Start A Business

7 Tips Bisnis Sukses untuk Enterpreneur Muda

 
  • 54
    Shares

   

Perkembangan dunia bisnis saat ini sudah sangat bisa dirasakan oleh kita semua. Ada banyak startup – startup yang muncul di sekitar kita. Mulai dari startup teknologi atau startup yang memproduksi barang – barang unik lainnya. Pelaku dunia bisnis saat ini juga sudah beragam. Bukan hanya mereka yang berlatar belakang dunia management atau bisnis, tapi siapapun sekarang bisa menjadi seorang enterpreneur. Anak sekolah atau mahasiswa yang rata – rata masih berusia mudapun juga sudah banyak yang menjadi seorang pengusaha. Mereka tidak takut akan dunia yang dibilang sangat kejam ini. Lalu sebenarnya sulit tidak untuk menjadi seorang enterpreneur di usia kita yang masih muda ini? Untuk mengetahui jawabannya, mari sejenak kita menyimak 7 tips yang membuat seorang enterpreneur muda bisa sukses mengembangkan bisnisnya.

1. Temukan dan gunakan passion

Hal yang paling mudah ditemukan di kalangan anak muda saat mereka ingin melakukan sesuatu adalah hobi, gairah dan juga passion. Anak muda terkadang bergairah ketika mereka tahu dan mengerjakan suatu pekerjaan yang sesuai dengan passion mereka. Passion inilah yang membawa mereka mengenal dunia luas. Untuk seorang enterpreneur muda yang masih baru terjun ke dunia bisnis, sebaiknya jangan terlalu berambisi melakukan banyak hal. Ikutilah apa yang sudah biasa dan Anda sukai. Ikuti passion Anda dan kembangkan. Jadikan passion Anda bukan hanya sekedar hobi tapi lebih menghasilkan.

2. Tentukan pasar Anda

Sama seperti enterpreneur lainnya, enterpreneur mudapun butuh dan harus menentukan pasar mana yang mereka tuju. Mereka harus tau ide apa yang mereka keluarkan dan produk apa yang mereka hasilkan. Sebelum mulai untuk melakukan produksi, mereka harus tahu dan paham pasar mana yang akan mereka tuju untuk menjual produk. Semua perencanaan harus sesuai dengan kenyataan yang ada di pasar. Sesuaikan target pasar apa, siapa dan dimana produk akan dijualkan.

3. Tentukan titik harga produk

Setelah tahu pasar mana yang akan dituju, jangan terburu memproduksi. Hal yang paling berisiko dalam bisnis adalah saat kita salah dalam menentukan titik harga jual produk kita ke pasaran. Untuk menentukan harga pasar ini juga harus disesuaikan dengan target pasar yang sebelumnya sudah dibuat. Dari usia, jenis kelamin, status sosial atau pendidikan. Untuk sebuah bisnis baru sebaiknya mempertimbangkan untuk bisa menyediakan produk atau jasa yang ditujukan pada tingkat yang lebih tinggi dari kemampuan. Cobalah membangun sebuah bisnis yang dimulai dari tingkatan paling dasar dan mudah untuk dilakukan. Target yang jelas juga akan mendefinisikan harga yang ideal untuk pasar. Ini nantinya akan berpengaruh terhadap minat pasar saat Anda melakukan peningkatan pada harga produk.

4. Jujur

Untuk seorang enterpreneur baik baru ataupun lama, kejujuran sangat harus dijunjung tinggi. Ada banyak yang bilang dunia bisnis ini dunia yang kejam. Tapi bukan berarti kita harus melakukan berbagai cara untuk mendapatkan keuntungan besar dari penjualan produk kita bukan? Tentu saja jika itu terjadi, reputasi bisnis akan menjadi taruhannya. Dan bisnis kita akan terancam kelangsungannya. Untuk itu, baik enterpreneur muda ataupun yang sudah lama malang melintang, jangan remehkan arti dari sebuah kejujuran. Karena inilah nyawa dari sebuah bisnis yang ideal dan selalu dicari masyarakat.

5. Memanfaatkan dengan bijak sosial media

Anak muda selalu dikaitkan dan identik dengan sosial media. Sosial media memang menjadi tempat anak muda untuk mencari teman baru, mencari relasi atau sahabat baru. Dan kita juga tahu bahwa saat ini berjualanpun bisa kita lakukan di sosial media. Itu sebabnya banyak anak muda yang rata – rata masih menempuh pendidikan baik di sekolah umum atau perguruan tinggi yang menggunakan sosial media untuk berbisnis. Namun kemudahan ini hendaknya dilakukan dengan bijak. Sosial media adalah media berbagi yang bebas tapi juga harus selalu berhati – hati, terlebih ketika ingin berbisnis di dalamnya. Jangan melakukan bisnis di sosial media secara berlebihan. Jika memang ingin berbisnis online, sebaiknya menggunakan website khusus toko online. Ini akan jauh lebih aman.

6. Jangan lupa PR

Sekalipun bisnis yang didirikan masih terhitung baru, namun fungsi PR atau Public Relation sangatlah penting. Karena sebuah bisnis bukan hanya membutuhkan teknologi yang canggih untuk melancarkan komunikasi, tapi juga membutuhkan keahlian menjual secara manual seperti PR dan sales. Sebuah bisnis tentu akan berhubungan dengan banyak orang, baik dengan karyawan sendiri, klien, relasi bisnis dan lain sebagainya. Dan ini tentu membutuhkan sebuah perantara untuk memudahkan semua kegiatan komunikasi tersebut. Dan PR lah tempatnya. Jika memang belum mampu untuk menyewa jasa PR, kita bisa mencoba untuk melakukannya sendiri.

7. Carilah mentor

Anak muda tentu masih sangat penuh dengan ambisi dan semangat dalam melakukan dan menjalankan bisnis. Sekalipun mereka bersemangat dan berusaha untuk melakukan semua pekerjaan dengan baik, mereka masihlah orang baru di dunia yang baru. Mereka tentu akan membutuhkan seorang mentor yang akan membantu mereka menyusun setiap rencana, membantu mereka dalam mengeksekusi ide dan lain sebagainya. Untuk itu, seorang enterpreneur muda hendaknya mencari seorang mentor yang dapat membantunya dalam membangun sebuah bisnis. Jasa mentor yang digunakan tidak harus selalu menyewa, kita bisa belajar dari mengikuti berbagai seminar yang membahas seputar dunia bisnis. Dari situ kita bukan hanya mendapatkan ilmu baru dari mentor, tapi juga akan mendapatkan relasi baru yang bisa juga menjadi mentor kita.

Selamat mencoba :)

Baca juga:

Enterpreneur Sukses dengan Emotional Intelligence

10 Ciri Seorang Enterpreneur Sukses

11 Ciri yang Menandakan Anda Harus Jadi Enterpreneur


  • 54
    Shares

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *