Technology

10 Aplikasi untuk Menguji Website pada Layar Smartphone

 

Loading...

Ketika menguji kerja website pada layar smartphone, kita dihadapkan dengan banyaknya jenis dan versi ponsel yang beredar di pasaran. Anda tentu saja tidak mungkin memborong semua jenis ponsel hanya untuk menguji jalannya website anda. Nah, berikut kami rangkum sejumlah aplikasi yang bisa anda gunakan untuk membantu tahap pengujian tersebut.

1. iPhoney

Sesuai namanya, iPhoney bisa anda manfaatkan untuk menguji desain website pada piranti jenis iPhone. Dengan aplikasi ini, anda bisa menguji bagaimana jadinya website anda jika diakses pada berbagai mode seperti Portrait / Landscape, Full Screen, Zoom, dsb. iPhoney bisa anda unduh secara gratis di alamat ini: http://www.marketcircle.com/iphoney/

1 - iPhoney

2. iPadPeek

Pada situs www.ipadpeek.com, anda akan menemukan aplikasi berbasis web yang bisa anda gunakan untuk mengintip bagaimana tampilnya website anda jika dilihat dengan iPad. Untuk mendapatkan hasil terbaik, sebaiknya anda mengakses situs tersebut dengan alat jelajah seperti Opera, Safari atau Google Chrome yang sudah diperkaya properti transformation CSS3 sehingga anda bisa menggunakan mode Potrait.

2---iPadPeek 

3. Modify Headers

Aplikasi ini adalah modul pengaya tambahan punya Firefox. Jadi anda bisa unduh dari sini: https://addons.mozilla.org.  Setelah memasangnya, akan muncul opsi baru pada Firefox anda. Yaitu Tools > Default User Agent dan Tools > Modify Headers. Lewat opsi-opsi ini, anda bisa memanipulasi data header yang dikirim ke server sehingga seolah-olah user-agent menjelajah website anda dengan perangkat mobile.

3---modify-header 

4. Adobe Device Central CS5

Fungsi ini sudah terdapat pada paket Adobe Creative Suite versi 5 ke atas. Dengan Device Central, anda bisa menguji kode HTML dari website pada simulasi perangkat mobile di desktop anda. Untuk memulai simulasi, buka Adobe Device Central, pilih Device Profile > Browse Device > Add To Test Device. Kemudian pilih website anda pada menu File > Open (untuk localhost) atau File > Open URL (untuk remote testing). Meski berbayar, namun desainer / developer profesional pastinya membutuhkan paket lengkap dari Adobe CS.

4---adobe-device-central 

5. Google Mobilizer

Pada Google Mobilizer, anda bisa melihat bagaimana jadinya jika website anda diakses dengan perangkat mobile versi lawas. Sebab dimensinya sudah diatur sedemikian rupa sampai mirip browser mobile versi lawas yang notabene layarnya kecil. Untuk mencoba aplikasi ini, anda bisa membuka URL berikut: http://www.google.com/gwt/n

5---google-mobilizer 

6. W3C Mobile Checker

Anda cukup memasukkan URL versi mobile dari website anda pada halaman berikut: http://validator.w3.org/mobile/. Kemudian alat bantu pengujian akan menjawab apakah website anda sudah mobile friendly. Jika belum, anda akan diberikan saran-saran mengenai apa saja yang harus diperbaiki agar website anda bisa lebih mobile friendly.

6---W3C-mobileOK 

7. Gomez

Gomez memberikan nilai dari skala 1 sampai 5 pada website anda. Penilaiannya didasarkan pada lebih dari 30 teknik pengembangan website mobile. Mulai dari penggunaan CSS, teknik cache hingga pemakaian kode standar. Untuk menggunakan Gomez, anda bisa mengunjungi halaman ini. Namun anda harus bersabar karena versi trial-nya baru bisa anda dapatkan setelah mengisi sejumlah informasi seputar identitas anda (alamat email, negara, kode pos, dan nomor telfon, dsb).

7---gomez 

8. MobiReady

Seperti Gomez, MobiReady adalah situs yang memungkinkan anda untuk melakukan evaluasi hanya dengan memasukkan URL dari halaman anda. Hasil yang akan anda dapat bisa dikatakan lebih terperinci daripada Gomez sebab di dalam MobiReady juga sudah ditambahkan fungsi W3C Mobile Checker. Namun laporan yang dimunculkan sedikit lebih rumit untuk dibaca. MobiReady bisa anda akses di sini: http://ready.mobi.

8---mobiready 

9. DotMobi Emulator

Jika anda perlu menguji halaman website pada perangkat mobile keluaran lawas, maka anda bisa menggunakan emulator ini (http://mtld.mobi/emulator.php). Namun anda harus instal dulu plugin Java Browser agar emulator ini bisa bekerja. Website anda akan ditampilkan sesuai versi ponsel yang anda pilih (misalnya Nokia N70 dan Sony K750).

10. Opera Mini Simulator

Opera juga telah menyediakan alat simulasi gratis berbasis web untuk menguji jalannya desain web anda pada perangkat lunak Opera Mini. Anda bisa membukanya di sini: http://www.opera.com/mobile/demo. Dengan lebih dari 120 juta ponsel beredar di pasaran yang menggunakan Opera Mini, maka aplikasi ini layak dicoba.

Loading...

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *