Leadership

Tips Menjalin Kontak Mata ketika Berkomunikasi

 
  • 9
    Shares

   

Kontak mata adalah aspek yang sangat penting ketika kita menjalin interaksi sosial dengan orang lain. Apalagi untuk menunjang negosiasi yang sedang kita jalankan. Terutama di dunia bisnis ketika kita akan menjumpai relasi dari beragam budaya dan karakteristik yang berbeda. Berikut 11 hal yang perlu diperhatikan ketika memposisikan kontak mata yang tepat untuk menjalin komunikasi:

1. Tatap mata lawan ketika berbicara.

Terutama ketika anda sedang bicara. Karena saat itu anda sedang menyampaikan informasi yang anda punya secara langsung ke lawan bicara anda.

2. Tidak membuat kontak mata dapat dianggap sombong.

Karena tanpa kita sadari, lawan bicara kita akan mengira bahwa kita tidak peduli atau tidak tertarik dengan apa yang mereka sampaikan.

3. Lihat di titik tengah di antara kedua mata lawan bicara.

Yaitu di bawah kening, tepat di antara kedua mata lawan bicara. Titik ini adalah titik dimana kekuatan intimidasi lawan bicara paling lemah. Anda seolah tetap terlihat seperti membuat kontak mata.

4. Ketika berbicara di depan orang banyak, tidak perlu melihat langsung ke mata. Boleh di area lain sekitarnya.

Katakanlah ketika menjadi pembicara untuk presentasi, cara terbaik mengatasi grogi adalah melihat area lain di sekitar mata seperti dahi atau alis mata. Kita akan seolah tetap terlihat seperti membuat kontak mata.

5. Jika berbicara dengan kelompok, lihat ke sekeliling kerumunan.

Jangan terlalu lama terpaku kontak mata terhadap seseorang dalam sebuah kerumunan. Anda akan dianggap tertarik padanya. Kadang, mereka justru akan merasa lebih risih dari dugaan anda.

6. Jangan egois, buat lawan bicara anda merasa nyaman.

Membuat kontak mata yang tepat itu tidak sekedar melibatkan bagaimana kita menatap orang lain secara intens. Melainkan bagaimana kita tidak egois dan bisa membuat mereka merasa nyaman dan tertarik untuk membahas sesuatu dengan kita. Maka, anda harus tahu porsinya.

7. Jangan berlebihan.

Kontak mata yang normal, minimal memiliki nilai 30% dari total waktu anda berkomunikasi dengan lawan bicara anda. Melebihi 60%, biasanya mengindikasikan bahwa Anda memiliki ketertarikan terhadap sang lawan bicara.

8. Percaya diri saja lah.

Semakin Anda punya dasar percaya diri yang tinggi, kontak mata akan semakin mudah. Ingat bahwa kontak mata tidak akan merusak mata anda. Jadi tidak perlu menghemat mata anda dengan tidak menjalin kontak mata.

9. Pertimbangkan kondisi lawan bicara Anda.

Maksudnya bagaimana karakteristik atau budaya mereka. Bedakan cara Anda membuat kontak mata ketika berbicara dengan orang Asia Timur dengan orang dari Eropa. Orang Eropa cenderung lebih menghargai perhatian. Maka durasi kontak mata boleh lebih lama.

10. Jam terbang.

Bahkan kebiasaan sekecil kontak matapun perlu latihan. Praktekkan saja dengan orang di sekeliling Anda. Orang tua, saudara, atau sahabat anda.

11. Perhatian tidak terbatas di kontak mata

Pada saat Anda menjalin komunikasi, cobalah untuk tidak sekedar menatap matanya saja. Berikan perhatian di dalamnya. Bagaimana caranya? Anda akan tahu ketika mencobanya.

Dapatkan Segera! Video Marketplace Domination: Cara Sukses Jualan di Tokopedia dan Bukalapak. Download Now!


  • 9
    Shares

Artikel Terkait

2 komentar

  • 28 August 2013 - pukul 17:49

    Ini benar – benar informasi yang bermanfaat buat saya. :D Nice post n I like this tips :D

    • Nurika Pramesti Sari
      19 September 2013 - pukul 21:40

      Terimakasih atas apresiasinya pak Abas :)

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *