentingnya memiliki skala prioritas pekerjaan. Karena jarum jam tidak bergerak ke kiri. Waktu tidak dapat kita mundurkan. Sementara kita perlu jadi lebih produktif untuk menghasilkan pekerjaan terbaik.


Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *