Leadership

5 Kebutuhan Penting dari Persentasi Hebat

 

   

Sebuah statistic mengatakan bahwa Anda memiliki 60 detik untuk menangkap perhatian dari audiens Anda sebelum memulai sebuah persentasi. Itu penting untuk kita dalam memahami perhatian penonton pada saat kita pertama bicara. Nada bicara Anda saat membuka akan mengatur nada bicara Anda saat melanjutkan pembicaraan untuk keseluruhannya. Jadi pembukaan yang besar akan memberikan intrik dan antusias kepada penonton. Dan ini untuk memastikan bahwa pesan Anda diterima secara efektif. Nah, berikut ini adalah 5 kebutuhan yang harus dipenuhi dalam membuat sebuah persentasi yang hebat:

1. Stories

Mengapa harus bercerita, jika persentasi kita jauh lebih penting? Tidak ada yang menolak sebuah cerita yang dibagikan kepada mereka. Kita semua mendambakan sebuah cerita untuk disampaikan, karena kita semua memilikinya. Ceritakan saja sebuah cerita yang ringan atau sekedar lelucon untuk memulai persentasi Anda. Tujuannya agar dapat menghilangkan ketegangan sebelum materi disampaikan.

Anda juga bisa saling berbagi pengalaman dengan audiens. Cara ini memungkinkan mereka untuk merasa lebih dekat dan menerima Anda secara umum dan pribadi. Sekalipun Anda ingin terlihat akrab dan menyenangkan, jangan sampai menceritakan kisah yang keluar dari topik. Jagalah cerita Anda untuk tetap relevan dengan topik yang diminta pada acara, ini agar Anda bisa memaksimalkan efektivitas kerja Anda.

2. Question

Sering kita menjumpai seorang pembicara pada sesi seminar atau persentasinya akan memberikan pertanyaan ringan di awal persentasi. Sekedar bertanya “apa yang Anda lakukan pagi ini?” itu akan membantu Anda menjadi lebih dekat dengan audiens. Atau hanya sekedar pertanyaan ringan seputar topik yang akan dibawakan. Suasana yang tercipta juga tidak akan terlalu canggung dan kaku. Mereka juga akan dengan mudah menerima pesan Anda.

Pertanyaan itu juga dapat membuat penonton berfikir sendiri tentang topik yang akan Anda sampaikan. Cara seperti ini dapat membantu Anda untuk mengatur dan memperkuat materi dan agenda yang akan disampaikan, dan juga memberikan penonton rasa untuk bisa bebas ikut dalam persentasi Anda.

3. Quotes

Agar dapat membuat suasana lebih bersahabat, Anda bisa juga memberikan atau menyampaikan kata – kata penyemangat alias quote. Dapatkan referensi kata – kata dan pemikiran dari seorang ahli dalam kaitannya dengan pesan Anda. Gunanya jelas untuk membangun sebuah tema atau ide yang umum dan menyeluruh dan sesuai dengan topiknya.

Hal ini dapat memberikan dan menciptakan kebijaksanaan tersendiri untuk audiens Anda, sekaligus menciptakan nilai lebih untuk topik yang Anda bawakan. Ini hanya untuk memastikan ketika Anda bisa menjelaskan kutipan atau quote yang Anda ambil dan menjelaskan hubungannya dengan topik yang Anda bawakan.

4. Statistics

Statistik ini bisa Anda gunakan untuk lebih menjelaskan apa yang Anda utarakan. Topik yang Anda bawakan juga akan dengan mudah dicerna oleh audiens. Kuncinya adalah menggunakan informasi baik berupa gambar, tulisan atau yang lainnya dengan jelas, akurat dan tentu saja relevan, tujuannya agar benar – benar membuat audiens masuk dan ikut terlibat dalam topik yang Anda bawakan.

Data yang solid akan menempatkan pesan yang Anda sampaikan dengan lebih konkrit, tak terbantahkan dan bisa dipercaya. Data yang konkrit bukan hanya ingin menarik kepercayaan audiens, tetapi juga untuk membuat audiens semakin tertarik dengan pembahasan selanjutnya.

5. Jokes

Tahukan Anda jika sebuah lelucon atau guyonan sangat powerful dan sering digunakan secara efektif? Lelucon yang bagus dapat melonggarkan audiens Anda dan membuat mereka lebih mudah menerima Anda secara pribadi ataupun pesan yang Anda sampaikan. Tapi Anda juga harus berhati – hati dalam menyampaikan sebuah lelucon. Karena bisa jadi lelucon yang buruk bisa lebih buruk daripada Anda tidak memberikan lelucon sama sekali.

Pastikan terlebih dahulu bahwa Anda bisa membuat atau menyampaikan lelucon yang sesuai dengan target audiens Anda. Teknik ini akan membantu Anda dalam mempersiapkan, melibatkan, mengontrol dan menghibur audiens.

Ingat! Tampilkan apa adanya diri Anda, ini akan membuat Anda terlihat lebih alami dan mudah untuk cair dalam suasana tersebut. Bagaimana, sudahkah Anda menemukan teknik yang sesuai dengan persentasi yang akan Anda lakukan hari ini? :)

Baca juga:

10 Alasan Kontak Mata dalam Public Speaking Sangatlah Penting

5 Strategi untuk Mengatur Rasa Gugup Ketika Public Speaking

7 Kesalahan yang Sering Dilakukan oleh Seorang Public Speaker

                              
Loading...

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *