Technology

5 Tools untuk Menanggulangi Pencurian Artikel Blog Anda

 

Loading...

Blogger, penulis artikel, atau pengelola majalah online pasti sering sekali berhadapan dengan konten yang diduplikat tanpa mencantumkan sumber. Terkadang sampai langsung disalin begitu saja. Nah, berikut adalah hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk menanggulanginya.

1 . Google Alerts.

Salah satu tool yang dapat Anda gunakan untuk menjelajahi internet dan melihat apakah ada konten anda yang diduplikat adalah Google Alerts. Anda hanya perlu mengakses situs Google Alerts, masukkan sebagian artikel anda, pilih jenis website yang akan anda gunakan sebagai focus pencarian, kemudian tuliskan email anda. Anda dapat membuat pengaturan sebanyak-banyaknya sesuka anda.

Screenshot_1

2. Copyscape

Copyscape adalah pilihan yang lebih baik bagi mereka yang mempublikasikan banyak konten resmi secara komersil. Fasilitas “Premium result” memang tidak gratis, tetapi hasilnya sepadan dengan uang yang dikeluarkan. Yang harus Anda lakukan hanya memasukkan URL website Anda, kemudian Copyscape akan mencari web dan memberitahukan kepada anda situs-situs yang melakukan reposting konten Anda.

Screenshot_2

Alat lain yang juga dapat anda gunakan untuk melacak duplikat konten adalah Trackback. Alat ini sudah secara otomatis ada di setiap platform blog seperti WordPress dan Drupal. Mereka akan memberitahu Anda segera setelah seseorang link back ke posting Anda. Jika situs tertentu menghubungkan ke situs Anda secara teratur, ada kemungkinan situs tersebut menyalin dan reposting materi Anda.

3. Who is Hosting This

Banyak blogger dan webmaster memiliki halaman kontak atau alamat email di situs mereka sehingga Anda dapat menghubungi mereka dan meminta untuk menghapus content anda. Namun jika permintaan Anda tidak didengar oleh webmaster, Anda bisa gunakan fasilitas yang disebut “Who is Hosting This” untuk mengetahui server hosting dari website tersebut. Anda dapat menemukan informasi yang Anda butuhkan dengan mengakses http://www.whoishostingthis.com/ dan ketikkan URL dari situs yang telah mencuri konten Anda. Ketika anda sudah mengetahui server tempat hosting tersebut berada, anda bisa menghubungi penyedia hosting untuk melaporkan SCAM yang dilakukan oleh account di bawah hosting mereka.

Screenshot_3

4. Google Webmaster Tools – DMCA Complaint

Anda juga dapat mengajukan komplain Digital Millennium Copyright Act (DMCA) terhadap sebuah situs yang telah mencuri konten Anda. Hal ini dapat dilakukan melalui Google Webmaster Tools. Ini mungkin sedikit rumit dan hanya bisa dilakukan jika orang yang menduplikasi konten anda mendapatkan rating yang tinggi dari konten duplikat tersebut. Namun, tools ini cukup efektif untuk mencegah duplikasi konten Anda baik sekarang dan di masa depan. Jika Google menganggap bahwa situs lain telah mengambil konten Anda, maka situs tersebut tidak akan ditampilkan di mesin pencari Google. Jika penjiplak tersebut menggunakan Google Adwords, maka akunnya akan ditutup dan dia akan dilarang membuat account Google Adwords lagi. Screenshot_4

Cara mencegah hal ini terulang kembali.

Sayangnya hingga saat ini masih belum ada cara mudah untuk mencegah konten Anda dicuri. Namun, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk melindungi konten Anda dan mengurangi kemungkinan konten untuk dicuri dan diposting di situs web orang lain tanpa seizin Anda. Maka, buat halaman aturan layanan pembaca yang berisi pemberitahuan hak cipta yang jelas. Halaman tersebut akan membuat orang tahu batasan apa yang anda terapkan pada konten Anda. Atau anda bisa menggunakan alat:

5. Google Search Authorship

Jika Anda memposting materi online secara teratur, Google Search Authorship akan membantu Anda membuktikan bahwa Anda adalah pencipta asli dari konten tersebut. Jika ada orang yang berniat mencuri konten di bawah Google Authorship, Google akan mencatat bahwa konten itu adalah milik Anda dan memastikan domain Anda mendapatkan peringkat di atas domain penduplikat konten.

Screenshot_6

Pencurian konten di internet akan selalu akan menjadi masalah. Alat-alat dan tips yang disebutkan di atas dapat membantu Anda melindungi konten Anda atau setidaknya memastikan bahwa Anda mendapatkan kelayakkan untuk semua kerja keras. Semoga bermanfaat ;-)

Loading...

6 komentar

  • 22 Januari 2014 - pukul 1:11

    keren, saya baru tau dmca aja. thx infonya….

    • Administrator
      22 Januari 2014 - pukul 4:53

      Sama Sama :-) semoga bermanfaat

  • 22 Januari 2014 - pukul 6:22

    Artikelnya sangat menarik sekali….

    • Administrator
      22 Januari 2014 - pukul 6:25

      Terima kasih mbak Yulia ;-)

  • 24 Januari 2014 - pukul 17:08

    wah informasinya sangat bermanfaat sekali ini, bisa dicoba ya ini ke-5 toolsnya. memang tidak enak rasanya jika kita membuat artikel murni hasil ide kreatif kita kemudian dicuri oleh orang lain, apalagi sistem mengambilnya copy-paste. terima kasih ya infonya

    • Administrator
      24 Januari 2014 - pukul 17:18

      sama – sama Pak, semoga bermanfaat ;-)

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *