Running A Business

Mengenal Buku Besar / General Ledger dalam Akuntansi

 
  • 17
    Shares

   

BUKU BESAR (GENERAL LEDGER) adalah kumpulan dari beberapa akun yang dipakai dalam perusahaan, dan akun-akun tersebut harus disusun secara teratur sesuai dengan klasifikasi akun.

Akun-akun neraca diklasifikasikan sebagai akun-akun aset, liabilities dan ekuitas. Akun-akun yang dilaporkan dalam neraca yaitu aset, liabilities dan ekuitas sering juga disebut Akun Ril, sedangkan untuk akun yang dikelompokkan dalam perhitungan laba rugi yaitu pendapatan dan beban atau yang sering disebut dengan Akun Nominal. Setiap kelompok akun, masih bisa dikelompokkan ke dalam pos – pos akun sebagai berikut:

1. Aset (Assets)

Aset adalah semua kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan. Kekayaaan ini dimiliki suatu perusahaan dengan jumlah yang cukup banyak. Oleh sebab itu, aset dapat dikelompokkan sebagai berikut :

Aset lancar yaitu aset yang berupa uang tunai yang cepat menjadi uang atau menjadi biaya dalam waktu kurang dari 1 tahun. Contoh: Kas, Surat – surat berharga, Piutang dagang, Persediaan barang dagang, Pendapatan yang masih harus ditagihkan, Biaya yang dibayar di muka ( Sewa, Iklan, Asuransi ), Perlengkapan

Investasi jangka panjang yaitu investasi perusahaan ke perusahaan lainnya dalam bentuk saham atau obligasi untuk jangka waktu satu tahun. Kalau investasi dalam bentuk saham, biasanya untuk mengontrol perusahaan lain dan untuk mendapatkan keuntungan berupa dividen. sedangkan  investasi berupa saham bentuknya untuk mendapatkan bunga tetap.

Aset tetap yaitu aset yang dimiliki oleh perusahaan yang dapat dipakai lebih dari satu tahun atau yang mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun yang berupa aset tetap berwujud. Nilai yang tercantum dalam Aset tetap adalah sebesar harga perolehan, walaupun jika aset tetap dipakai harganya tetap berkurang. Untuk berkurangnya aset tetap ini kita dapat menebutnya sebagai akumulasi penyusutan yang sifatnya mengurangi suatu harga perolehan aset tersebut. Contoh : Tanah, Gedung / Bangunan, Mesin, Truk / kendaraan

Aset tak berwujud Adalah aset yang mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun dan tidak mempunyai bentuk fisik yang nampak. Nilai yang tercatat adalah sebesar harga perolehan, berkurangnya nilai aset tetap tak berwujut dapat dicatat langsung mengurangi harga perolehan aset tersebut. Contoh : Goodwill, Hak Patent, Trade Mark / Merk dagang

2. Liabilities / liabilitas

Adalah hutang perusahaan kepada pihak lain yang harus dibayar. Liabilities ini dikelompokkan menjadi 2 yaitu:

Hutang jangka pendek adalah utang kepada pihak lain yang pembayarannya kurang dari satu tahun. Contohnya :

  1. Hutang Dagang : utang secara tertulis tanpa perjanjian diatas wesel
  2. Utang wesel / wesel bayar : utang tertulis dengan perjanjian diatas wesel
  3. Biaya-biaya yang masih harus dibayar : gaji, Listrik
  4. Pendapatan diterima dimuka : Sewa dibayar dimuka, bunga diterima dimuka

Hutang jangka panjang adalah hutang kepada pihak lain yang harus dilunasi dalam jangka waktu lebih dari satu tahun. Contohnya :

  1. Hutang hipotik : hutang jangka panjang disertai dengan jaminan aktiva tetap tak bergerak.
  2. Hutang obligasi : hutang jangka panjang yang disertai surat pengakuan hutang dengan membayar bunga setiap waktu yang telah disepakati.
  3. Kredit investasi kecil
  4. Kredit ekuitas kerja permanen

3. Ekuitas pemilik (owner’s equity)

Adalah hak pemilik perusahaan yang ditanamkan dalam perusahaan

4. Pendapatan (revenues)

Adalah penghasilan yang diperoleh perusahaan selama satu periode akuntansi. Pendapatan ada 2 macam yaitu pendapatan usaha (pendapatan yang benar- benar merupakan pendapatan pokok usaha) dan pendapatan non usaha (pendapatan yang bukan pendapatan pokok usaha).

5. Beban (expenses)

Adalah biaya yang dikeluarkan selama satu periode akuntansi. beban ada dua macam yaitu: beban usaha (beban yang dikeluarkan untuk mendapatkan penghasilan pokok) dan beban non usaha (beban yang dikeluarkan bukan untuk mendaptkan penghasilan pokok).

Di pertemuan berikutnya, kita akan mempelajari bagaimana memposting akun-akun di atas pada posisi yang tepat di General Ledger. Nantikan ya :-)


  • 17
    Shares

Artikel Terkait

3 komentar

  • 27 April 2014 - pukul 18:47

    Bagaimana cara menguasai akuntansi

  • 22 April 2015 - pukul 18:24

    I am curious to find out what blog platform you are using? I’m experiencing some minor security issues with my latest website and I would like to find something more risk-free. Do you have any solutions?

    • Nelsi Islamiyati
      23 April 2015 - pukul 7:17

      we use the WordPress platform to support this blog :)

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *