Running A Business

10 Tips Menulis Subject Email Penawaran Agar Dibaca oleh Calon Pelanggan Anda

 

Loading...

Saat ini memang email marketing adalah cara yang paling mudah dan gratis untuk kita menawarkan kepada jutaan orang yang ada di internet. Pada intinya, hanya ada 2 komponen utama dalam email marketing, yaitu subject dan konten/isi dari email Anda. Dalam kesempatan kali ini, saya akan membahas mengenai subject email. Bagaimana membuat subject email agar dibaca oleh calon pelanggan Anda, sehingga email penawaran Anda tidak sia-sia dan masuk folder spam mereka. Berikut tips nya :

1. Kumpulan daftar dengan keterangan angka

Contoh : “10 hal yang wajib Anda ketahui tentang kegagalan bisnis”, “5 hal paling efektif meningkatkan omset”. Hal tersebut adalah cara sangat mudah agar orang bisa langsung mencerna informasi yang ingin Anda sampaikan, sehingga membuat orang penasaran dan membuka email tersebut. Hal ini juga bisa menandakan berapa panjang/banyak informasi yang akan Anda sampaikan melalui email tersebut. Jadi sebaiknya jangan buat daftar yang terlalu banyak.

2. Buat pertanyaan

Contoh : “Apakah Anda tahu apa yang dilakukan customer Anda terhadap produk Anda?”, “Mengapa bisnis Anda tidak mengalami kemajuan yang signifikan beberapa bulan ini?”. Dengan menggunakan pertanyaan, secara tidak sadar akan membuat calon pelanggan Anda terlibat secara emosi, dan memancing mereka untuk memberikan respon lebih jauh lagi (membaca konten email). Jadi buatlah subject dengan pertanyaan yang benar-benar terkait dengan target market Anda, maka Anda akan dengan mudah mendapatkan perhatian mereka.

3. Kaitkan dengan kehidupan mereka (hobi, minat, profesi, dll)

Sebelum melakukan ini, sebagai contoh, kelompokkan terlebih dahulu target market Anda berdasarkan hobinya. Misalnya hobi sepakbola. Buat subject Anda : “Suporter paling banyak dalam sejarah sepak bola”, “Tim paling dijagokan untuk melaju ke final piala dunia”. Setekah itu tugas Anda adalah mengaitkan produk yang akan Anda tawarkan dengan subject tersebut. Buat korelasi yang sehalus mungkin Antara produk Anda dan hobi target market Anda tersebut.

4. Manfaatkan bahasa daerah

Bukannya bermaksud SARA, tetapi di Indonesia memang banyak sekali suku bangsa dan Bahasa. Orang cenderung lebih akrab jika diajak ngobrol dengan Bahasa daerahnya daripada menggunakan Bahasa nasional.  Untuk memulainya, pertama-tama Anda harus mengelompokkan target market Anda berdasarkan daerahnya. Lalu buat email dengan menggunakan Bahasa daerah. Contoh : “Ayo rek, rame-rame podo peduli lingkungan”, “ie kang, produk olahan lauk pangraosna”.

5. Gunakan rima

Seperti halnya karya sastra (puisi & pantun) orang akan cenderung menyukai kata-kata yang memiliki rima teratur. Jadi buatlah subject email Anda dengan menggunakan rima yang baik. Anda harus pandai merangkai kata. Contoh : “Roti bolu dariku untuk kamu”, “Minuman hangat nikmat untuk menambah semangat”

6. Tambahkan kata seruan

Contoh : “Obat diet alami dan tanpa efek samping [DIJAMIN]”, “Program marketing yang paling powerful [WAJIB BACA]”. Memang sedikit terkesan agak frontal dan kasar, tetapi dengan begitu calon pelanggan Anda akan merasa terpicu untuk melakukan action dan membuka email Anda.

7. Ucapan yang menyenangkan

Dengan ucapan yang menyenangkan, maka mereka akan dengan mudah mengikuti alur Anda. Coba gunakan kata-kata ucapan yang menyenangkan seperti contoh berikut : “Selamat hari natal, Anda mendapatkan diskon 10% dari www.jagoanhosting.com”, “Terimakasih atas partisipasi Anda, dapatkan kesempatan mencoba produk kami”.

8. Buat kontroversi

Bagi beberapa orang, kontroversi terkait dengan bidang yang dia geluti adalah hal yang sangat menarik untuk disimak. Jadi coba buat hal yang kontroversi dari segment target market Anda. Contoh : “SEO tidak lagi optimal untuk binsins online”, “Biaya membuat baliho turun 90%”.

9. Penawaran terbatas

Buat penawaran yang terbatas, sehingga calon pelanggan Anda terburu-buru membuka email Anda. Contoh : “diskon upto 50%, hanya hari ini”, “Kesempatan dapat hadiah mobil, tinggal 3 hari lagi”.

10. Berikan sedikit ketakutan

Seperti anak kecil, orang cenderung akan mengikuti aturan atau mau melakukan sesuatu jika ditakut-takuti oleh hal yang terkait dengan kehidupan normal nya. Contoh : “Jangan sampai bisnis Anda bangkrut seperti ini”, “Contoh aktivitas yang merusak masa depan Anda”.

Anda bisa mencoba satu-per satu tips diatas yang sesuai dengan bisnis Anda, atau dapat mengkombinasikan antara tips satu dengan yang lain. Selamat mencoba dan semoga Anda dapat menjaring lebih banyak pelanggan lagi melalui email marketing. Kami menggunakan dan merekomendasikan Getresponse untuk layanan email marketing Anda.

Baca juga:

10 Solusi Mobile Marketing untuk Bisnis Kecil

Kapan Waktu Paling Tepat Untuk Mengirim Email Penawaran

Tips dan Trik Ketika Membuat Newsletter

Loading...

1 komentar

  • 5 Agustus 2017 - pukul 3:59

    Terimakasih sekali pak… udah sehari mau nyerah nih bikin judul yang menarik gimana. ternyata di sini ada jawabannya. Semoga makin sukses dan sehat selalu pak.

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *