Technology

Mengenang TOP 14 Trend Web Design di Tahun 2015

 
  • 3
    Shares

   

Tahun 2015 memang akan segera usai, dan kita sudah bersiap menyambut tahun 2016 dengan penuh semangat. Dalam berbagai bidang sudah sama-sama kita rasakan banyaknya perubahan dan pengembangan untuk dunia. Mulai dar bidang ekonomi, sosial sampai dengan teknologi. Tahun 2015 sendiri memang menjadi tahunnya konten media yang paling banyak mendukung kesuksesan berbagai proses bisnis. Mulai dari sosial media sampai dengan website. Halaman website bukan lagi sekedar lembaran putih atau warna dengan banyak tulisan yang sulit dipahami pengunjung. Seiring berjalannya waktu, pengembangan web design pun terus dilakukan. Mulai dari menambahkan icon-icon, foto sampai dengan typography. Tujuannya jelas masih sama, yaitu menarik minat pengunjung agar terus betah membaca konten di website kita.

Selain itu, pengembangan web design pun juga semakin sederhana. Bukan hanya memikirkan dan mempertimbangkan keindahan tapi juga kenyamanan pengunjung saat membaca dan memahami isi website kita. Bukan hanya itu, 2015 membuat kita mau tidak mau harus mengikuti perkembangan dunia teknologi mobile. Sebab hampir setiap hari, setiap orang akan berkutat dengan perangkat mobile mereka. Bukan hanya untuk menelepon atau berkirim pesan teks, tapi juga untuk melakukan transaksi bisnis misalnya berbelanja online via website.

Nah, dari sini entrepreneur.com mengulas 14 trend web design yang sudah muncul dan berkembang di tahun 2015 ini. Apa saja ya?

1. Minimalism

Serba sederhana, para ahli dibidang desainer grafis dan desainer website membuat logo dan jenis font atau typography menjadi lebih sederhana. Minimalis adalah trend yang mempengaruhi semua orang untuk mau menggunaknnya. Ini membuat website menjadi lebih fokus pada konten yang kita buat, dan mengurangi semua gangguan yang ada, mulai dari sidebar sampai footer dan menghilangkan semua batasan yang ada. Bahkan palet warna pun dipilih yang paling sederhana, guna untuk menekankan satu warna dominan dalam sebuah desain visual mereka. Perubahan yang terjadi seperti logo pada StubHub. 12. App like menus

Merancang website sesuai dengan kebutuhan pasar akan mobile device menjadi sebuah perubahan yang memberikan nilai estetika lebih. Hal ini telah ebrdampak pada cara ilustrator website berpikir tentang mengatur konten mereka dan memberikan kenyamanan kepada pembaca. Membuat menu menjadi minimalis dan tetap pada posisinya, menghilangkan sidebar menjadi salah satu solusi untuk membuat ruang yang nyaman untuk pembaca. Dan beberapa waktu lalu dunia website mendapatkan pengembangan yang tidak main-main. Seperti menu di bagian atas layar, dan sebagian besar dari menu itu tersembunyi dan hanya akan muncul ketika kursor diarahkan pada sebuah icon di sudut halaman.

2

3. Ghost buttons

Selain itu juga ada sebuah website yang memiliki keunikan pada halamannya. Yaitu mereka akan bergerak turun sesuai dengan keinginan kita. Bisa dengan scroll down atau dengan menekan tombol yang sudah ada. Beberapa tombol ini memang dimunculkan dengan sangat jelas untuk membantu kita memilih konten atau bagian yang kita inginkan. Ghost buttons ini hanya menyertakan garis besar tombol(tanpa fill bersama dengan satu atau dua kata dengan menggunakan typography sederhana di tengah. BigDrop salah satu persahaan web design yang menggunakan fitur Ghost Buttons ini.

3

4. The reign of the hero Image

Sejak tahun 2014, website dengan gambar berukuran HD(High Definition) pada bagian atas halaman, yang membentang pada seluruh lebar jendela rowser pengguna dengan hanya beberapa teks overlay di tengah gambar. Dan tahun ini, trend tersebut mulai berkembang. Bukan hanya website statis saja yang memiliki gambar berukuran HD, namun gambar juga tertanam pada sebuah video yang biasa diakses di mobile. Gambar atau foto ini akan muncul ketika kita memainkan video atau musik di perangkat mobile. Gambar inipun dilengkapi dengan teks yang cukup sederhana, sehingga tidak mengganggu pengguna.

5. Interesting typography

Ketika “The reign of the hero Image” cukup populer, desainer mulai lebih memperhatikan typography. Memilih font yang menarik itu sangatlah penting untuk menarik perhatian pengunjung ketika mereka masuk dan mulai membaca konten kita. Tapi tetap dengan konsep minimalisnya, Agen iklan RSQ mengunakan typography custom pada website mereka, begitupun dengan fitur yang ternyata mampu menairk minat pembaca untuk terus membaca.

4

6. Stock photos that don’t look like stock photos

Selain font, sebuah website akan nampak lebih hidup dan menarik jika menggunakan gambar atau foto. Dengan menggunakan ukuran 500px dan Unsplash menemukan kualitas tinggi pada foto yang lebih mudah dari sebelumnya. Akibatnya, sebuah website tidak lagi terlihat sepert sebuah kumpulan foto produk yang tidak teratur. Sekarang foto yang kita gunakan bisa nampak benar-benar asli.

5

7. Single page design

Semakin orang ingin mendapatkan sesuatu dengan instan, membuat banyak pengembang website menciptakan sebuah halaman website dengan hanya menggunakan 1 halaman saja. Beberapa orang memang memilih untuk mengulirkan konten pada satu halaman panjang. Trend ini juga berakar dalam website versi mobile karena jauh lebih mudah untuk scroll ke bawah dengan ibu jari mereka daripada harus mengklik halaman dan menunggu prosesnya. Tahun ini konsep itu sudah banyak diterapkan.

7

8. Parallax scrolling

Nah untuk membuat website menjadi sebuah halaman yang menarik dan tidak membosankan, kenapa tidak coba membuat sebuah website Parallax scrolling? Dengan website jenis ini kita dapat menciptakan ilusi tiga dimensi yang menarik penonton ke dalam konten webite. Kini banyak website yang menggunakan website ini untuk menarik minat pengunjung mereka dan membuat efek yang lebih menarik lagi.

8

9. Modular design

Sebut saja grid, tiles or card, masing-masing desain ini menciptakan efek yang sama, yaitu engatur konten secara efisien dan tetap memiliki nilai estetika yang tinggi. Sebuah halaman dengan kolom konten tunggal pun dinilai tidak efisien dan masih kurang user friendly. Desain modular justru memungkinkan halaman untuk lebih menunjukkan banyak konten ke pengguna dengan lebih cepat dan menciptakan halaman dan tata letak yang lebih visual pada waktu yang sama.

9

10. The evolution of flat design

Flat design memberikan dampak yang besar pada konten grafis di tahun lalu. Dikarenakan jumlah yang begitu banyak, sheingga Google merilis versinya sendiri dari flat design yang disebut material design. Material design menggunakan nilai estetika dalam design sebagai latar yang sama, fokus mereka pun ada pada kesederhanaan dan persentasi yang rapi dan nyaman dilihat. Tapi desain Google memiliki lebih dari sekedar tampilan yang mulus. Sedangkan flat design termasuk ilustrasi yang sederhana untuk membuat konten dua dimensi dan tetap minimalis. Material design menggunakan gradien, sedikit animasi dan menambahkan shadow kedalam gambar.

10

11. Line icons

Selain gambar dan jenis font, ada juga icon yang sangat berperan dalam meningkatkan ketertarikan pengunjung terhadap konten website kita. Icon baris adalah sebuah gerakan lain yang digunakan untuk menyelesaikan penurunan skeuomorphism. Daripada membuat icn tampak persis seperti obyek seperti yang dipopulerkan oleh semua aplikasi iOS, Line icons diciptakan dengan menggunakan garis-garis sederhana dana bentuk yang fungsinya langsung menuju pada tindakan. Banya Line icons yang telah digunakan secara universal dalam dunia web design, seperti icon kaca pembesar yang menandakan fungsi search.

11

12. Google Maps integration

Nah, jika kita menggunakan website untuk urusan bisnis maka yang tidak boleh terlupa adalah menambahkan integrasi Google Maps di dalam website kita. Penting bagi kita untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan dalam menemukan dimana letak toko kita yang sesungguhnya. Dengan mendaftarka bisnis pada Google Business maka toko atau outlet kita akan lebih mudah diintegrasikan dengan Google Maps.

12

13. Scalable vector graphics (SVG)

Ketika Apple merilis tampilan retina, desainer mulai mencari jurus untuk mengembangkan websitenya. Dari sini para desainer dipaksan untuk mengadopsi metode baru yang memungkinkan mereka untuk membuat ilustrasi terlihat lebih baik dan kompatibel dengan perangkat apapun. Sebab mellaui tampilan retina, semua gambar akan tampak dengan resolusi yang lebih tinggi. Untungnya Scalable Vector Graphics(SVG) menjadi solusinya. SVG menyajikan grafis sebagai vektor dan memungkinkan mereka untuk membuat skala dengan resolusi yang berbeda. Dengan SVG, gambar bisa tetap mempertahankan kejelasan dan ketajaman mereka pada semua perangkat.

13

14. Vertical split layouts

Layout Split screen yang mulai bermunculan di seluruh website di tahun ini. Dengan tata letak vertikalnya, desainer mampu menyajikan dua kali konten untuk pengguna dalam format bersih dan sederhana. Website dibagi dalam setengah Widthwise, dan menampilkan dua pesan secara terpisah. The split screen adalah cara yang bagus untuk menunjukkan kesetaraan antara dua hal, karena layout website standart mendikte hal yang paling penting datang pertama.

14Nah, sudah tahu kan apa saja yang ternyata cukup populer di tahun 2015 untuk duna website dan desain. Kini kita akan mulai menciptakan dan bahkan mengembangkan trend design website di tahun 2016. :)

Dapatkan Segera! Video Marketplace Domination: Cara Sukses Jualan di Tokopedia dan Bukalapak. Download Now!


  • 3
    Shares

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *