Running A Business

Inspirasi untuk Kampanye Marketing Anda: Berkontribusi pada Perdamaian Dunia melalui Iklan

 

Perpisahan antara Pakistan dan India yang terjadi di tahun 1947 meninggalkan trauma yang mendalam bagi warga di kedua negara yang berseberangan ini.  Ratusan ribu orang meninggal selama tiga perang yang meletus untuk memperjuangkan tanah sengketa. Puluhan ribu orang meninggal untuk klaim di provinsi Kashmir. Maka melalui kreatifitas iklan, beberapa brand mengangkat isu besar ini pada kampanye mereka dan mengatakan bahwa sudah saatnya untuk berdamai. Dan mereka berhasil. Meskipun ketegangan hubungan antara pemerintahan kedua negara ini tidak mengendur, namun mereka berhasil menarik perhatian puluhan juta masyarakat di dunia kepada isu perdamaian yang mereka perjuangkan, dan minimal kepada brand mereka.

Coca-Cola dan “Small World Machine”

Coca-Cola dan agensi mereka, Leo Burnett, memperoleh lebih dari 58 juta social media impression melalui kampanye advertising mereka di tahun 2013: “Small World Machines”. Di sini, mereka memasang sebuah terminal video chat yang memungkinkan warga Pakistan dan India untuk terhubung satu sama lain secara real time. Terminal video chat ini ditempatkan di ruang-ruang publik di sekitar Pakistan dan India, memberi isyarat kepada warga lintas negara yang saling bermusuhan ini untuk bersentuhan tangan secara virtual.

Disadur dari Business Insider, Jeff Benjamin, chief creative officer JWT.com menyatakan bahwa konsumen telah jenuh dengan model advertising konvensional. Mereka lapar untuk menyaksikan bagaimana brand berani mengambil risiko untuk keluar dari urusan jualan dan menciptakan kebaikan.

“Apa yang saya sukai dari Coke adalah bagaimana dia memberitahu kita bahwa advertiser dan marketer bisa juga melakukan hal-hal yang penting bagi dunia,” kata Benjamin. “Coke menempatkan unsur yang menyentuh hati ke dalam brand mereka dan membuat brand tersebut berdiri untuk sesuatu dengan cara yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Brand yang melakukan hal-hal penting seperti ini adalah brand yang akan berhasil.”

Google India dan “Google Search: Reunion”

Coca-Cola (Coke) hanyalah satu dari beberapa brand yang berusaha untuk menjembatani kesenjangan antara India dan Pakistan. Google India menyusul dengan merilis sebuah iklan yang menyoroti bagaimana kekuatan teknologi pencarian dan geolocation mereka berhasil mempertemukan dua sahabat yang telah lama terpisah.

Pada bulan Juli sebelumnya, Google India meluncurkan kampanye yang mereka sebut dengan “Start Searching India” untuk mempromosikan fitur terjemahan dan pencarian penerbangan yang tidak banyak digunakan oleh pengguna India. Penelitian Google menemukan bahwa kampanye ini gagal, sehingga iklan kali ini dimaksudkan untuk menghidupkan kembali promosi mereka. Hal inilah yang mendorong Google India untuk bekerjasama dengan biro iklan Ogilvy India menciptakan sebuah karya sinematik dengan cerita yang memuaskan dan mampu menunjukkan kehalusan fitur pencarian Google.

Melalui First Post, Sandeep Menon, direktur pemasaran Google India, mengatakan bahwa mereka membutuhkan “cerita ajaib” yang mampu menarik perhatian pengguna mereka. Maka, tugas Ogilvy adalah menciptakan sebuah cerita emosional yang mampu masuk ke dalam pikiran penonton di tengah gempuran kampanye-kampanye iklan lain dengan ide yang mainstream. Itulah kenapa, “Cerita ini perlu untuk bermain di isu-isu yang penting dan skala besar,” kata Abhijit Avasthi, direktur kreatif eksekutif Ogilvy India. Dan konteks yang mampu memenuhi skala ini adalah masalah perpisahan antara India dan Pakistan.

Iklan ini berhasil menarik 900.000 viewer pada 24 jam pertama iklan ini tayang di Youtube. Percakapan Twitter juga merekam tren yang sangat positif tentang “Google Search: Reunion”. Bahkan Clinton Cerejo, musisi Mumbai pencipta soundtrack yang menawan di dalam iklan ini juga turut menuai banyak pujian.

Perlu digarisbawahi disini adalah bahwa pilihan Google untuk menggunakan konteks sejarah yang jauh lebih besar daripada cerita kehidupan dua pria tua  ini ditujukan untuk menciptakan buzz ketimbang kontroversi. Dan hal ini menuai hasil.

sumber: Business Insider & First Post

Dapatkan Segera! Video Marketplace Domination: Cara Sukses Jualan di Tokopedia dan Bukalapak. Download Now!


Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *