Running A Business

Memahami Apa itu Istilah “Pantent Pending”

 

   

Di kemasan suatu produk atau di produknya sendiri kita kadang melihat tulisan “PATENT PENDING” dan kadang diikuti dengan nomor dan kode negara atau kadang hanya tulisan saja tanpa nomor. Apa sih arti dari kata tersebut? Dan apa tujuannya ditulis pada kemasan atau produk?

Patent pending artinya paten yang masih dalam proses pendaftaran, belum terdaftar. Dengan demikian, pemiliknya belum mendapat hak monopoli atas invensi tersebut tetapi ia telah diajukan permohonannya.

Tujuan pencantuman itu adalah untuk memberi tahu pihak lain bahwa produk tersebut memiliki teknologi baru yang masih dalam proses untuk dilindungi.

Selain itu, pemilik produk ingin memberitahukan kepada konsumen kalau produk miliknya memiliki keunggulan teknologi dibandingkan produk lain yang sama.

Apa manfaat pencantuman “PATENT PENDING” tersebut?

Dari sisi perlindungan menurut hukum Indonesia, tidak ada benefit yang signifikan atas pencantuman itu karena perlindungan paten baru timbul setelah paten tersebut dikabulkan. Pencantuman itu bisa menjadi early warning bagi pihak lain untuk tidak sembarangan mengkopi atau meniru produknya, karena jika permohonan patent tersebut dikabulkan, perlindungannya dihitung sejak tanggal penerimaan permohonan, bukan sejak tanggal pemberian patent. Dengan demikian, pelanggaran yang terjadi saat patent tersebut masih dalam proses bisa ditindak setelah patennya diberikan.

Dari sisi marketing, pencantuman “PATENT PENDING” bisa menarik konsumen untuk memilih produk tersebut, terutama konsumen yang mengerti arti dari kata tersebut. Konsumen yang membaca tulisan tersebut akan berpikir bahwa ada teknologi tertentu yang membuat produk tersebut lebih unggul dari produk lain yang sejenis namun tidak ada indikasi memiliki paten. Pada akhirnya, pencantuman “PATENT PENDING” bisa mendongkrak nilai jual dan menambah nilai tambah dari produk tersebut, meskipun secara intrinsik.

Jika memang memiliki permohonan paten, jangan ragu untuk mencantumkannya di dalam produk atau jasa yang Anda tawarkan. Hal itu bisa menambah nilai jual dan memberikan earlywarning kepada pesaing agar berhati-hati.

Akan lebih baik lagi jika yang dicantumkan adalah paten yang telah terdaftar. Perlindungannya lebih nyata daripada permohonan patent.

Nah, bagaimana dengan produk Anda? :)

Baca juga:

Tips Memilih Franchise Dilihat dari Sisi HKI

Jenis-jenis Hak Kekayaan Intelektual: Desain Industri, Rahasia Dagang, dan Hak Cipta

Peran Konsultan HKI dalam Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual Merek Bisnis


Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *