Running A Business

5 Teknik Jitu Telemarketing untuk Bisnis Anda

 

Dalam dunia bisnis pasti tidak terlepas dari interaksi untuk mempromosikan produk kepada costumer. Salah satu teknik yang digunakan adalah dengan menggunakan media telepon atau yang biasa disebut dengan Telemarketing. Telemarketing memegang banyak potensi untuk mendapatkan pelanggan sebanyak mungkin. Telemarketing dapat menjadi senjata yang ampuh dalam mengembangkan bisnis suatu perusahaan. Namun, juga dapat merugikan bila diterapkan secara tidak benar. Maka dengan itu, untuk menghindari hal tersebut simak 5 tips berikut yang dapat Anda gunakan untuk telemarketing:

1. Buatlah perencanaan

Salah satu kunci keberhasilan dalam ber-telemarketing adalah dengan menyiapkan perencaan. Sebuah telemarketer harus sangat jelas tujuannya dan bagaimana mencapainya. Kesan pertama adalah sangat penting dalam telemarketing, karena biasanya telemarketing hanya terjadi dalam waktu yang singkat. Sehingga harus adanya draf atau perencaan dengan calon costumer. Menyiapkan perencaan dapat membantu untuk tetap memikirkan hal – hal yang penting tentang produk, yang disertakan dalam percakapan.

2. Komunikasi efektif

Membuat komunikasi menjadi efektif yang dapat menarik perhatian pendengar, dan menciptakan permintaan dalam pemikirannya tentang produk. Penggunaan bahasa telemarketer harus sopan dan professional. Mempersiapkan daftar pertanyaan – pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan oleh lawan bicara mengenai produk. Oleh karena itu, telemarketer harus menguasai sebanyak mungkin tentang info produk yang dijualnya.

3. Menjelaskan kualitas produk

Berikan rincian mengenai produk anda, gunakan bahasa yang sederhana, jika pelanggan belum juga mengetahui mengenai produk yang anda tawarkan. Jelaskan produk dalam sudut pandang dari sisi pelanggan. Percaya dengan kualitas produk yang anda tawarkan. Bila ada kepercayaan diri maka akan memicu untuk membangkitkan minat pelanggan untuk tertarik dengan produk yang anda tawarkan.

4. Hindari percakapan yang tidak perlu

Menghindari konservasi, fokus pada produk yang kita tawarkan. Melakukan hubungan yang baik dengan klien bukan berarti tidak penting dalam mencapai kesuksesan ber-telemarketing, tetapi itu tidak berarti bahwa kita harus melakukan percakapan yang tidak perlu.

5. Hindari mengganggu pelanggan

Jika pelanggan Anda menyatakan bahwa mereka tidak tertarik dengan produk yang kita tawarkan. Dalam situasi seperti itu, lakukan permintaan maaf secara lembut kepada mereka atau berterima kasih bahwa mereka telah mau mendengarkan Anda dengan sabar. Bila pelanggan tampak tertarik maka dapat Anda tindak lanjuti dalam ber-telemarketing.

Demikianlah 5 tips yang bisa saya sampaikan, jika dianatara para pembaca memiliki cerita, tips atau pengalaman mengenai bertelemarketing, bisa dibagikan di kolom comment dibawah. Dan selamat mencoba ;-)

Baca juga:


Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *