Running A Business

20 Tips Ajaib Agar Email Anda Dibaca Pelanggan

 

   

Mengirimkan email secara berkala kepada subscriber atau customer kita adalah salah satu cara untuk menjaga engagement yang baik. Sayangnya hasil survey kami kepada beberapa rekan kami, email-email yang mereka terima biasanya akan berujung “mark as read”. Sia-sia bukan email yang dikirimkan?

Jika Anda mempunyai ketakutan yang sama, maka Anda tak usah panik terlebih dahulu. Kini, Anda perlu memperhatikan tips agar email Anda dibaca sebelum Anda mendapatkan respon yang positif dari penerima Anda.

1. Ketahui siapa Anda akan mengirim email

Cari tahu siapa orang yang akan menerima email Anda. Dengan mengetahui siapa mereka atau siapa customer Anda akan lebih memudahkan Anda menuangkan kata-kata pada email Anda. Ini akan membuat penerima email merasa lebih dekat dengan Anda. Cara untuk mengetahui siapa customer kita bisa dibaca di artikel Siapakah Customer Anda Sesungguhnya.

2. Buat konten email yang relevan

Konten email tidak sesuai dengan subjek, maka besar kemungkinan anda akan di unsubscribe. Untuk itu buatlah konten email yang relevan.

3. Buat subjek yang menarik

Subyek memang menjadi penentu pertama untuk menarik perhatian penerima email. Buat subjek yang menggugah sehingga penerima email penasaran untuk membuka email Anda.

4. Kirimkan hanya ke 1 orang saja

Kami tak jarang menerima email dari seseorang, namun email tersebut juga dikirimkan berbarengan ke banyak orang lainnya. Ini sangat tidak disarankan karena penerima email akan merasa tidak ada yang spesial dari email Anda.

5. Fokus pada 1 topik

Kami menyadari mungkin banyak informasi penting yang ingin Anda sampaikan kepada subscriber atau customer, namun jangan terburu-buru terlebih dahulu. Cukup fokus pada 1 topik di setiap email Anda.

6. Berikan konten yang tidak monoton

Inilah seni berkomunikasi. Misalnya saja jika konten di email Anda hanya membahas teori saja tanpa ada sample, tentu akan membosankan. Minimal penggunaan ukuran font Anda berikan pula variasi.

7. Buat pembuka yang menarik

Selain subyek, kalimat pertama di email Anda haruslah menarik karena kalimat pertama ini akan muncul juga di halaman inbox penerima email Anda. Ini juga sangat menentukan email Anda dibuka atau diabaikan.

8. Buat konten yang berkualitas

Boleh saja jika Anda mengirimkan email hanya untuk menanyakan kabar mereka sebagai wujud engagement Anda kepada mereka. Namun tetap berikan nilai tambah pada email Anda.

9. Kirim di waktu yang tepat

Ada jam-jam tertentu dimana potensi membuka email lebih besar. Informasi terkait waktu yang tepat untuk mengirim email dapat Anda simak di artikel ini.

10. Jangan mengopy konten email dari pihak lain

Mungkin ada diantara kita yang mendapatkan inspirasi konten email dari email lain. Namun jangan sekali-kali mengcopy konten email lain karena bisa jadi penerima email kita juga menerima email yang sama sebelumnya. Hingga pada akhirnya reputasi kita kurang baik bagi mereka.

11. Jangan mengirimkan email promosi sepanjang waktu

Mendapatkan promosi, tentu banyak orang suka, namun jika terlalu sering akan membuat risih juga. Minimalkan frekuensi pengiriman email berkonten promosi. Jika Anda mengirimkan email promosi, usahakan menggunakan bahasa yang soft.

12. Telitilah konten email sebelum dikirimkan

Jangan sampai ada typo di email Anda. Ini akan membuat kesan profesional jadi berkurang. Telitilah kembali email Anda. Bahkan coba kirim ke account email Anda lainnya untuk menguji tampilannya.

13. Ajak penerima email untuk berinteraksi

Agar engagement tetap terjaga, mintalah respon dari penerima email Anda sehingga ada interaksi yang positif. Ini akan membuat relasi Anda semakin dekat dengan subscriber atau customer Anda.

14. Jangan mengirimkan konten terlalu panjang

Bila informasi yang Anda sampaikan relatif banyak, cobalah dalam bentuk list post. Sehingga penerima email lebih mudah membaca meskipun banyak hal yang Anda sampaikan.

15. Jangan terlalu sering mengirim email

Ini ada kaitannya dengan poin no.9 dimana waktu pengiriman harus diperhatikan. Janganlah terlau sering mengirimkan email karena penerima email bisa saja merasa email Anda adalah spam. Tapi tenang saja, Anda bisa belajar bagaimana cara mencegah agar email tidak dianggap SPAM melalui artikel berikut ini.

 

16. Pastikan mobile responsive

Seperti yang kita ketahui, email lebih sering dibaca dari perangkat mobile seperti smartphone atau tablet. Oleh karena itu, pastikan tampilan email Anda mobile responsive. Artikel berikut akan membantu Anda menemukan cara menciptakan email marketing yang mobil friendly.

17. Desain jangan terlalu mencolok

Selain konten yang berkualitas, manjakan penerima email Anda dengan desain yang menarik namun tidak mencolok. Mintalah pendapat beberapa rekan Anda terkait desain emai Anda.

18. Berikan alamat yang jelas

Untuk menjadikan penerima email semakin percaya dengan Anda, berikan alamat yang jelas dan kontak yang lengkap sehingga penerima email mudah jika ingin mengontak Anda.

19. Konsisten

Jika beberapa waktu yang lalu Anda menjadwalkan pengiriman email di hari rabu maka berikutnya tetaplah konsisten mengirim di hari yang sama.

20. Jangan mengirimkan kepada orang yang telah menolak email Anda sebelumnya

Jika ada diantara subscriber atau customer Anda yang sebelumnya telah menolak email Anda, maka jangan kembali Anda kirimkan pada mereka. Namun kasus seperti ini unik, Anda perlu tahu mengapa mereka menolak email dari Anda, ini bisa jadi bahan evaluasi untuk Anda.

20 tips diatas dapat anda segera praktekkan karena email merupakan salah satu channel untuk mendapatkan calon pelanggan. Yap benar, sejak dulu hingga nanti, email marketing akan mengembangkan bisnis Anda lebih cepat daripada media pemasaran lainnya. Kami menggunakan dan merekomendasikan Getresponse untuk layanan email marketing Anda.

           

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *