Technology

6 Tips Memadukan Google Font

 

   

Memang tidak ada pakem khusus bagaimana cara kita memadukan font. Selalu ada kombinasi font baru yang muncul dan terlihat bagus. Tapi akan sangat membantu, jika Anda tetap mengerti panduan dasar untuk mendapatkan perpaduan tipografi yang pas.

Hayden Mills mengungkapkan bagaimana rahasia dia dalam memeilih dan memaduka font, yang akan membuat pengunjung website Anda, berhenti, tetap melihat dan melakukan klik. Hayden Mills merupakan pencipta dari Font Pair. Font Pair sendiri merupakan website yang membantu desainer untuk memadukan Google Font.

Berikut ini adalah panduan dasar memadukan font menurut Hayden Mills. 

1. Content First

Sebelum memadukan antara judul dan paragrafnya, pastikan Anda sudah mempunyai konten yang baik terlebih dahulu. Tipografi yang baik tidak dapat menyelematkan konten yang buruk. Tipografi yang baik akan menjadikan pembaca tetap fokus pada konten, jadi pastikan konten Anda jelas dan tetap efektif.

2. Keep it Simple

Hari ini, desainer mempunyai pilihan tak terbatas ketika mereka memilih jenis font. Hal ini dapat dengan mudah menjadikan desainer bingung. Sebenarnya dengan satu font, desainer dapat memadukannya menjadi judul dan inti paragraf jika font tersebut memiliki pilihan font weight yang cukup banyak. Selain itu menggunakan dua jenis font, satu untuk judul dan satu untuk paragraf merupakan cara yang paling umum dan efektif.

3. Contrast

Ketika menggunakan 2 jenis font yang berbeda, pastikan font tersebut memiliki cukup kontras. Cara paling mudah untuk mendapatkan kontras font adalah dengan langsung menggunakan perpaduan font sans serif/serif atau sebaliknya serif/sans serif. Perpaduan font yang memiliki perbedaan font weight dan style akan cenderung memiliki kontras yang baik. Anda juga dapat menggunakan warna untuk menciptakan kontras diantara font, dan menciptakan keseimbangan pada desain.

4. Ensure Readibility

Hal ini mungkin sudah tidak perlu diakatakan lagi, tapi tetap penting untuk melakukan tes pada font sebelum mengimplementsaikannya pada desain. Pastikan font dapat berfungsi dan terbaca dengan baik ketika dipadukan. Tes dengan pertanyaan seperti, dimana konteks Anda menggunakan font tersebut? Apakah dapat perpaduan font tersebut dapat terbaca pada browser laptop maupun ponsel? Apakah pembaca dapat membedakan antara judul dan paragraf.

5. Use Resource

Di internet banyak sekali template tipografi yang sangat membantu Anda ketika mencoba untuk memadukan font. Situs website seperti Typewolf menawarkan banyak inspirasi dan update sebutar tren font yang sedang populer dikalangan pengguna web. Menggunakan resource yang ada serta tetap berpegang pada pedoman penggunaaannya dapat membantu Anda untuk menemukan perpaduan font yang lebih baik

6. Explore

Hal ini penting untuk dicatat, bahwa memadukan font merupakan keputusan subjektif dari desainer sendiri. Bahwa mereka harus menemukan style dan ciri khas desain mereka. Penting bagi Anda untuk tetap mengeksplorasi perpaduan font yang berbeda dan mengujinya untuk menemukan perpaduan font yang paling tepat. Jangan takut untuk mencoba dan memadukan font baru!

source: CreativeBloq

Baca juga:

10 Prinsip Desain yang Baik Menurut Dieter Rams

10 Ciri Desainer Website yang Berkualitas

7 Tips Desain Website untuk Memberikan Kenyamanan Pengunjung

           

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *