Leadership

4 Tips Menjadi Seorang Negosiator Handal

 
  • 1
    Share

   

Negosiasi dalam sebuah bisnis tentulah hal yang mutlak ada. Suatu traksaksi dalam bisnis bisa terjadi karena didahului dengan sebuah negosiasi. Kemenangan adalah tujuan dari adanya sebuah negosiasi. Memenangkan negosiasi bisnis menjadi langkah awal yang baik bagi sebuah perusahaan. Sebuah perusahaan atau bisnis harusnya memiliki seorang negosiator yang handal karena ini merupakan aset berharga. Menjadi seorang negosiator yang handal juga bukanlah hal yang mudah, mereka haruslah memiliki pengalaman yang baik dibidangnya. Berikut ini adalah tips untuk menjadi seorang negosiator yang handal:

1. Mengetahui Bagaimana Posisi Tawar

Dalams etiap negosiasi, terbentuk 2 posisi tawar, yaitu posisi tawar kuat dan posisi tawar lemah. Anda harus mengenali posisi tawar anda sebelum bernegosiasi, dan cari tahu segala informasi tentang lawan negosiasi anda. Semakin anda mendapatkan informasi dan semakin anda banyak tahu, semakin banyak celah yang bisa anda ambil. Pihak yang membutuhkan “Deal” cenderung adalah pihak yang menyerah lebih dulu saat bernegosiasi.

2. Kenali Bagaimana Lawan Melihat Posisi Tawarnya

Mengenali posisi tawar diri anda sendiri tidaklah cukup. Anda juga harus mengenali bagaimana lawan bernegosiasi anda melihat posisi tawarnya. Jika posisi tawar diri anda tidak begitu bagus, namun anda melihat jika lawan anda membutuhkan sebuah perjanjian tersebut, anda dapat memanfaatkan ketakutan lawan untuk memenangkan negosiasi.

3. Harus Ada Imbal Balik

Dalam sebuah negosiasi dan bisnis haruslah ada yang namanya imbal balik. Sebaiknya jangan terlalu terburu – buru untuk menyutujui hasil negosiasi, sebelum anda mendapatkan sesuatu sebagai imbal balik yang sepadan. Hal ini dilakukan karena ketika anda memberikan sesuatu tanpa meminta lawan melakukan hal yang sepadan, lawan akan merasa berhak atas perjanjian tersebut dan meminta lebih lagi kepada anda.

4. Berikan Kepercayaan Kepada Lawan

Ketika anda berhasil memenangi sebuah negosiasi bisnis, anda perlu memiliki kemauan untuk melihat segala hal dari sudut pandang lawan. Bukan hanya memenangkan negosiasi yang dituju, namun lebih kepada mampu memahami sudut pandang lawan dan menunjukkan niat untuk memenuhi kebutuhan lawan negosiasi anda. Berikan mereka kepercayaan, tapi bukan berarti memberikan segalanya. Anda cukup menghilangkan kegalauan lawan, bukan memenuhi segala keinginannya.

                           

  • 1
    Share

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *