Interviews

Memulai Bisnis dari Usia Muda ala @dezaky @teknopreneur @dhezign @dantonp

 

   

Kemana sebuah bisnis itu berujung? Menggapai impian, mengejar passion, atau meraup keuntungan? Simpan jawaban anda. Karena bahkan enterpreneur yang ‘sudah jadi’ pun punya pandangan yang berbeda-beda.

Nah, bagaimana jadinya jika tiga enterpreneur yang punya pandangan berbeda-beda ini dipertemukan dalam sebuah talkshow? Seru pastinya.

Keseruan inilah yang kemarin terjadi di Universitas Widya Kartika (UWIKA) Surabaya ketika HIMA UWIKA mengundang M. Andy Zaky (Majalah Teknopreneur), Brian Arfi (Shoop!), dan Danton Prabawanto (Beon Intermedia) ke dalam satu panggung bertema “Starting Enterpreneur from Young Age, Why Not?”

Di sini, mereka berbagi banyak hal yang menarik dan patut dicatat. Salah satunya adalah bagaimana mereka memandang bisnis sesuai prosesnya.

Menurut Andy Zaky, Bisnis itu prosesnya terbagi atas  4 faktor utama: Inovasi, Model Bisnis, Kompetensi dan Networking. Dimulai dari inovasi, begitu anda menemukan inovasi yang ‘khas anda banget’, anda dapat segera membuat Model Bisnis (Business Model Canvas) untuk menentukan strategi-strategi apa saja yang harus anda tempuh selanjutnya. Dengan Kompetensi dan Networking-lah, kemudian anda dapat mengeksekusi strategi anda sesuai rencana.

Sedangkan menurut Brian Arfi, menjalankan bisnis itu di dalamnya ada sejumlah poin yang harus diperhatikan. Yaitu:

1. Jangan pernah menyembunyikan ide. Karena tanpa kompetisi, kita tidak punya motivasi untuk menjalankan bisnis.

2. Pecahkan masalah. Bisnis itu bersumbu dari masalah. Maka, ciptakan bisnis yang mampu menjadi solusinya. Bahkan dari masalah 1 orang pun anda dapat menemukan ide.

3. Model bisnis.

4. Tidak mudah hancur. Buat bisnis yang meskipun hancur sekalipun, anda kembali ke posisi di mana anda masih memiliki fall back plan.

5. Cari tujuan selain uang. Karena enterpreneur harus memberikan kontribusi berupa inovasi.

Maka beda lagi dengan Danton Prabawanto. Menurutnya, bisnis tercipta dari problem, resource yang tepat, dan bisa menghasilkan profit. Kata Danton,

“Bisnis yang sehat adalah bisnis yang dapat mendatangkan profit bagi penggiatnya.”

Namun meskipun mereka punya pandangan yang berbeda-beda mengenai tujuan akhir bisnis, mereka sepakat bahwa bisnis dimulai dari upaya untuk menemukan solusi terhadap sebuah problem.

Selain itu, mereka juga punya kesamaan yang sangat jelas. Yaitu sama-sama merupakan enterpreneur yang telah teruji.


Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *