Leadership

10 Kunci Sukses Versi Li Ka Shing, Salah Satu Orang Terkaya Di Dunia! Sangat Inspiratif!

 

   

10 Kunci Sukses Versi Li Ka Shing, Salah Satu Orang Terkaya Di Dunia! Sangat Inspiratif! – Li Ka Shing adalah seorang pembisnis, investor,  dan dermawan berasal dari Hong Kong. Hingga tahun 2018, kekayaannya mencapai 38 Milyar Dollar dan menjadikannya orang terkaya nomer 23 di dunia.

Inilah 10 Kunci Sukses Versi Li Ka Shing, Salah Satu Orang Terkaya Di Dunia:

  1. Aku tidak menyangkal bahwa waktu yang akan menciptakan orang hebat. Hari ini aku akan jujur. Ketika aku memulai bisnis, aku tidak bergantung pada keberuntungan sama sekali. Aku mengandalkan kerja keras dan kemampuan menghasilkan uang. Sangat penting mengabdikan dirimu untuk bekerja. Kamu harus tertarik pada bisnismu. Dan jika kamu tertarik pada bisnismu, kamu akan melakukannya dengan kemampuan terbaik.
  2. Dalam bisnis kecil atau bisnis keluarga, kamu harus melakukan semuanya sendiri. Tetapi, dalam perusahaan besar, kamu harus memberi karyawanmu rasa memiliki dan membuat mereka merasa siap. Itu penting! Semua staff seniorku bergaul dengan baik dengan diriku. Itu memuaskan! Rahasia manajemen adalah mengidentifikasi dan memanfaatkan bakat.
  3. Suatu pagi, aku mencoba mengambil kunci mobil dari sakuku. Tanpa sengaja, aku menjatuhkan koin dua dollar dan berguling di bawah mobilku. Jika mobil dipindahkan, koin itu akan jatuh ke saluran pembuangan. Jadi, aku berjongkok dan mencoba mengambil koin itu. Aku tidak mau kehilangan. Penjaga melihatku, dia bertanya, “Tuan Li, ada apa?” Aku menjawab, “Menjatuhkan koin”. Dia kemudian membantuku dan setelah koin dollar itu kembali, aku memberinya seratus dollar. Mengapa aku melakukan itu? Jika aku tidak mengambil koin itu, itu akan hilang selamanya dan terbuang sia-sia. Tetapi, aku malah mendapatkannya kembali, dan memberikannya seratus dollar. Itu tidak hilang karena dia akan memanfaatkannya. Di dunia, uang mungkin dihabiskan, tetapi tidak pernah disia-siakan.
  4. Aku bekerja magang pada usia 12 tahun, dan pada usia 15 tahun aku harus menghidupi keluargaku sehingga aku berhenti sekolah. Pada waktu itu, aku sangat yakin bahwa aku harus bekerja keras dan memperoleh pengetahuan untuk memperoleh prospek yang bagus. Aku membeli buku bekas, setiap kali mempunyai uang cadangan dan menyerapnya sebelum menukarkannya dengan lebih banyak buku. Bahkan, hari ini aku masih membaca setiap malam sebelum tidur. Pengetahuan tidak menjamin kehidupan yang kaya, tetapi membuka lebih banyak peluang. Dan mengenali peluang adalah yang terbaik dari yang kamu harapkan.
  5. Semua staff senior tahu bahwa aku menuntut efisiensi. Aku tahu apa yang pernah mereka lakukan. Semua orang sudah dipersiapkan dengan baik dan tidak membuang-buang waktu. Ini semua adalah soal strategi. Seperti perumpamaan, kamu adalah panglima perang tertinggi. Kamu tidak akan lebih baik menggunakan senapan daripada ahli menambak. Tetapi, sebagai komandan, kita tidak perlu melakukan hal itu. Tugasmu hanyalah memetakan strategi, jadi intinya organisasi yang baik adalah hal yang penting.
  6. Bersiaplah untuk hari-hari hujan. Tidak peduli seberapa baik dirimu melakukan sesuatu. Kamu harus siap. Ketika pasar saham, property, dan ekonomi umum berada dalam keadaan buruk. kami meningkatkan investasi kami. Alasannya adalah kami selalu siap. Kami tidak terbawa ketika waktu baik, dan menjadi pesimis pada waktu buruk.
  7. Ketika aku masih muda, aku tampak rendah hati, tetapi dalam hati sangat arogan. Mengapa aku sombong? Ketika rekan-rekanku bermain, aku pergi belajar. Kita semua memiliki pendidikan yang sedikit. Tetapi, mereka tetap sama, sedangkan aku malah menjadi semakin berpengetahuan. Kami semua melakukan pekerjaan yang sama, tetapi aku selalu berusaha untuk melakukan peningkatan. Jadi, ketika terjun ke bisnis, aku mengingatkan diriku sendiri, bahwa jika aku membiarkan diriku sombong, aku akan jatuh pada suatu hari.
  8. Ada hal-hal yang mungkin akan mendatangkan banyak uang, tetapi aku tidak akan melakukannya. Seseorang harus dapat melihat melampaui uang, selama kita menjaga martabat kita, hidup menjadi lebih berarti.
  9. Sebagai warga negara Hong Kong, aku melakukan hal-hal untuk diriku sendiri, maupun Hong Kong. Aku memiliki beberapa prinsip. Pertama, ekonomi liberal yang memungkinkan pergerakan bebas aset dan pengiriman uang yang tidak memerlukan persetujuan resmi. Kedua, kebebasan untuk diriku sendiri, dan aku sangat berkeras dalam hal ini. Ketiga, status penduduk permanen, dan aku berdebat soal ini. Selama tinggal tujuh tahun di Hong Kong, apapun yang terjadi setelah itu, kamu akan dianggap sama dengan semua penduduk Hong Kong yang tinggal di sana dan mempertahankan status penduduk tetap.
  10. Hidupku berbeda dari kehidupan kebanyakan orang, aku tidak memiliki masa kanak-kanak. Perang terjadi ketika aku berumur 10 tahun. Lalu, aku hanya terus mencari nafkah. Dalam kehidupan ini, aku pikir jika aku menebus apa yang telah hilang di masa muda, seperti pendidikan dan kesehatan medis, aku akan memberikan kontribusi di bidang-bidang itu selama aku bisa. Ketika kamu berpikir, bahwa hidup hanyalah sebuah perjalanan singkat, kamu akan berharap untuk memanfaatkan waktu ketika kamu masih bekerja untuk menebar kebaikan di dunia. Ini layak dilakukan.

Yang paling penting adalah memperbaiki diri dan memberikan yang terbaik. Maka banyak hal yang sebelumnya dianggap mustahil akan menjadi mungkin. Namaku adalah Li Ka Shing, dan itulah 10 kunci kesuksesanku.

 

Baca artikel menarik lainnya:

11 Pesan Jack Ma (Pendiri Alibaba dan Orang Terkaya di Tiongkok) Bagi Yang Ingin…

Universitas Muria Kudus Fasilitasi Dua UMKM Ikuti Bazar di Stadion Joyo Kusumo

5 Cara Jualan di Facebook Page Supaya Laris

 

                              
Loading...

Artikel Terkait

1 komentar

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *