Leadership

Jenuh dengan Rutinitas Pekerjaan Anda? Mungkin Ini Salah Satu Penyebabnya

 
  • 6
    Shares

   

Jika Anda adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan, dan sudah bertahun-tahun bekerja, pasti ada kalanya Anda merasa jenuh dengan rutinitas Anda. Jangan terburu-buru untuk mengambil keputusan untuk pindah tempat pekerjaan, ketahui terlebih dahulu penyebabnya sehingga Anda bisa mengatasi kejenuhan kerja. Ada beberapa penyebab jenuh dengan pekerjaan berikut ini:

1. Kurangnya tantangan

Anda membutuhkan tugas baru yang lebih menantang, lebih memancing potensi Anda yang lain. Misal, potensi menjadi supervisor bagi rekan kerja junior, atau penugasan yang skalanya lebih luas dari skala di tempat kerja Anda saat ini.

Sampaikan pada atasan bahwa Anda terbuka menanti penugasan baru yang membuat pemahaman, ketrampilan profesional Anda berkembang, yang memungkinkan Anda merentangkan dan mengaplikasikan kapabilitas yang Anda miliki.

2. Tidak lagi interest dengan tugas-tugas yang dijalani

Karena Anda sudah bisa memprediksi dan sudah tahu persis output apa yang akan dicapai untuk setiap kegiatan yang Anda jalani. Seolah Anda tinggal mengisi check list.

Setiap moment selalu akan memberi input baru, baik dari teknik penanganan kerja maupun penghayatan akan nilai kehidupan. Berhentilah bersikap seperti robot, temukan dan rasakan kembali asiknya suatu perjalanan kerja. Tiap kali Anda berhasil menemukan “kebaruan”,  tidak pernah ada hal yang bisa membuat Anda jenuh.

3. Merasa pekerjaan yang dijalani tidak mendatangkan makna bagi diri sendiri

Misal, sebenarnya ada hal lain yang lebih menarik yang ingin kita lakukan, namun karena rutinitas sehari-hari yang Anda jalani, justru menghambat Anda untuk bisa mewujudkannya.

Buat schedule khusus kapan Anda bisa menjalankan dan menekuninya, walaupun misalnya hanya bisa dilakukan 1x dalam 1 minggu. Nantinya ini menjadi investasi bagi Anda, karena “hal baru” pada akhirnya akan bisa memberi nilai tambah pada hal lama yang selama ini Anda tekuni.

4. Pekerjaan yang dijalani sekarang baru memenuhi satu aspek kebutuhan hidup saja

Misal, saat ini kebutuhan finansial Anda terpenuhi, namun kebutuhan lain yang juga primer dalam hidup belum terpenuhi, seperti kebutuhan bersosialisasi, kebutuhan rekreasi, kebutuhan mendapatkan pasangan hidup, dan sebagainya.

Manfaatkan waktu luang atau cuti perusahaan untuk hal-hal yang menyelaraskan body-mind-soul sesuai minat dan panggilan hidup Anda, sehingga Anda merasa hidup ini senantiasa “kaya”, dan penuh variasi.

Baca juga:

Tips Maksimal Bekerja dari Rumah Sendiri

5 Tips Memasangkan Kreatifitas dengan Produktifitas dalam Bekerja

5 Tips Bekerja Pintar Tanpa Harus Jadi Workaholic


  • 6
    Shares

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *