Leadership

Ini Cara Mendelegasikan Tugas yang Tepat, Seorang Leader Wajib Tahu!

 
  • 22
    Shares

   

Leader memiliki arti sebagai pemimpin “namun memimpin siapa dan bagaimana?” merupakan pertanyaan klasik yang sering didengar. Yang terpenting untuk diketahui adalah seorang pemimpin tidak asal memimpin dan memerintah namun harus memahami dan membaur dengan orang-orang yang dipimpin. Apakah dengan memahami dan membaur mampu membuat semuanya berjalan sesuai dengan keinginan Anda? Tidak selalu.

Namun dengan hal-hal berikut, Anda dapat menciptakan team yang excelent:

1. Sesuaikan jobdesk dengan kemampuan bawahan

Bukan berarti bawahan yang tidak memiliki keahlian tidak perlu diberikan pekerjaan dan dikeluarkan dari perusahaan. Ini adalah tugas seorang leader yang sesungguhnya, Anda harus membantu bawahan-bawahan Anda menemukan pekerjaan yang mampu dikerjakannya dengan sangat baik. Jadi jangan bebankan pekerjaan yang tidak dikuasai bawahan kecuali Anda meemberikan sedikit waktu tenggang baginya untuk belajar dan menguasai pekerjaan baru tersebut.

2. Delegasikan tugas dengan cara yang tepat

Bagaimana cara mendelegasikan tugas yang tepat? Inilah guna komunikasi 2 arah. Awalnya Anda perlu mendatangi pegawai Anda, ajak dia sedikit ngobrol dan merasa nyaman dengan kehadiran Anda, baru Anda informasikan bahwa Anda memberikannya satu tugas penting lagi yang harus dikerjakannya dalam kurun waktu sekian lama, setelah Anda selesai menginformasikan bagaimana tugasnya coba untuk menanyakan padanya apakah dia sanggup dengan pekerjaan baru tersebut dan mampu menyelesaikannya dalam kurun waktu yang ditentukan. Ohh ya, timeline juga perlu Anda persiapkan untuk memudahkan bawahan Anda menyelesaikan tugasnya.

3. Selalu tanyakan progress pekerjaannya sudah sampai mana

Followup adalah tahap penting dalam setiap pendelegasian tugas. Timeline memang membantu membuat bawahan fokus pada suatu pekerjaan, namun timeline hanya akan jadi timeline jika tidak flexible dengan hal yang tidak diduga. Inilah pentingnya seorang leader selalu menanyakan progress pekerjaan bawahannya agar dapat mengurangi bebannya atau mungkin merubah beban pekerjaannya. Semuanya dilakukan demi kebaikan Anda dan bawahan.

4. Dampingi bawahan

Jika dalam pengerjaan tugasnya seorang bawahan tidak mampu menyelesaikan pekerjaannya atau mengalami kendala maka dampingi mereka untuk membantu menyelesaikan masalah. Ingatlah, terkadang banyak bawahan yang terlalu takut atau malu menanyakan penyelesaian suatu masalah pada atasan, sehingga pekerjaan lain akan terbengkalai karena suatu kendala yang tidak terselesaikan ini.

5. Berikan apresiasi

Saat seorang bawahan menyelesaikan pekerjaannya, berikan apresiasi atas pekerjaannya meskipun dalam bentuk ucapan terimakasih saja. Hal tersebut mampu meningkatkan kebahagiaan dari dalam dirinya dan terus menjadi yang terbaik dihadapan Anda.


  • 22
    Shares

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *