Start A Business

3 Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Launching Produk Baru

 
  • 2
    Shares

Ketika Anda akan meluncurkan produk baru, anda akan melalui sebuah proses yang memerlukan keringat ekstra untuk dapat meraih hati customer. Banyak sekali hal yang perlu diperhatikan di sini. Mulai dari penamaan, pendanaan, produksi sampai bagaimana cara marketing yang harus dilakukan. Namun di antara semua faktor itu, ada 3 hal yang paling menonjol. Yaitu pada tahap mempersiapkan produk. Apa saja?

1.       Ketahui Apa yang Betul-betul Diinginkan Customer.

Mungkin kedengarannya sederhana. Tetapi ketika menjalaninya, anda akan tahu bahwa menemukan keiinginan sejati dari seorang customer ternyata tidak semudah yang kita bayangkan. Kita mungkin memiliki ide yang sangat cemerlang. Tapi belum tentu orang lain akan membutuhkan ide tersebut saat ini. Maka cara termudah untuk menemukannya adalah dengan melakukan riset tentang kebutuhan customer.

Anda mungkin saat ini sedang mengernyit begitu membaca kata riset. Anda terpikir tentang berapa banyak dana yang harus anda keluarkan. Bukan, bukan riset semacam itu. Riset yang saya bicarakan disini adalah riset kecil yang sangat mungkin untuk Anda terapkan sendiri.

Contohnya ketika tim kami memutuskan untuk membuat program Website Caleg untuk JagoanWeb. Kami harus banyak-banyak membaca tentang isu-isu pemilu di 2014. Isu-isu tersebut dapat dengan mudah saya temukan di berbagai portal berita di Indonesia. Kami sampai menemukan berita tentang keputusan KPU untuk membatasi tempat pemasangan baliho bagi kampanye para caleg. Ketika kami sudah menemukan masalah, maka berikutnya adalah menemukan solusi. Para caleg pasti membutuhkan suatu media baru yang lebih ekonomis sekaligus mencapai ruang lingkup yang lebih luas dan akses tak terbatas. Maka website adalah jawabannya.

Begitu pula sebelum melaunching program Website Fotografer (juga untuk JagoanWeb), tim kami sempat melakukan riset kecil dengan menanyakan seberapa butuhkah bagi fotografer untuk memiliki website di forum-forum yang membahas tentang fotografi.

Riset tidak seribet apa yang kita bayangkan. Intinya adalah, pastikan solusi (produk) Anda menjadi air bagi customer yang dehidrasi.

 2.       Pastikan Produk Anda Pantas Diperbincangkan.

Mendapat publikasi dari media massa secara otomatis akan mengangkat tingkat awareness sebuah produk. Tetapi, kita harus dapat memastikan produk kita stand out dari sekian banyak produk baru yang muncul. Tanyakan pada diri Anda sendiri, apakah produk ini layak untuk dibicarakan orang lain ketika mereka sedang nongkrong? Banyak hal yang dapat disentuh disini. Entah itu dari segi produk maupun cara marketingnya yang layak untuk diperbincangkan.

Dalam program Website Caleg, tim kami mengkolaborasikan keduanya. Antara produk itu sendiri dan juga gambar iklannya. Seperti yang kita tahu, website masih menjadi hal baru dalam dunia kampanye politik di Indonesia. Hal ini tentu jadi menarik di tengah pembatasan kampanye melalui media offline oleh KPU. Karena pada akhirnya banyak caleg yang bingung dimana lagi mereka harus memampang visi dan misi mereka. Dengan harga yang relatif murah (900 ribu rupiah saja), mereka sudah mendapatkan banyak kelebihan yang dapat dimanfaatkan untuk kampanye politik mereka.

Gambar dalam iklan Website Caleg pun sengaja menggunakan foto dari model yang mirip salah satu tokoh politik di Indonesia yang sekarang sedang naik daun. Media pun mulai berdatangan, salah satunya adalah Media Indonesia. Bahkan dalam Media Indonesia, program Website Caleg ini dimuat di dua edisi terbitan. Sekali lagi, insight dari market sangat penting agar produk kita layak untuk dibicarakan orang.

3.       Transparan.

Dengan banyaknya produk baru yang bermunculan, customer tentu semakin berhati-hati ketika menjatuhkan pilihan di tengah-tengah berjibunnya produk-produk baru. Maka salah satu strategi anda adalah dengan cara jadi lebih transparan dan jujur karena customer ingin tahu apakah yang mereka dapatkan sesuai dengan uang yang mereka habiskan.

Berikan komunikasi yang apa adanya dan beritahukan manfaat sebenar-benarnya yang mereka dapatkan dari produk tersebut tanpa tedeng aling-aling. Jangan terlalu melebih-lebihkan komunikasi marketing Anda. Mereka mungkin akan membeli, tapi jangan harap mereka kembali atau merekomendasikan Anda jika Anda tidak memenuhi apa yang Anda janjikan.

Demikian sedikit hal di antara banyak hal lain yang juga perlu Anda perhatikan. Saya merekomendasikan buku “Launching For Marketer and Entrepreneur” karya Simon Jonathan untuk memperdalam pengetahuan Anda tentang launching produk. Atau Anda pernah punya pengalaman lain tentang launching? Mari kita berdiskusi di comment box. :-)


  • 2
    Shares

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *