Leadership

Tips Merekrut Karyawan Baru Untuk Bisnis Anda

 
  • 21
    Shares

Merekrut pegawai adalah masalah klasik bagi para pemilik UKM. Terlebih lagi karena minimnya pengetahuan tentang fungsi SDM. Maka rekruitmen dilakukan dengan meraba. Hasilnya pun jadi tidak maksimal. Nah pemilik UKM, jangan biarkan hal ini terjadi pada anda. Ketahui sejumlah tips merekrut karyawan untuk UKM anda.

1. Tentukan posisi yang membutuhkan karyawan baru lengkap dengan job description, kualifikasi yang diperlukan, dan tugas-tugas yang akan dikerjakan.

2. Pertimbangkan untuk mengambil tenaga dari internal perusahaan. Sebelum anda memutuskan merekrut karyawan baru, coba pertimbangkan kembali apakah ada karyawan Anda yang dapat dirotasi pada posisi yang kosong. Bisa jadi dengan penempatan karyawan sesuai dengan minat dan bakatnya akan membuat performa karyawan jadi semakin membaik.

3. Tentukan media apa saja yang akan digunakan untuk mempublikasi info lowongan Anda. Bisa melalui iklan lowongan di internet, koran, Depnaker atau di mading sekolah atau kampus. Anda bisa menyesuaikannya dengan target pelamar yang dibutuhkan.

4. Filter calon pelamar yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Anda tidak perlu mewawancara seluruh aplikasi yang masuk.

5. Gali informasi tentang calon karyawan seperti kegiatan sehari-harinya atau permasalahan yang pernah dia hadapi. Dengan begitu kita bisa mengetahui pola pikirnya dan sikapnya dalam menghadapi kendala.

6. Tanyakan apakah calon karyawan mengetahui dan mengerti gambaran pekerjaan atau posisi yang dilamar. Dari sini kita bisa mengetahui rasa ingin tahu calon karyawan sebelum melamar di perusahaan kita.

7. Tanyakan pengalaman kerja sebelumnya. Dari jawabannya, Anda bisa menilai bagaimana calon karyawan menilai pekerjaannya sebelumnya. Anda juga bisa mengetahui bagaimana kinerjanya.

8. Cari personil yang sesuai dengan kultur / budaya perusahaan. Misalnya usaha Anda bergerak di bidang jasa konsultan keuangan, berarti Anda perlu mereka yang mempunyai jiwa melayani. Anda tidak perlu merekrut calon karyawan yang mempunyai attitude selain dengan yang Anda butuhkan, karena nanti performanya jadi tidak maksimal. Jadi bukan hanya skill, tapi attitude juga harus disesuaikan dengan kultur perusahaan.

9. Gunakan intuisi Anda. Apakah Anda bisa mempercayainya, Apakah dia dapat Anda andalkan. Intuisi anda akan terasah seiring banyaknya mereka yang anda wawancarai.

10. Periksa referensi calon karyawan. Bisa melalui account sosial media, melalui atasan di perusahaan lamanya, atau melalui teman yang mengenalnya.

Mendapatkan karyawan terbaik adalah goal dari setiap rekruitmen. Namun sebaik-baiknya karyawan baru, jika tidak kita imbangi dengan adanya pelatihan untuk mengembangkan keahliannya, maka kinerjanya pun tak akan optimal. Maka sebagai pemilik bisnis, Anda juga harus menyiapkan resource pelatihan kepada karyawan Anda. Tak lupa Anda perlu melibatkan karyawan pada aktivitas/kegiatan kantor agar terbentuk rasa ownership pada diri mereka. Semoga berhasil ;-)

Dapatkan Segera! Video Marketplace Domination: Cara Sukses Jualan di Tokopedia dan Bukalapak. Download Now!


  • 21
    Shares

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *