Running A Business

8 Tips Menciptakan Kampanye Iklan TV yang Efektif

 
  • 2
    Shares

Loading...

Setiap iklan pasti dibuat untuk satu tujuan, yakni meningkatnya penjualan. Entah itu iklan berisi penawaran cepat, maupun iklan untuk membangun awareness. Namun iklan seperti apakah yang dikatakan efektif. Apakah dancing boys memakan sosis? Atau cewek-cewek gahar yang menantang alam? Seperti apapun bentuknya, proses yang benar pasti mendatangkan hasil yang diharapkan. Nah, seperti apa proses yang benar untuk menciptakan kampanye iklan TV yang efektif itu?

1. Cari tahu dulu identitas brand Anda

Iklan yang kreatif datangnya dari pemahaman yang mendalam mengenai siapa target iklan Anda, dan seperti apa brand Anda ingin dilihat dari iklan tersebut. Maka, identifikasi dulu siapa target audiens Anda dan apa pesan komersial yang ingin Anda sampaikan. Proses ini memerlukan riset yang benar-benar nyata, bukan sekedar pemikiran saja. Karena Anda pasti tidak ingin budget iklan Anda terbakar sia-sia dan iklan Anda dipersepsikan dengan salah.

2. Pesan yang sederhana

Untuk sebuah slot iklan, baik 20, 30, atau 60 detik, informasi yang dapat Anda sampaikan sangatlah terbatas. Maka hindari untuk menjejalkan terlalu banyak informasi. Iklan yang paling efektif memiliki beberapa elemen: hookproblemsolutioncall to action, dankey message. Maka berikan waktu jeda pada pesan kunci Anda. Ketika mengevaluasi naskah, bacalah keras-keras. Periksa waktunya dan cari tahu apakah Anda punya waktu ekstra untuk menambahkan jeda untuk memberikan highlight pada pesan kuncinya.

3. Budget

Ketika Anda memutuskan untuk menggunakan layanan production house, tanyakan dulu mengenai budget produksi yang harus Anda siapkan. Hanya setujui ketika Anda tahu betul berapa biaya produksi berdasarkan naskah akhirnya, mencakup penggunaan aktor, voice over dan musik. Cara paling mudah untuk menghitung budget produksi adalah 10% dari total pengeluaran media TV Anda. Anda perlu ingat bahwa budget produksi tidak berbanding lurus dengan respon. Eksekusi dan kreatifitas, dikombinasikan dengan penempatan media, ya.

4. Buat beberapa versi

Karena pengeluaran Anda akan jauh lebih mudah ditekan ketika Anda membuat beberapa versi pada saat yang sama, dibanding harus memanggil ulang semua cast & crew untuk kedua kalinya.

5. Briefing dulu dengan benar

Seringkali sebuah production house hanya diberi briefing: “Saya ingin iklan saya nanti bisa sukses seperti iklan kompetitor saya”. Makaproduction house tidak punya pilihan lain. Mereka akan memproduksi iklan yang mirip dengan iklan kompetitor Anda. Padahal seberapapun suksesnya sebuah iklan kompetitor, jangan membuat salinan mereka. Anda hanya akan mengacaukan kepribadian brand Anda. Berikan briefing yang tepat pada production house mengenai kepribadian brand Anda dan bagaimana Anda ingin memposisikan diri ke audiens. Kemudian barulah Anda membiarkan production house untuk memikirkan aspek teknis seperti desain produksi. Mulai script hingga produksi audiovisual.

6. Positioning

Sebuah iklan tidak perlu menyasar secara langsung pada segmentasi Anda. Karena hal ini beresiko untuk tidak menjangkau audiens yang lebih luas. Padahal dengan budget yang semakin besar, maka Anda tentunya ingin menggali potensi terbaik dari iklan Anda. Salah satunya adalah menemukan segmentasi baru.

7. Melibatkan diri selama proses produksi

Tim produksi akan menilai keterlibatan Anda selama produksi. Anda perlu datang sewaktu-waktu. Misalnya pada pertemuan pra produksi, proses shooting, dan pada tahap utama pasca produksi. Hal ini vital untuk menjaga produksi tetap sesuai jadwal, sehingga Anda menghindari beban kerja dan biaya tambahan.

8. Pendekatan yang jujur

Kita berada di era ketidakpercayaan. Kita tidak memiliki kepercayaan terhadap bank, kita tidak mempercayai para politisi, dan lain sebagainya. Sehingga, iklan di masa resesi haruslah menunjukkan penawaran yang tidak menipu, dan tidak mengandung syarat-syarat tertentu.

Baca juga:

Loading...

  • 2
    Shares

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *