Leadership

15 Teknik Mencegah Penundaan Agar Lebih Produktif

 
  • 5
    Shares

   

Bekerja produktif memang harus selalu kita lakukan. Karena bagaimanapun kita bekerja keras ketika tidak memanfaatkan waktu dengan baik bisa membuat kita kewalahan bahkan stres. Padahal kita sudah merasa menggunakan banyak waktu untuk bekerja dengan baik, tapi tetap saja pekerjaan kita tidak kunjung usai. Ada banyak hal yang mengganggu kita saat bekerja, dan itu membuat kita melakukan banyak penundaan dalam bekerja. Dan berikut ini adalah 15 teknik yang bisa kamu lakukan untuk mencegah terjadinya penundaan dalam bekerja.

1. Mengenal diri sendiri

Kita harus tahu dan paham bagaimana sebuah penundaan dapat mempengaruhi hidup kita. Kita akan mulai berfikir tentang sebuah kebiasaan yang menyebabkan terjadinya penundaan tersebut. Sehingga kita mudah untuk menemukan cara mencegah dan menemukan solusi untuk tidak lagi banyak menunda dalam bekerja.

2. Memanajement waktu dengan efektif

Kita harus bisa membuat perkiraan waktu untuk menyelesaikan setiap tugas. Membandingan akurasi penggunaan keseluruhan tugas. Tentu saja dengan membuat perencanaan yang efektif. Ini sangat membantu karena dapat meningkatkan kualitas kerja kita dan menghindari stres.

3. Mengubah perspektif kita tentang tugas

Sering atau bahkan selalu kita berfikir bahwa tugas yang kita terima adalah sebuah beban bukan lagi sesuatu tantangan yang menarik untuk dijalani. Berfikir tentang apa yang menarik dari tugas akan membuat kita bekerja dengan lebih menyenangkan. Kita harus mengubah perspektif kita tentang tugas yang menakutkan menjadi sesuatu yang menarik dan bisa kita ambil banyak nilai dari dalamnya.

4. Membuat komitmen untuk tugas yang kita miliki

Buatlah sebuah daftar untuk setiap tugas yang harus kita selesaikan hari itu juga. Kita juga harus tahu kapan kita akan mulai dan kapan kita harus berhenti mengerjakannya. Karena waktu yang kita miliki harus benar – benar dibagi antara dunia kerja dan dunia pribadi kita. Ini akan membuat kita kembali percaya dengan kemampuan diri kita.

5. Bekerja di lingkungan yang produktif

Bekerja dengan produktif membutuhkan banyak dukungan dari berbagai pihak, mulai dari dengan siapa kita berpartner, dimana kita bekerja dan kapan kita harus bekerja. Kita harus memilih tempat yang mendukung kita untuk produktif dan mencegah terjadinya banyak penundaan. Ini akan membantu kita untuk fokus pada tugas yang mendesak dan menghilangkan hambaran untuk belajar dan bekerja.

6. Bersikap realistis untuk target yang diinginkan

Berusaha keras mencapai target memang baik, tapi kita harus tahu bagaimana dan seberapa target yang harus kita capai. Menetapkan target yang masuk akal untuk mengukur prestasi. Kita harus bersabar dan tetap berusaha keras, karena setiap perubahan tidak datang dalam semalam. Ini dilakukan agar kita dapat menghindari eksploitasi terhadap kemampuan dan daya diri kita sendiri. Mencoba berfikir realistis untuk setiap tugas dan target yang ingin kita capai akan membuat kita mencegah penundaan.

7. Berbicara dengan diri sendiri

Ini bukan berarti kita tidak “waras” karena mengharuskan berbicara dengan diri sendiri. Tapi kita harus tahu kenapa sebenanrya kita melakukan sebuah penundaan saat bekerja. Kita harus bisa membuat sugesti untuk diri kita sendiri dengan kata – kata yang positif. Kita akan belajar untuk tidak berfikir negatif saat sedang berusaha mencapai tujuan.

8. Membuat jadwal yang lebih fleksibel

Mengembangkan jadwal yang fleksibel akan membuat kita memiliki waktu luang untuk mengembangkan kemampuan diri lainnya. Ini juga akan membantu kita untuk lebih tenang dan nyaman saat bekerja, karena tidak lagi merasa kaku dan kewalahan saat bekerja.

9. Membagi – bagi tugas besar

Membuat dan mendata setiap tugas yang kita punya, lalu membaginya ke bagian – bagian yang lebih kecil akan membuat kita bisa mencapai hasil sebanyak mungkin tanpa merasa tertekan. Tugas yang terlihat lebih kecil atau ringan akan membangun sebuah momentum dan mengurangi hambatan untuk kita dalam bekerja.

10. Tidak berfantasi terlalu luas

Berfantasi ataupun berimajinasi seluas apapun itu sangat penting. Tapi ketika kita hanya berfantasi tentang hasil yang kita inginkan, itu akan membuat kita merasa terbebani. Sebaliknya, kita bisa menyusun langkah – langkah praktis untuk mencapainya. Imajinasi adalah musu dari motivasi seseorang untuk melihat hasil secara objektif dan meningkatkan kinerja kita.

11. Merencanakan hambatan

Siapa bilang sebuah hambatan tidak bisa kita rencanakan sebelumnya? Kita bisa merencanakan hambatan apa saja yang kira – kira akan kita temui di saat kita bekerja. Seperti, ketika kita ingin membuka akun sosial media kita dan membuat kita beristirahat walau hanya 10 menit. Ini akan membanu kita untuk mempersiapkan diri kita dalam bekerja.

12. Meningkatkan perilaku belajar

Kurangnya fokus untuk mengerjakan yang ada saat ini bisa jadi karena kita terlalu fokus memikirkan dan membayangkan tugas di mana mendatang. Kita harus belajar fokus mengerjakan apa yang ada di depan mata kita saat ini. Ini akan membantu kita mengembangkan perilaku yang benar dalam menilai sebuah kesalahan dan meningkatkan kekuatan diri kita untuk memerangi penundaan.

13. Membantu diri sendiri

Saat kita merasa gagal dalam menyelesaikan tugas dalam 1 harinya, maka cobalah untuk membantu diri sendiri. Mencari solusi sendiri dan berusaha untuk menyelesaikannya dengan kemampuan diri sendiri. Ini berguna untuk tidak membuat kita manja dan terbiasa bergntung dengan orang lain.

14. Berikan penghargaan atau reward untuk diri sendiri

Menciptakan sebuah sistem yang memberikan diri kita reward saat merayakan tugas yang berhasil kita selesaikan. Demikian pula saat kita melakukan kesalahan, jangan ragu untuk membuat hukuman kecil untuk diri sendiri. Reward sederhana yang diberikan oleh diri kita sendiri akan membantu kita menjadi lebih bersemangat dalam mencapai target selanjutnya.

15. Memaafkan diri sendiri

Jika kita melakukan kesalahan saat bekerja, cobalah untuk tidak terlalu menyalahkan diri sendiri. Maafkan apa yang kita lakukan dan siap untuk memperbaikinya. Kita harus paham bahwa tidak ada solusi perbaikan yang cepat. Sebuah penundaan sering berakar dalam psikologi kita. Memaafkan dapat meningkatkan hasil kerja kita di masa berikutnya.

Baca juga:

Ingin Jadi Produktif? Ini 10 Tips Melatihnya

5 Tips Memasangkan Kreatifitas dengan Produktifitas dalam Bekerja

10 Trik Manajemen Waktu untuk Bekerja Lebih Produktif (Bagian I)


  • 5
    Shares

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *