Running A Business

“Hypnotic Writing” untuk Kesuksesan Bisnis Anda Kini dan Di Masa Depan

 
  • 4
    Shares

Menjalankan bisnis bukan hanya tentang bagaimana kita menciptakan ide, mewujudkan dalam rencana bisnis, merealisasikan ide tersebut dan pada akhirnya mendapatkan keuntungan. Itu adalah proses besar yang kita miliki dan memang kita gunakan dalam berbisnis. Tapi dalam setiap proses bisnis kita akan mengenal apa itu kegiatan promosi. Baik berupa promosi offline ataupun online. Setiap bentuk promosi selalu bertujuan untuk mencari dan menarik perhatian pengunjung atau pelanggan kita. Termasuk dari media promosi online dan offline yang berupa tulisan.

Ada kalanya kita hanya menulis, bertujuan menginformasikan siapa kita, apa produk kita, apa promo kita dan apa yang akan kita berikan untuk mereka. Menulis memang tidak selalu mudah dikerjakan. Selain ide yang harus matang, konsep yang harus sesuai, informasi yang disampaikan juga harus benar – benar tepat dan benar.

Itu sebabnya kita membutuhkan sebuah pedoman agar tulisan kita baik di website, media sosial, buku, ataupun brosur bukan hanya dibaca, tapi juga dipercaya dan akhirnya mempengaruhi pelanggan untuk membeli. Ketika saya membaca sebuah buku yaitu “Hypnotic Writing” oleh Joe Vitale Saya menemukan sebuah fakta menarik tentang tulisan untuk sebuah iklan. Yaitu, iklan yang selama ini kita baca, kita amati, sampai kita yakini dan membuat kita membeli adalah iklan yang menghipnotis kita.

Hipnotis? Benar, seperti kegiatan seorang Megician yang menghipnotis dan memerintahkan seseorang melakukan sesuatu sesuai dengan perintahnya dengan keadaan yang sadar tapi sebenarnya dia tidak sadar. Sebenarnya hipnosis sendiri dulunya digunakan sebagai sarana untuk mengelola stres, dan menjadi obat bius bagi pasien yang akan menjalani operasi. Namun saat ini hipnosis sudah banyak digunakan orang untuk hal – hal yang menguntungkan lainnya.

Dan dalam sebuah media, Hipnotic Writing adalah sebuah tulisan yang sulit ditolak oleh pembaca. Tidak jarang saat kita membaca sebuah brosur, kita hanya akan membaca kata demi kata, bukan meresapi maksudnya dan melakukan perintahnya. Entah karena tidak menarik atau hal yang lainnya. Contoh dari Hipnotci Writing adalah “Cara Mudah Berhenti Merokok”. Buku atau artikel dengan judul ini tentu akan sangat menarik. Bukan hanya bagi para perokok
namun bagi semua orang yang ingin membuat seseorang berhenti merokok.

“Kita tidak bisa mengajari seseorang untuk melakukan sesuatu. Tapi kita bisa membantu mereka menemukan hal itu dalam diri mereka sendiri” – Galileo

Hypnotic Writing sendiri berarti dengan sengaja menggunakan kata – kata untuk memandu orang ke keadaan mental yang terfokus pada satu titik atau perintah. Dimana mereka cenderung akan membeli produk atau jasa kita.

Kata – kata yang menarik perhatian pembaca akan menyampaikan fame umum yang bertindak sebagai pemicu meningkatnya kadar serotonin dan endorfin. Dan ini adalah senyawa kimia yang berada di dalam otak yang mampu menimbulkan rasa senang seseorang. Dan dari sinilah kita bekerja. Membuat mereka senang saat membaca tulisan kita. Membuat mereka mau untuk melakukan apa yang kita perintahkan sekalipun hanya dari sebuah tulisan.

Hypnotic Writing itu harus gimana sih?

  • Hypnotic writing sendiri hampir tidak terlihat.
  • Namun pesan dan tulisan harus dapat dengan mudah dimengerti.
  • Pembaca harus mudah menerjemahkan tulisan dan kata – kata kita.

Nah begitulah sekilas ulasan saya tentang buku Hynotic Writing. Nantikan kelanjutannya ya…… :)

Sumber: Buku Hypnotic Writing Joe Vitale

Baca juga:

15 Tips Membuat Konten tanpa Menulis Banyak Kata

10 Tips Menulis Subject Email Penawaran Agar Dibaca oleh Calon Pelanggan Anda

Bagaimana Menulis Email Penawaran yang Menarik Tanggapan

Dapatkan Segera! Video Marketplace Domination: Cara Sukses Jualan di Tokopedia dan Bukalapak. Download Now!


  • 4
    Shares

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *