Start A Business

9 Panduan Bisnis Dropship Yang Sukses dan Mudah Dipraktekkan. Daripada Rugi Sendiri Nantinya!

 

   

9 Panduan Bisnis Dropship Yang Sukses dan Mudah Dipraktekkan. Daripada Rugi Sendiri Nantinya! – Jika Anda ingin memulai bisnis di dunia online, maka cara menjadi dropshipper sebenarnya tidaklah terlalu sulit seperti yang dibayangkan. Bahkan untuk menjadi dropshipper, Anda pun tidak dituntut untuk memiliki invetasi modal yang besar. Karena segmen bisnis baru seperti dropshipper ini dapat dijalankan oleh pelakunya nyaris tanpa menggunakan modal.

Tentu saja bukan tanpa modal sama sekali, hanya saja beragam hal yang dibutuhkan untuk menjalankan segmen bisnis online ini dapat memanfaatkan beragam fasilitas yang sudah ada. Sebelum kita fokus lebih jauh pada pembahasan bagaimana cara menjadi dropshipper yang sukses, maka ketahui terlebih dahulu apa itu dropshipper.

Dropship adalah sistem berjualan dimana Anda tidak perlu memiliki produk atau jasa yang akan dijual, tapi Anda bisa mengambil produk-produk dari produsen ATAU supplier untuk dipasarkan melalui sosial media, atau blog toko online yang Anda punya.

Ketika ada yang order maka biarkan pembeli mentransfer pembayaran ke rekening Anda, dan setelah itu Anda hubungi suplier produk tersebut lalu transfer pembayaran. Minta kepada suplier untuk mengirim produk yang Anda beli ke alamat konsumen Anda. Ciri khas dari sistem dropship adalah supplier akan mengirimkan paket dengan identitas pengirimnya adalah Anda, seolah-olah memang Anda yang berjualan dan memiliki barang.

Bagi kebanyakan orang, dropshipper dianggap sebagai usaha sampingan yang bisa dilakukan sembari beraktivitas kerja lainnya entah menjadi guru, pegawai sipil, karyawan, dan buruh. Masyarakat masih menganggap bahwa bisnis dropship ini belum bisa dijadikan sebagai penghasilan utama lantaran sistem kerjanya hanya menjual gambar saja via facebook, twitter, instagram, dan lain-lain.

Padahal, menjual produk di internet itu tidak membedakan antara orang yang mempunyai produk ataupun tidak, semuanya memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan irisan kue keuntungan dari jualan online.

Alasan mengapa bisnis dropship ini masih menjadi usaha sampingan, lantaran skema bisnis ini hanya dijadikan sebagai batu loncatan terutama bagi karyawan yang ingin memiliki usaha utama, tetapi diawali dengan modal kecil. Memang benar, untuk menjadi dropshipper tidak butuh modal banyak untuk biaya operasional, berbeda jika menjual secara nyata dengan mendirikan toko atau berjualan dipinggir jalan.

Sebelum Anda menjadi seorang dropshipper yang sukses, simak strategi cara dropship yang sukses di bawah ini:

1. Tentukan Produk yang Akan Dijual

Langkah pertama yang harus diperhatikan dan dipertimbangkan adalah produk yang akan dijual. Produk tersebut dapat berupa produk fisik atau produk jasa. Untuk hal ini, sebaiknya Anda melakukan riset pasar terlebih dahulu agar produk yang Anda pasarkan pada nantinya tidak sulit dijual. Karena semakin banyak produk yang Anda jual pada nantinya, maka semakin besar juga keuntungan yang akan Anda peroleh.

2. Fokus Pada Satu Produk

Ya, langkah ini biasanya kerap diabaikan oleh pemula. Karena merasa bisnis dropship ini merupakan bisnsi tanpa modal, maka tak sedikit yang di awal langsung memasarkan berbagai macam jenis produk tanpa fokus pada masing-masing produk. Dibandingkan demikian, maka akan lebih baik jika Anda dapat fokus terlebih dahulu pada sebuah produk hingga memiliki tingkat penjualan yang tinggi. Setelah itu, barulah Anda dapat mengembangkan produk lainnya.

3. Promosi di Grup Jual Beli di Facebook

Anda bisa mencoba promosi melalui grup jual beli yang tersedia di Facebook. Siapa tahu ada banyak orang yang sedang mencari produk yang Anda jual. Sehingga, akan memudahkan Anda dalam menjual produk yang Anda miliki. Selain itu, calon konsumen pun hanya perlu menghubungi Anda untuk melakukan pemesanan.

4. Jangan Andalkan Media Gratisan

Jika saat ini Anda masih menggunakan media gratisan untuk memasarkan produk dari supplier, maka saatnya untuk beralih ke yang berbayar. Tinggalkan secara perlahan-lahan situs jual beli listing semacam olx atau berniaga, forum jual beli, facebook dengan menambahkan teman yang tidak Anda kenal dan mungkin tidak tertarik sama sekali dengan produk Anda, atau menggunakan media instagram yang jelas-jelas bukan tempat jualan.

Boleh memakai media gratisan, tetapi yang sekiranya tepat untuk berjualan, contoh situs marketplace semacam tokopedia, lamido dkk. Berbeda dengan situs jual beli, situs marketplace melindungi pihak penjual dan pembeli akan transaksi penipuan karena situs marketplace menyediakan sistem rekening bersama gratis bagi kedua belah pihak, sedangkan situs jual beli hanya bersifat menampilkan iklan Anda dalam kurun waktu yang singkat.

Jika ingin menggunakan media facebook, gunakanlah iklan berbayar, bangun komunitas tentang produk Anda sehingga mereka pembeli akan loyal terhadap produk Anda. Selain itu, buatlah toko online sendiri untuk investasi jangka panjang. Anda tidak ingin bukan mendadak kaya dari situs jual beli listing dalam waktu singkat setelah itu jatuh tertimpa lagi lantaran Anda tidak bisa beriklan di situs tersebut?

5. Promosi Melalui FB Ads

Jika memiliki dana yang lebih, alokasikan dana Anda dengan memanfaatkan layanan FB Ads yang ada di Facebook. Sudah banyak pebisnis yang menggunakan layanan ini untuk mempromosikan produknya. Cara menggunakan FB Ads ini sudah terbukti sangat ampuh untuk mendapatkan pembeli produk yang dipromosikan.

6. Buka Saluran Distribusi Pemasaran di Marketplace

Anda juga bisa menjual produk dropship Anda ke berbagai marketplace lokal. Manfaatkan situs seperti Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Kaskus Jual Beli, Blanja, dan beberapa marketplace lokal yang bisa mendongkrak penjualan.

Kalau Anda mendapatkan suppliernya dari marketplace juga, bagaimana donk?  Tidak masalah! Walau Anda mendapatkan supplier dari marketplace lokal, percayalah setiap orang sudah memiliki bagian rezekinya masing-masing.

7. Jual Secara Offline

Selain menjual produk dropship Anda secara online, Anda juga bisa menjualnya secara offline. Apalagi, produk yang Anda jual adalah produk yang digunakan sehari-hari, maka akan lebih mudah untuk menjualnya. Tawarkan produk yang Anda jual ke saudara, teman atau teman-teman kantor Anda. Anda sudah memiliki amunisi “perang” dalam bentuk katalog.

8. Berikan Layanan Terbaik Bagi Konsumen

Langkah ini juga harus Anda perhatikan dengan baik saat memulai bisnis online dropship. Pelayanan konsumen yang cepat dan ramah diyakini menjadi salah satu kunci sukses dari semua bisnis, termasuk bisnis online dropshipper ini. Selain promosi dan pemasaran, strategi bisnis untuk memenangkan persaingan usaha seperti layanan konsumen ini pun harus dijalankan. Sehingga setiap konsumen Anda dapat merasakan kepuasan dengan pelayanan yang diberikan.

9. Catatlah!

Pencatatan sangat penting untuk selalu Anda lakukan. Catatlah apa yang Anda test dan apa yang Anda ukur. Dari kegiatan tersebut, akumulasi dari semua pencatatan Anda menjadi data. Walaupun Anda hanya menjalankan bisnis dropship, jangan abaikan data. Karena bisnis yang besar berlandaskan dari data-data yang dimiliki.

Nah, itulah point-point menajalankan bisnis dropship yang sukses. Jika Anda ada pertanyaan atau gagasan lain. Silakan share melalui kolom komentar di bawah ini!

 

Baca artikel menarik lainnya:

Dua Pendiri Instagram Mengundurkan Diri, Penyebabnya?

Apa Itu Bisnis Dropship? Dan Bagaimana Sistem Cara Kerjanya?

Apa Itu Bisnis Dropship? Dan Bagaimana Sistem Cara Kerjanya?

                           

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *