Technology

Mengatasi Missing Fonts pada Website Anda

 

   

Font bisa mempengaruhi website anda dari segi tampilan. Karenanya, perlu diperhatikan pula penggunaannya sehingga website anda terlihat cantik dan interaktif. Kadang kita ingin menambahkan font di luar standar bawaan Operating System. Sehingga muncul missing fonts pada website. Bagaimana solusinya?

Font Preview

Dalam hal ini, secara umum ada 3 cara mengatasinya. Di antaranya:

1. Menginstall font pada PC anda

Cara ini sering dilakukan oleh para developer, karena selain tanpa konfigurasi tambahan juga menghemat request pada website anda. Namun cara ini kurang efektif. Sebab jika website anda mengandung  font di luar standard bawaan OS, tidak semua PC dari para user yang membuka website anda memiliki font yang anda pasang. Toh anda tidak mungkin memaksa user menginstall font yang anda pasang.

2. Mengkonversi font menjadi JavaScript

Karena semakin canggihnya teknologi, sekarang ada website atau tool yang dapat mengkonversi font anda menjadi javascript. Dengan solusi ini, website anda bisa diakses oleh setiap PC tanpa harus muncul missing font. Tambahannya, file JS tersebut juga dapat di caching dan di kompres sehingga ukurannya lebih kecil . Beberapa website yang menyediakan konversi ini adalah Cufon (http://cufon.shoqolate.com/generate/) dan Typeface (http://typeface.neocracy.org/). Kelemahannya, jika website anda membutuhkan lebih dari satu font, maka resikonya anda harus mengkonversi dua font. Dan biasanya satu font saja bisa memiliki ukuran file JS yang cukup besar jika di dalamnya memiliki type (bold, italic) yang cukup banyak.

3. Menggunakan Web Fonts (recommended)

Web fonts memanfaatkan CDN dan cloud sebagai pondasinya. Hal ini bisa memberikan kesempatan yang besar pada developer untuk merubah atau menambahkan kode pada websitenya. Beberapa provider yang kami ketahui menyediakan Web Fonts adalah Google Web Fonts (http://www.google.com/webfonts), Typekit (https://typekit.com/), Ascender (http://www.ascenderfonts.com/), Fonts (http://webfonts.fonts.com/en-US), dan FontDeck.com. Kelemahannya, jika network anda atau user anda pada jaringannya dilakukan blocking pada CDN, request time yang harus diproses untuk mendapatkan website anda akan jadi lebih lama.

Kesimpulan

Apapun yang dipilih developer selalu memiliki resiko tersendiri. Jadi, pilihannya kami serahkan pada developer. Semoga bermanfaat :-)


Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *