Running A Business

Gunakan Bahasa Tubuh yang Tepat Saat Persentasi Bisnis

 
  • 6
    Shares

   

Bukan hal yang baru saat kamu sebagai pemilik bisnis harus berhadapan dengan klien atau investor secara langsung. Kamu pasti akan mempresentasikan produk kamu, ide bisnis kamu dan bahkan menawarkan sesuatu kepada mereka. Keahlian kamu disini bukan hanya komunikasinya, tapi juga bagaimana kamu bisa menggunakan bahasa tubuh yang tepat. Sehingga membuat orang mau untuk memperhatikan dan mendengarkan kamu.

Seperti apa sih seharusnya bahasa tubuh yang kita gunakan untuk melakukan persentasi bisnis ini?

1. Gunakan pose bak SUPERMAN

Sebelum persentasi tidak jarang kita merasakan grogi atau demam panggung berlebih. Cobalah alihkan perhatian kamu dengan berjalan-jalan di luar ruangan, pergi ke kamar kecil, atau sekedar menenangkan diri di tempat yang sepi. Pose SUPERMAN seperti apa yang bisa digunakan? Coba saja berdiri dengan postur yang tegak, kedua lengan diangkat di atas kepala sampai sejajar dengan telinga. Lakukan ini selama beberapa menit saja. Atur nafas kamu dan rasakan betapa tenangnya kini perasaan kamu.

2. Berdirilah dengan tegak

Duduk membungkuk ataupun berjalan dengan posisi sedikit membungkuk dapat menjadi kebiasaan buruk. Tapi cocok untuk kamu yang mau mengambil sedikit waktu untuk relaksasi. Tapi saat kamu akan memulai persentasi, berdirilah dengan tegak dan kembalilah ke posisi semula. Tapi hati – hati untuk tidak membusungkan dada dan memaksakan diri untuk tampil lebih tinggi dari yang ada.

Ada 2 manfaat dari melakukan hal seperti ini: Kamu akan tampil lebih percaya diri di depan audiens kamu, dan tentu saja meningkatkan nilai tambah kamu di depan mereka. Yang kedua, saluran nafas kamu akan menjadi lebih selaras dan secara alami suara kamu akan sedikit lebih keras dan lebih jelas.

3. Buka postur tubuh kamu

Sangat penting untuk menjaga postur tubuh kamu agar tetap terbuka. Kamu akan terlihat lebih percaya diri dan lebih dapat dipercaya oleh audiens, bahkan jika itu hanya pada tingkat bawah sadar kamu. Jangan sekalipun melipat tangan di tubuh atau meletakkan tangan di saku celana. Jangan juga menyilangkan kaki dan bersandar di dinding. Pastikan posisi kaki tetap terbuka dan selebar bahu. Ini akan menunjukkan bahwa kamu adalah individu yang terbuka dan pesan kamu juga akan mudah diterima oleh audiens.

4. Tatap mata audiens kamu

Kontak mata adalah bagian terpenting dari bahasa tubuh saat kamu berkomunikasi dengan orang. Mulai dari wawancara kerja sampai negosiasi penjualan. Lalu bagaimana ketika kita berbicara dengan banyak orang? Bukankah sulit menatap mata audiens satu persatu?
Untuk itu kita hanya perlu fokus pada beberapa anggota dari audiens kita dan melihat ke dalam mata mereka. Jangan menahannya terlalu lama. Beberapa detik saja, hanya untuk memastikan bahwa kamu memberikan perhatian lebih terhadap apa yang kamu katakan dan yang mereka terima. Dengan begitu mereka juga merasa bahwa kita memang benar – benar berbicara dengan mereka yang ada di dalam ruangan tersebut.

5. Bebaslah bergerak

Saat kamu persentasi, kamu memiliki panggung kamu sendiri. Gunakan area panggung itu semaksimal mungkin. Jangan membuat kesalahan dengan berdiri di satu titik saja. Audiens akan bosan menatap kamu yang hanya memutar badan bukannya berpindah. Berjalanlah dengan bebas di panggung yang kamu miliki. Bahkan tidak ada salahnya saat kamu menghampiri audiens dan mengajak mereka berinteraksi.

6. Gunakan tangan kamu

Ada juga yang tidak boleh ketinggalan saat kamu melakukan persentasi. Peran tangan jangan sampai ketinggalan. Tangan kamu akan menjadi penguat poin dan membuat audiens jauh lebih terlibat. Arahkan jari kamu ke telapak tangan untuk mendorong maksud kamu. Bukalah tangan untuk menunjukkan ketidakpastian atau menyarankan partisipasi audiens dengan kamu. Menggunakan tangan dengan bebas bukan berarti kita tidak tahu kapan dan bagaimana menggunakannya. Gunakan tangan sesuai kebutuhan kamu. Ini berguna juga untuk mengurangi rasa gugup dan grogi kamu. Bahkan menggunakan gerakan yang sama berulang-ulang dapat membuat kamu tampak lebih menarik perhatian atau mudah diprediksi.

7. Longgarkan ekspresi wajah kamu

Setiap orang yang menatap kamu pasti tahu kapan kamu gugup dan kapan kamu mampu menikmati waktu persentasi. Saat orang melihat ke arah wajah kita, saat itulah kita akan memberitahu mereka emosi seperti apa yang saat ini kita keluarkan. Mereka akan tahu seberapa niat dan percayanya mereka kepada kita. Untuk memaksimalkan dampak dan efektivitas dari apa yang kita katakan, tetap gunakan ekspresi wajah selonggar mungkin. Ini akan membuat kita tampak lebih tulus dan lebih manusiawi saat melakukan persentasi di depan mereka.

Nah, begitulah setidaknya yang bisa kita lakukan untuk memaksimalkan bahasa tubuh saat melakukan persentasi. Kita bisa membuat persentasi kita jauh lebih bernilai di depan pelanggan, karyawan bahkan investor sekalipun. :)

Dapatkan Segera! Video Marketplace Domination: Cara Sukses Jualan di Tokopedia dan Bukalapak. Download Now!


  • 6
    Shares

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *