Leadership

WASPADA! 6 Tanda Anda Tidak Siap Menjadi Pengusaha

 
  • 44
    Shares

   

Meskipun banyak orang yang sudah mulai terjun ke dunia bisnis, tapi tetap saja yang terjadi adalah tidak semua orang bertahan menjadi seorang pengusaha. Menjadi seorang pengusaha memang membuat kita bebas melakukan apapun, memberikan manfaat lebih bagi masyarakat. Tapi menjadi pengusaha juga bisa menjadi mimpi buruk jika mereka tidak cocok pada posisi itu. Menjadi seorang pengusaha memang sebuah pilihan yang belum tentu cocok bagi semua orang.

Ini sebabnya sebagai seorang yang ingin segera masuk ke dunia bisnis, perlu kita periksa terlebih dahulu apakah kita memiliki tanda-tanda berikut. Sebab seorang pengusaha kelas dunia membuktikan bahwa 6 tanda berikut ini menjadikan kita tidak siap untuk menjadi seorang pengusaha.

1. Anda tidak memiliki motivasi diri

Menjadi seorang pengusaha membuat kita harus rela bekerja sendiri. Bahkan di awal kita memulai kita harus mau dan siap mengerjakan semuanya seorang diri. Lelah, bosan, dan merasa ingin berhenti pasti dimiliki. Tapi hanya mereka yang memiliki motivasi diri yang tinggi yang dapat bertahan. Kemampuan untuk bisa bekerja sendiri adalah sebuah hal yang harus dimiliki. Mereka harus bisa menyelesaikan tugas-tugas dengan baik, terutama ketika mereka memiliki banyak hal yang harus mereka kerjakan. Jika Anda adalah orang yang selalu membutuhkan dan mencari seorang atasan, mungkin Anda belum sepenuhnya siap untuk menjadi pengusaha.

2. Anda tidak memiliki tabungan

Sebelum Anda memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan dengan gaji yang stabil dan cukup besar, Anda harus memiliki tabungan. Sebab jika tidak Anda bisa menghabiskan semua uang Anda untuk bisnis. Kita memang harus berani rugi, tapi tidak dengan menghabiskan semua uang untuk modal. Terlebih ketika kita harus meminjam kepada berbagai sumber untuk menutupi kekurangan modal bisnis kita. Bukankah sebaiknya kita menyiapkan terlebih dahulu sebelum semua yang kita miliki ini habis begitu saja?

3. Anda selalu merasa takut jika berada di bawah tekanan

Menjadi seorang pengusaha tentu membuat kita stress berkali-kali. Anda harus bisa menyulap berbagai sudut bisnis Anda agar bisa terus mengikuti perkembangan dan tentu saja tidak membosankan. Sesuatu yang membuat kita bosan tentu akan membawa kita pada tekanan yang cukup besar. Jika Anda mudah menyerah di bawah tekanan, Anda mungkin harus kembali berpikir untuk menjadi seorang pengusaha.

4. Anda tidak melakukan riset yang cukup

Apapun bisnis yang ingin Anda lakukan, cobalah untuk melakukan riset terlebih dahulu. Bahkan sebelum Anda mengambil langkah pertama, Anda harus melakukan riset terlebih dahulu. Bahkan kini internet telah membuka jalan selebar mungkin untuk memberikan kesempatan kita melakukan penelitian atau riset untuk bisnis.

5. Anda tidak memiliki semangat untuk memulai bisnis

Tahukah Anda, dimanapun Anda bekerja, semangat tentu harus kita miliki dan harus kita pupuk agar terus bisa produktif bekerja. Ada kalanya sebuah bisnis terasa seperti sebuah pekerjaan yang harus kita selesaikan hari itu juga. Semangat yang kita miliki harus membuat kita ingat untuk mencapai apa yang kita inginkan. Dengan semangat, kita akan terus percaya untuk bergerak maju. Jika Anda tidak memiliki semangat untuk menjalankan bisnis, maka Anda harus kembali berpikir untuk menjadi seorang pengusaha.

6. Anda memiliki strategi pertumbuhan untuk bisnis

Melihat pertumbuhan bisnis tentu membuat kita sangat senang dan juga bangga. Tapi perlu kita ingat bahwa semua pebisnis harus memiliki strategi untuk menjalankan bisnisnya dan membuat bisnis mereka tumbuh dengan baik. Membuat strategi bisnis pun harus memperhatikan siapa saja yang akan menjalankannya. Karena apa yang bekerja pada kita belum tentu bekerja untuk orang lain. Kita masing-masing berbeda dan begitu juga dengan strategi bisnis kita.

Nah, ada baiknya Anda kembali berpikir apakah Anda sudah siap untuk menjadi seorang pengusaha. Dengan jadwal, tugas dan bahkan proses yang jelas berbeda, Anda harus siap untuk menjadi seorang pengusaha yang mampu bertahan di dunia yang keras. :)


  • 44
    Shares

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *