Leadership

9 Janji untuk Sukses dan Bahagia Dalam Hidup

 
  • 18
    Shares

Loading...

Menjadi sukses adalah impian setiap orang. Banyak usaha dan doa yang dilakukan agar apa yang kita rencanakan dan kerjakan bisa berhasil dan menjadi orang yang sukses di banyak hal. Tapi menjadi lebih sukses juga harus dimulai dari dalam diri kita sendiri. Membuat sebuah janji dan komitmen kepada diri sendiri bisa menjadi sebuah motivasi yang akan membantu kita mencapai sukses dalam segala bidang yang kita tekuni. Cobalah untuk membuat janji kepada diri sendiri ketika kita memang terfikir untuk menjadi orang yang sukses.

1. Saya akan sadar diri tapi tidak egois

Hanya orang gagal yang bersikap egois. Itu bukan berarti kita hidup tidak boleh memikirkan diri kita sendiri. Tapi orang egois akan lebih melihat dunia dari lensa mereka sendiri, seperti “apa untungnya bagi saya”. Dan mereka memiliki sedikit wawasan dan motivasi untuk diri mereka sendiri. Daripada menjadi orang yang egois, kita harus memiliki kesadaran atas diri kita sendiri. Berjanjilah untuk berusaha mengenali apa yang diri kita rasakan dan mengapa kita merasa seperti itu. Berjanjilah untuk mempertimbangkan bagaimana perasaan saya yang mungkin terjadi dan mempengaruhi keputusan diri sendiri.

2. Saya akan bersikap tegas tapi tidak agresif

Hanya karena ingin menjadi seorang yang sukses, kita bisa saja menjadi lebih agresif. Bagi mereka, bersikap agresif akan menunjukkan bahwa mereka harus mampu mengendalikan setiap percakapan dan memenangkan setiap argumen. Daripada menjadi orang yang agresif, berjanjilah untuk bertindak dan bersikap tegas. Kita harus memiliki kepercayaan diri untuk menyatakan posisi kita. Kita memang harus tegas tanpa merasa diserang, terlebih jika dan ketika seseorang tidak setuju dengan argumen kita.

3. Saya akan berempati tapi tidak mendramatisir

Menuruti dan mengikuti kata hati tidak harus menjadikan kita orang yang terlalu dramatis terhadap banyak hal. Mereka yang terlalu dramatis, mendambakan perhatian lebih sehingga mereka mengubah setiap situasi menjadi lebih krisis atau konflik yang muncul. Daripada dramatis, kita harus lebih berempati. Berjanjilah untuk bekerja keras untuk memahami dan menghargai pikiran dan emosi dari diri sendiri dan juga tim yang kita miliki.

4. Saya akan menjadi independen tapi tidak mengisolasi diri sendiri

Hanya orang gagal yang mengisolasi diri mereka sendiri. Menutup diri dan tidak mau menerima masukan ataupun pembaruan dari luar. Mereka akan membangun hambatan dan menjaga diri dari berhubungan dengan orang lain. Daripada terisolasi, cobalah untuk menjadi independen. Kita memang harus tahu siapa diri kita sendiri, tapi cobalah untuk membangun jembatan yang menghubungkan diri dengan orang lain.

5. Saya akan bangga terhadap diri sendiri tapi tidak sombong

Percaya diri dan membanggakan diri sendiri memang baik, tapi jangan pernah berfikir bahwa diri kita bisa melakukan segalanya. Menjadi sombong bukan hanya menjauhkan kita dari orang lain, tapi kita bisa menjadi angkuh karena melihat orang lain menjadi tidak layak daripada kita. Daripada menjadi sombong, kita harus lebih bangga dan mengambil kesenangan dalam prestasi yang diraih diri sendiri dan juga tim kita.

6. Saya akan fleksibel tapi tidak pasif

Tidak ada orang sukses yang hanya berdiam diri dan menjadi orang yang pasif. Ketika rencana mereka tidak berhasil, mereka menjadi pasif dan mungkin tidak mau untuk menentukan dan mengubah arah rencana kita. Daripada pasif, lebih baik kita menjadi orang yang fleksibel. Kita harus beradaptasi dengan keadaan dan mengubah rencana semula menjadi yang saat ini diperlukan untk bisa mencapai tujuan yang sudah ditentukan.

7. Saya akan langsung bertindak tapi tidak kaku

Berusaha untuk menjadi sukses tidak harus membuat kita bertindak kaku untuk beberapa hal. Mereka yang bersikap kaku tetap berpegang pada senjata dan keyakinan mereka sendiri. Bahkan ketika mereka tahu bahwa mereka berada di cara yang salah.┬áDaripada menjadi orang yang kaku. Cobalah untuk menjadi orang yang langsung bertindak. Ini akan membuat kita tidak membuang – buang waktu hanya karena terlalu banyak berfikir tapi pada akhirnya menjadi kaku. Cobalah untuk langsung bertindak dengan mengarahkan rencana ke arah yang kita tentukan.

8. Saya akan optimis tapi tidak mudah tertipu

Yakin pada kemampuan diri sendiri memang harus, tapi tidak untuk menjadi orang yang mudah tertipu. Orang seperti ini akan percaya pada hal – hal yang mustahil, bahkan ketika itu benar – benar terlalu bagus dan mustahil untuk menjadi kenyataan. Daripada menjadi orang yang mudah tertipu sekalipun dengan keyakinan kita sendiri, lebih baik kita bersikap oprtimis dengan kemampuan yang kita miliki. Berjanjilah untuk terus menumbuhkan sikap positif yang akan mendukung saya melalui masa – masa sulit. Karena setiap upaya tidak akan selalu berada pada jalan yang kita inginkan.

9. Saya akan realistis tapi tidak pesimis

Dan yang terakhir adalah seseorang yang melangkah untuk sukses tidak akan mudah menyerah dan pesimis. Bagi mereka yang terlalu pisimis percaya bahwa perubahan itu bersifat merubah segalanya. Sekalipun sebuah perubahan itu memang harus terjadi, tapi perubahan tidak akan selalu menjadi buruk. Daripada pesimis dengan upaya yang kita lakukan, berjanjilah untuk yakin dan bersikap realistik dengan kenyataan. Yakinkan diri kita untuk lebih melihat dunia seperti itu, lalu berusaha yang terbaik untuk membuat semuanya menjadi lebih baik.

Baca juga:

Raih Sukses Dengan 21 Aturan Ini

7 Rahasia Berfikir Seperti Seorang Pengusaha Sukses

Latih diri Anda untuk Menjadi Sukses dengan Cara Ini

Loading...

  • 18
    Shares

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *