Technology

Memaksimalkan Kerja WordPress dengan 15 Teknik Berikut

 

Apakah Anda pengguna WordPress untuk blog pribadi ataupun untuk keperluan bisnis Anda? WordPress memang menjadi pilihan bagi sebagian besar pemula untuk bisnis yang menggunakan website sebagai sarana promosi mereka. Selain harga yang murah bahkan gratis, WordPress juga bisa dioptimasi dengan mudah oleh siapa saja. Jika tidak dioptimasi maka orang lain bahkan mesin pencaripun tidak akan menganggap bahwa konten kita benar – benar hebat. Dan berikut ini caranya:

1. Pengaturan umum

Setelah menginstal WordPress, kita akan langsung masuk ke halaman General Settings yang terletak di dashboard WordPress Admin. Pada bagian ini kita akan dapat mengubat beberapa pengaturan konfigurasi dasar yang paling penting untuk situs atau website kita, termasuk:

  • Judul website: Ini adalah nama yang akan diberikan untuk website atau blog kita. Dan akan digunakan untuk mengidentifikasi website di dalam feed.
  • Tagline: Sebuah frase singkat, berisi kalimat ataupun slogan yang menjelaskan website kita.
  • Alamat WordPress(URL): Di sini kita akan memasukkan URL lengkap dari direktori yang berisi file aplikasi
  • WordPress inti kita, seperti wp-login.php, wp-admin, wp-content dan wp-includes.
  • Alamat email: Ini adalah alamat email yang bisa kita gunakan setiap kali WordPress harus menghubungi kita. Bisa juga saat ada interaksi seperti komentar di setiap artikel, maka akan masuk dan memberikan notifikasi via email.
  • Followers: Keika kita menggunakan fitur ini, maka siapapun bisa mengikuti atau mendaftarkan akunnya ke website kita.
  • Zona waktu: Dari kotak pull down pilih kota di zona waktu, dimana kita berada.
  • Format tanggal dan waktu: Kita harus menyeting atau customize tanggal dan waktu yang akan muncul di website kita.
  • Week Start On: Dari fitur list, kita bisa memilih hari dalam satu minggu yang ingin dibuatkan kalender WordPress dimana kita memulainya.
  • Bahasa: Pilih bahasa yang kita inginkan muncul dan gunakan dalam dashboard.

2. Mengoptimalkan judul

Judul blog kita adalah pengenal dan tanda untuk orang lain. Judul biasanya merupakan isi dari halaman kita yaitu di <title> tag. Judul inilah yang akan dikenali oleh mesin pencari saat mencari website atau blog kita. Itu sebabnya menamai blog atau website harus menarik, sesuai dan SEO.

Joost de Valk juga menunjukkan bahwa judul meliputi:

  • Nama merek kita, sebaiknya bukan hanya di awal saja, tapi juga di akhir, sehingga orang mudah mengenali kita dalam pencarian berturut – turut.
  • Kata kunci yang kita anggap paling penting untuk halaman sebaiknya di awal judul.
  • Yang jelas harus menarik sehingga membuat orang terbujuk untuk mengklik.

3. Memasang Plugin

Jika ingin mencegah terjadinya tabrakan situs selama periode lalu lintas yang padat, maka kita haris menginstal plugin untuk cache. Plugin ini bukan hanya menjaga situs saat berjalan, tapi juga akan meningkatkan pengalaman pengunjung kita, caranya dengan meningkatkan kecepatan situs kita. W3 Total Cache adalah salah satu yang paling populer dan terpercaya sebagai plugin Cache.

4. Mengoptimalkan images

Dengan mengoptimalkan gambar pada website kita, maka itu akan meningkatkan kecepatan dan meningkatkan SEO website kita. Kita dapat melakukan ini dengan memberikan gambar yang sesuai, seperti menggunakan kata kunci dari konten kita, bukan lagi image.jpg atau Photo001.jpg. Dan ukuran yang tepat adalah 300×300. Selain itu juga dengan menambahkan ALT dan judul pada atribut gambar.

WPExplorer juga dapat menginstal plugin seperti EWWW Image Optimizer, CW Image Optimizer dan WP Smush.it. Dengan plugin ini beban website jelas akan terkurangi dan SEO website kita semakin friendly.

5. Melakukan beberapa housekeeping

Terkadang kita mendapat komentar yang tidak kita inginkan di dalam artikel atau konten di website kita. Jika komentar seperti itu dibiarkan jelas akan meningkatkan pemakaian atau ukuran database kita. Sejak WordPress 2.9 telah ada fitur sampah yang memungkinkan kita untuk dengan aman menghapus komentar, postingan dan halaman yang mengurangi space database kita.

Selain memilih tema yang sesuai, kita juga bisa membatasi jumlahj revisi dengan menambahkan kode define(‘WP_POST_REVISIONS’,3); Kita dapat mengubah 3 nomor sesuai dengan yang kita inginkan ke file wp-config.php. Selain itu kita juga dapat menggunakan plugin seperti WP-DBManager atau WP-Optimize untuk secara otomais menghapus auto-konsep, komentar spam atau history pencarian.

6. Menjadwalkan backup

Selama kita menggunakan WordPress, kita mengenal dan bahkan menggunakan schedule untuk postingan kita. Sehingga ketika kita membuatnya hari ini, maka postingan itu bisa diterbitkan di waktu yang sudah ditentukan. Ternyata selain membuat schedule untuk terbitan kita, kita juga bisa membuat schedule untuk backup file WordPress kita. Sehingga kita tidak kehilangan informasi berharga yang bisa mengatur website kita kembali ke titik awal. Kita bisa menginstal plugin BackUpWordpress atau Backup Schedule.

7. Merapikan posisi sidebar

Beberapa website memiliki sidebar yang penuh dengan fitur bahkan iklan yang cukup mengganggu bagi pembacanya. Ada baiknya kita mengatur kembali penggunaan link atau menu di bagian sidebar. Mengurangi atau menghapus yang tidak perlu, bahkan sisakan hanya 2 sidebar saja dan yang lainnya letakkan di subhalaman.

8. Pasang Plugin SEO untuk WordPress

Berbicara tentang website dan WordPress, maka kita harus tahu betapa pentingnya SEO bagi website kita. Menginstal plugin seperti WordPress SEO by Yoast. Sedangkan ada pula plugin yang juga membantu kita untuk meningkatkan usaha SEO dengan membantu kita memilih kata kunci yang efektif dan menulis konten yang lebih baik. Selain itu ada lagi plugin SEO yang bisa kita gunakan, yaitu All in One SEO Pack, SEO Ultimate atau Google XML Sitemaps.

9. Gunakan tombol sosial media

Selain itu, tombol atau widget untuk sosial media juga sangat penting, karena mereka membantu pengunjung dengan memudahkan mereka berbagi pada platform sosial media mereka. Tapi widget atau tombol sosial media ini juga dapat memperlambat situs kita. Hal ini karena tombol berbagi yang resmi harus membuat panggilan ke layanan eksternal.

Untuk memastikan beban halaman ringan dan bisa berjalan dengan cepat, maka pertimbangkan untuk menggunakan tombol sosial media yang kita miliki akunnya. Seperti Facebook, Twitter dan Google+.

10. Membuat pengguna pengiriman

Raelene Wilson dari WPMU DEV memiliki definisi yang berbeda dari jaringan pengiriman konten:

  • A CDN adalah jaringan server, biasanya terletak di berbagai tempat di seluruh dunia. Cache konten statis dari situs, seperti image, CSS dan Javascript.
  • Konten statis copyan dari situs CDN kita ke server, sehingga ketika orang masuk ke website kita, maka konten statis disampaikan dari server yang paling dekat dengan dia.

Dia menyarankan untuk menggunakan jarngan seperti MaxCDN, CloudFLare, Rackspace Cloud Files, dan CacheFly.

11. Menginstal Plugin AntiSpam

Komentar spam sering kita temui. Itu bukan hanya mengganggu, tapi juga dapat membahayakan peringkat website kita. Komentar spam yang mengandung link ada yang tidak disukai oleh mesin pencari seperti Google. Untuk menyelamatkan kita dari spam , kita bisa mempertimbangkan untuk memasang plugin antispam eperti Akismet atau Antispam Bee.

12. Membuat kalender untuk editorial

Mengembangkan sebuah website dengan WordPress membutuhkan banyak organisasi dan manajemen. Itulah mengapa kita harus memiliki kalender editorial untuk membantu kita merencanakan dan menjadwalkan postingan kita. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan menginstal plugin Edit Flow atau WPBeginner.

13. Membuat daftar email

Sering kita melihat adanya kolom newsletter dan ketika kita memasukkan email kita maka secara berkala kita akan mendapatkan email otomatis. Itulah yang dinamakan membangun sebuah daftar email. Daftar email akan membantu kita untuk memetakan siapa target kita. Ini sangat berguna untuk melakukan teknik marketing. Kita bisa menggunakan Mailchimp atau Aweber. Setelah itu kita akan mengintegrasikan formulir berlangganan email ke website WordPress kita. WPBeginner menyarankan untuk menginstal plugin seperti OptinMonster.

14. Menambahkan pengguna atau penulis baru

Ada kemungkinan kita tidak bisa menangani website atau blog kita sendiri. Dan itu membuat kita harus mengajak orang lain untuk membantu kita. Mulai dari membuat konten, mengeditnya sampai mempostingnya.

Anda dapat menambahkan pengguna baru atau penulis baru dengan mengisi formulir pada bagian baru di halaman WordPress Admin. Setelah mengisi formulir, pastikan kita memilih peran untuk orang – orang tersebut. WordPress memberikan kita pilihan seperti Administrator, Editor, Kontributor, penulis atau subscriber. Dan kita bisa memberi akses yang berbeda untuk masing – masing pengguna.

15. Menginstal plugin untuk performa

Selain menginstal plugin untuk meningkatkan kecepatan dan performa website kita, selanjutnya adalah usaha kita untuk memastikan bahwa plugin yang dipasang sudah sesuai dan berjalan dengan baik. Bahkan tidak memperlambar kinerja website kita. Caranya yaitu bisa dengan melihat penggunaan space di Plugin CPU yatu P3 (Performance Plugin Profilter).

Konten memang terus memainkan peran penting dalam menciptakan sebuah website yang akan dikunjungi oleh banyak orang. Dan 15 tips diatas semoga bisa membantu untuk mengoptimasikan kinerja website WordPress kita.

Baca juga:

Membuat Download Button Pada WordPress

Backup Buddy, Solusi Backup Blog WordPress Anda

6 Plugin WordPress untuk Membangun Related Post di Blog Anda

Dapatkan Segera! Video Marketplace Domination: Cara Sukses Jualan di Tokopedia dan Bukalapak. Download Now!


Artikel Terkait

4 komentar

  • 13 January 2015 - pukul 18:11

    dasar banget ya… sip

  • 17 January 2015 - pukul 20:21

    Keren buat pemula

  • 5 March 2015 - pukul 11:09

    ane lagi mau memaksimalkan blog wordpres aku nih gan, tq buat tambahan sarannya

  • 12 July 2017 - pukul 14:21

    Lumayan buat nambah wawasan untuk pemula..

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *