Running A Business

8 Cara Meningkatkan Kreativitas dan Produktivitas Kerja

 
  • 24
    Shares

   

Jika bekerja dan berusaha menjadi yang terbaik membutuhkan lebih dari 24 jam dalam sehari, tentu bekerja di kantor saja tidak akan cukup. Banyak hal yang harus dilakukan, tidak seimbang dengan waktu yang kita miliki. Terlebih saat kita harus membagi-bagi waktu dengan urusan lainnya, seperti keluarga, teman dan hobi yang ingin kita lakukan juga.
Bahkan jika pun kita memaksakan untuk melakukan banyak hal dalam satu hari, stress tidak dapat kita hindari. Kelelahan dan berakhir sakit. Tentu saja ini akan merugikan kita, bahkan pekerjaan kita.

Dari sisi psikologi, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas kerja. Seperti:

KREATIVITAS

1. Memberikan jarak di dalam diri

Jika kita sadari, kita akan lebih mudah dalam memberikan saran bagi orang lain, ketimbang harus memecahkan masalah kita sendiri bukan? Dalam ilmu psikologi, ini disebut dengan “Psychologicallly Distant”, dimana kita lebih mudah memahami situasi dimana tidak ada kita di dalamnya, termasuk dalam hal ini adalah masalah orang lain.
Dalam sebuah study yang dilakukan oleh Indiana University, saat kita meningkatkan “Psychologically Distant” maka kitapun akan meningkatkan kreativitas diri. Dengan begitu, wawasan baru dan kejelian dalam menyelesaikan masalah yang lebih abstrak dan kompleks.

2. Mengelola suasana hati

Pasti Anda menyadari, bahwa saat suasana hati kita sedang tidak baik, maka pekerjaan apapun yang ada tidak akan bisa kita kerjakan secara maksimal bukan? Seorang Profesor Psikologi dari University of Toronto menemukan, bahwa bahagia dapat menjadi kunci untuk membuka dan meningkatkan potensi kreatif kita. Ia mengatakan, saat mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah, reaksi alami dan khas yang dikeluarkan manusia adalah marah. Tapi justru inilah yang akan membuat kita lebih sulit dalam menyelesaikan masalah. Salah satu cara untuk mencegah hal itu terjadi adalah, pergi dan keluar untuk menghirup udara segar. Tujuannya jelas untuk menjernihkan pikiran yang sedang tidak jernih.

3. Membangun konsep dari sebuah masalah

Tidak semua orang dapat berpikir “Out of the box”, itu sebabnya bagi sebagian orang yang ingin berpikir lebih kreatif, akan mencari ide dari masalah yang ada. Jika sulit menemukan dengan cara observasi. Kita bisa mencoba untuk melakukan wawancara kepada beberapa orang, menanyakan kepada mereka tentang apa masalah mereka, dan apa yang mereka inginkan sebagai solusi. Ini akan memberikan ide segar untuk kita dalam mendapatkan ide.

4. Tantanglah diri sendiri

Tidak ada yang bisa menjadi lebih ketika kita tidak mau menantang diri kita sendiri atas apa yang sudah kita pernah raih atau dapatkan. Dalam menciptakan ide kreatif kita bisa mendekati masalah, dan mencoba untuk mencari solusi dengan memberikan batas waktu tertentu. Dengan begitu, kita akan tertantang untuk berpikir lebih kreatif lagi.

PRODUKTIVITAS

5. Ketahui apa Motivasimu dan Demotivasimu

Saat kita menunda mengerjakan pekerjaan, sudah bisa dipastikan disaat itulah kita tidak memiliki motivasi untuk menyelesaikannya. Jangankan untuk menyelesaikan, terkadang kitapun tidak memiliki motivasi untuk menciptakan ide-ide yang akan digunakan.

“Saat kita memahami apa yang membuat kita termotivasi, ini akan membuat kita lebih mudah mengelolanya” Kata Pychyl. Cobalah bertanya pada diri sendiri apa yang menjadi akar dari demotivasi yang ada di dalam diri kita, dan bagaimana kita bisa termotivasi dalam mengerjakan suatu pekerjaan.

6. Tuntun pikiran Anda

Seorang psikolog Mihaly Csikszentmihalyi menciptakan sebuah istilah “Flow” untuk menggambarkan cara seorang seniman, atlet dan musisi yang fokus dalam pekerjaan mereka. Mereka yang fokus mengerjakan sesuatu, akan mengubah arah pikiran mereka ke dalam aliran yang membuat mereka bisa lebih produktif.

7. Menentukan waktu kerja sendiri

Menurut sebuah study oleh MIT Sloan School of Management & INSEAD Business School, menetapkan tenggang waktu untuk diri sendiri dapat membantu kita menyelesaikan pekerjaan dan mengurangi penundaan. Dengan tenggang waktu itu kita pun bias mengurangi konsekuensi untuk gagal. Untuk tenggang waktu harus realistis dan yang memungkinkan kita untuk menyelesaikan pekerjaan secara menyeluruh.

8. Menerapkan teknik Mindfulness

Mungkin kita akan malas saat mengerjakan suatu tugas yang tidak membuat kita tertatik. Kita bisa sangat mudah merasa terganggu dan berujung pada penundaan pekerjaan. Untuk mencegah hal tersebut, kita bisa menerapkan teknik Mindfulness. Dimana teknik ini membuat kita mau tidak mau harus fokus atau aware kepada lingkungan sekitar kita. Entah tempat, suasana, maupun makanan yang akan Anda makan, pastikan itu dapat membuat Anda fokus.

Dari 8 cara di atas, mungkin memang faktor psikologis yang juga mempengaruhi tinggi rendahnya tingkat kreativitas dan produktivitas kita dalam bekerja. Tidak banyak orang yang menyadari, banyak pula yang terus memaksa mengeluarkan ide, membuang waktu tapi nyatanya mereka tidak efektif.

Ingin Punya Penghasilan Online? Inilah Langkah Awal Jadi Orang Tajir Melintir

Biar Selalu Ada Pemasukan, Inilah Cara Pasti Mendapatkan Penghasilan Dari Internet

Jangan Puas Sama Satu Sumber Penghasilan! Cara Ini Bisa Memberi Anda Penghasilan Sendiri Nantinya…


  • 24
    Shares

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *