Running A Business

6 Jenis Pelanggan yang Membuat Anda harus Melepas Mereka

 
  • 2
    Shares

Loading...

Jika Anda adalah pengusaha yang sudah lama malang melintang di dunia bisnis, Anda pasti juga sudah memiliki banyak sekali pelanggan. Setidaknya ada 1 atau beberapa pelanggan yang memiliki nilai buruk dalam bisnis Anda. Bukan karena feed back buruk yang mereka berikan, tapi lebih kepada respon mereka sebagai pelanggan yang buruk terhadap kita.

Menjadi pengusaha membuat kita harus tahan banting terhadap berbagai macam sikap dari pelanggan. Karena tidak semua mampu bertahan karena satu atau beberapa pelanggan bersikap buruk. Alhasil ini mempengaruhi kinerja pada bisnis kita.

Ada beberapa jenis klien yang buruk dan memang cenderung membuat kinerja kita dalam mengembangkan bisnis sedikit menurun. Seperti apakah mereka?

1. Mereka yang membuang-buang waktu

Seperti kata pepatah lama “Waktu adalah Uang” dan keberhasilan dalam mendapatkan keuntungan dalam bisnis tergantung pada kemampuan kita mengelola dan mempergunakan waktu sebaik mungkin. Efisiensi waktu membuat kita akan berhasil dalam menciptakan produk dan juga melayani pelanggan.

Tapi tahukah Anda, ada saja pelanggan yang tidak sadar telah membuang-buang waktu kita. Pelanggan adalah raja, sedikit banyak ini benar. Tapi tidak semua pelanggan harus dilayani sedemikian rupa, sehingga menguras habis waktu kita untuk melayani pelanggan yang lainnya. Ada saja contohnya, seperti ketika mereka ingin memesan barang yang kita jual, tapi mereka memutuskan untuk kembali mempertimbangkan memilih lainnya, hingga pada akhirnya pelanggan tersebut tidak jadi membeli. Ini tentu saja merupakan hal yang sangat menyebalkan dan merugikan Anda tentunya.

2. Tidak peduli energi yang digunakan

Seiring dengan waktu yang terbuang, tenaga yang Anda miliki untuk melayani pelanggan juga otomatis akan terbuang percuma. Saat Anda melayani pelanggan yang super “rewel” tentu Anda sudah mengeluarkan segenap kemampuan Anda bukan? Tapi apa jadinya jika pelanggan tersebut bukanlah pelanggan potensial yang memberikan bisnis Anda keuntungan?

Itu sebabnya sebagai pebisnis sukses seperti Anda contohnya, harus mau untuk mengelompokkan siapa dan mana pelanggan yang memang berpotensi memberikan keuntungan, dan mana yang hanya ada sebagai pelanggan biasa. Ini berguna agar kita bisa menyalurkan segenap kemampuan kita kepada pelanggan potensial lainnya.

3. Merugikan bisnis kita

Ciri pelanggan yang harusnya tidak Anda pertahankan lainnya adalah mereka yang merugikan bisnis Anda. Pernahkah sebelumnya Anda mendapatkan pelanggan yang menurunkan biaya atau harga yang sudah ditentukan? Jika iya, maka bisa jadi merekalah yang bukan seharusnya dipertahankan.

Anda pasti menyadari bahwa tidak semua produk atau jasa yang Anda tawarkan bisa mendapatkan penawaran dan bisa dijadikan promo. Mungkin promo adalah salah satu cara yang membuat pelanggan tertarik dan mau membeli produk kita. Tapi kita harus benar-benar memperhitungkan dan mempertimbangkan produk atau jasa mana yang bisa dijadikan sebagai bahan promosi.

4. Keraguan yang merugikan

Saat pelanggan ingin membeli produk kita mereka pasti mempertimbangkan sesuatu sampai akhirnya memutuskan untuk membelanjakan uangnya. Tapi keraguan pelanggan terkadang mampu merugikan kita sebagai penjual. Karena tidak setiap pertimbangan menghasilkan keputusan yang serius. Sehingga penting bagi kita untuk mempertimbangkan kembali pelanggan dengan keragu-raguan yang terlalu berlebihan.

5. Terlalu banyak mengeluh

Beberapa pelanggan ditakdiran untuk tidak pernah puas dengan produk atau pelayanan yang kita berikan. Bahkan mungkin pelanggan tidak memperdulikan apapun yang kita berikan untuk mereka. Ketika pelanggan memberikan feed back atau pendapat buruk dari apa yang sudah kita berikan, mungkin disinilah kita harus kembali mempertimbangkan keberadaan mereka.

Tapi tidak semua pelanggan yang memberikan kritik atau saran perlu untuk dipertimbangkan kembali. Karena kritik dan saran memang yang kita butuhkan untuk terus mengembangkan bisnis ini.

6. Sering terlambat dalam melakukan pembayaran

Dan terakhir yang mungkin harus paling Anda pertimbangkan adalah pelanggan yang tidak stabil dalam proses pembayaran. Terlebih bagi Anda yang menjual produk jasa. Sehingga bagi pelanggan yang tidak membayar tagihan tepat pada waktunya akan jelas mengganggu kelangsungan bisnis Anda. Bisa saja pelanggan yang menunda pembayaran tidak cukup menghargai nilai produk atau jasa Anda.

Nah, jika memang Anda berencana untuk melepas pelanggan yang tidak lagi potensial bagi bisnis Anda, mungkin ini saatnya Anda melakukan beberapa “skenario” untuk melepas pelanggan Anda. Jika sudah begitu inilah yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan pelanggan yang loyal untuk bisnis Anda.

Bagaimana menurut Anda? :)

Loading...

  • 2
    Shares

1 komentar

  • Fikihaha
    11 Desember 2019 - pukul 17:16

    Setuju, , saya awalnya ragu untuk melepas. Karena memang pelanggan saya adalah tetangga saya. Namun dia sering beli martabak dengan menambahkan telor sendiri dari rumah. Dan ini setiap beli loh dia bawa telor tambahan, entah satu atau dua butir. Tentu ini membuat sy tidak untung. Membaca tulisan ini sy jadi lega terimakasih mbakkk

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *