HR Inspirasi Karir Produktivitas Start A Business

5 Tips Kembali Bekerja Setelah Career Gap

 

Tips kembali bekerja – Anda pernah menjalani career gap atau beristirahat dengan tidak bekerja cukup lama? Baik itu alasan pribadi ataupun kebutuhan keluarga seperti mengasuh anak, career gap bisa menjadi cara beristirahat sebelum memulai bekerja kembali.

Tetapi tentu ada beberapa hambatan emosional saat menyiapkan diri untuk melamar atau memulai kembali pekerjaan. Tidak masalah, Mebiso bekerjasama dengan Apiary untuk menyajikan 5 tips kembali bekerja setelah Anda vakum cukup lama.

1. Pertimbangkan kebutuhan dan keinginan untuk bekerja

Apakah Anda sudah memiliki karir yang diinginkan untuk memulai pekerjaan selanjutnya? Jika iya, maka selamat!

Namun Anda pasti mulai berpikir terkait apa saja yang akan dibutuhkan dalam bekerja. Anda juga mungkin bertanya-tanya, apakah ini keinginanku?

Ada baiknya Anda mempertimbangkan dulu, kenapa Anda bekerja kembali? Lalu apa saja yang sudah Anda dapatkan selama career gap kemarin sehingga membantu diri Anda menjadi lebih baik?

Jika Anda sudah menemukan jawabannya, Anda bisa memikirkan apa saja yang akan dibutuhkan pada pekerjaan yang diinginkan. Apakah pekerjaan ini menuntut Anda untuk terampil dalam sesuatu, atau kebutuhan lainnya. Ini bisa menjadi bekal untuk menjawab pertanyaan dari HR nantinya.

2. Riset dahulu tentang pekerjaan Anda

Bukan tidak mungkin jika karir yang Anda inginkan sudah berubah sejak terakhir Anda melakukannya! Banyak sekali perubahan yang mungkin dapat terjadi selama Anda career gap.

Salah satu hal yang perlu Anda tangani adalah ketertinggalan teknologi yang ada pada bidang tersebut. Anda wajib mengetahui apa saja yang bisa Anda manfaatkan untuk menunjang produktivitas Anda pada karir tersebut.

Jika Anda akan beralih menjadi pengusaha, jangan lupakan bahwa produk atau tren yang Anda anggap sangat maju bisa jadi menjadi ketinggalan zaman di saat Anda hendak memulainya. Jangan ragu untuk melakukan riset pasar terus menerus.

3. Mari mulai meningkatkan kualitas diri sendiri

Ingat, banyak kompetitor pencari pekerjaan selain Anda. Mereka bisa jadi memiliki expertise lebih tinggi dibandingkan Anda!

Jangan pernah berhenti untuk belajar dan memperbarui ilmu. Tidak ada salahnya selalu mengikuti kelas-kelas mentoring beberapa kali untuk meningkatkan kualitas.

Memang terdengar tidak mudah. Selain mempunyai tekad yang kuat untuk kembali bekerja, Anda juga harus meningkatkan keahlian khususnya perkembangan terakhir soal industri dan teknologi yang terkait dengan industri yang akan Anda geluti.

4. Jangan salah, kemampuan mencari pekerjaan juga menjadi tips kembali bekerja

Ingatkah Anda terakhir kali melamar pekerjaan? Maka Anda juga mungkin sudah lama tidak berlatih wawancara.

Selalu perbarui CV Anda dengan kemampuan terkini. Selain itu Anda juga bisa berlatih meningkatkan kepercayaan diri dengan softskill yang Anda terima saat career gap.

Jangan berpikir bahwa career gap yang ‘remeh’ tidak membawa kemampuan apapun. Merawat orang tua sakit bisa membantu Anda berlatih sabar dan empati. Travelling ke berbagai tempat di dunia bisa membantu Anda mengenal budaya, wawasan luas, dan komunikasi yang luwes.

Profil LinkedIn Anda juga bisa menjadi kekuatan utama. Jadi perbaruilah.

5. Jujurlah kenapa Anda mengambil career gap, tetapi tunjukkan bahwa hal itu bermanfaat

TIps kembali bekerja
Sumber: Unsplash

Anda perlu jujur kenapa Anda perlu mengambil career gap. Di sini, Anda bisa membantu HRD mengetahui bahwa hal tersebut bukan karena performa Anda atau masalah lain. Bingkislah pengalaman tersebut menjadi hal bermanfaat.

Tapi Anda juga harus pandai bermanuver untuk mengalihkan pertanyaan tersebut untuk menggali kemampuan Anda. Bagaimanapun, pengalaman bekerja Anda sangat berharga meskipun sudah lama.

Itulah 5 tips kembali bekerja yang bisa Anda manfaatkan untuk membantu mengatasi hambatan yang mungkin terjadi. Jangan lupa untuk selalu diikuti niat baik, ya.


Konten ini sudah dipublikasikan di Apiary. Kunjungi untuk tips dan trik produktivitas lainnya.


Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *