Leadership

Bagaimana Cara Berfikir Outside the Box “Burn Your Creativity”

 
  • 19
    Shares

Loading...

Sadar atau tidak, dunia ini semakin rumit. Akan selalu muncul tantangan yang sulit diprediksi dan penuh misteri. Yang jawabanya pun tidak tertulis pada buku pelajaran sekolah. Pada akhirnya kita harus menyiapkan senjata ampuh untuk selalu menjadi seorang Pemenang. Senjata itu adalah kata yang sederhana namun memiliki kekuatan yang luar biasa yaitu “KREATIFITAS”.

kreatif adalah solusi berbagai hal, misalkan yang dilakukan negara jepang. Mereka mentransformasikan imajinasi menjadi industri konten dan menghasilkan 1000 triliun setiap tahunnya dari pendapatan 4 sektor saja yaitu video, percetakan , musik dan games. kini Doraemon tidak hanya menjadi tontonan untuk anak kecil, tapi sudah dinobatkan pemerintahnya untuk menjadi duta negara. kreatifitaslah yang menjadi senjata utama mereka untuk selalu menjadi yang terdepan.

Banyak orang berfikiran bahwa kreatif itu hanya milik orang yang berprofesi sebagai seniman. Padahal kreatif itu adalah hak setiap manusia, yang kaya, miskin, tua, muda, entrepreneur, akuntan, tentara, hingga pengangguran. Banyak orang yang merasa dirinya tidak kreatif! sejatinya kreatif itu sudah melekat di setiap insan manusia. hanya saja mereka malas untuk mengeluarkannya atau tidak tahu cara memanggilnya.

Jika Anda merasa bahwa kreatifitas belum tumbuh pada diri Anda, perlu Anda simak beberapa hal berikut ini:

A. Cari duniamu

1

Pernahkah kamu mengalami sat-saat ketika lingkungan kita seperti tidak memberikan tempat dan ruang untuk menyalurkan minat kita? Seolah olah apa yang kita senangi ini seperti berada ditempat yang salah. Sistem pendidikan publik diseluruh dunia merupakan proses yang berlarut-larut sebagai persiapan untuk masuk universitas. Akibatnya, banyak orang berbakat hebat, cemerlang, dan kreatif berfikir mereka tidak bisa apa apa.

Tiba-tiba gelar menjadi tidak berharga, banyak anak yang memiliki gelar tetapi tidak memiliki pekerjaan, ini merupakan proses inflasi akademis. Perlu dibenahi kembali sistem pendidikan dan harus memikirkan kembali dengan radikal cara pandang kita terhadap kcerdasan dan pendidikan.

Semasa menjadi mahasiswa, Bill gates mengambil jurusan hukum di harvard University, dan Bill gates tidak memiliki rencana study yang jelas. Dia lebih suka menggunakan waktunya untuk menyalurkan kegemarannya di bidang komputer. Pada tahun 1975 Bill gates bersama Allen mendirikan perusahaan bernama mikrosoft. setelah itu Bill gates memutuskan DROP OUT dari Harvard University.

keputusan yang sangat berat, terlebih bagi kedua orang tua bill gates. Bill Gates merupakan contoh orang yang berani mencari dunianya, kalau saja Bill gates tidak berani mengambil resiko dan konsekuensi dengan melakukan DROP OUT, dia tidak akan fokus mengembangkan mikrosoft dan mungkin tidak akan menjadi perusahaan produsen software komputer terbesar didunia seperti saat ini. “setiap keputusan yang kita ambil, pasti ada resiko dan konsekuensi yang harus diterima”.

Kreatif adalah tempat dimana tidak ada orang lain yang pernah mengunjunginya, Anda harus meninggalkan kota kenyamanan dan pergi ke hutan belantara dengan intuisimu.apa yang kamu temukan akan menjadi indah, apa yang kamu temukan adalah dirimu sendiri.

jika Anda merasa kreatifitas Anda belum muncul, berarti Anda berada pada dunia yang tidak tepat. Langkah yang bisa diambil hanya 2. Tetap bertahan di dunia yang TIDAK Anda senangi, atau berada di dunia yang kita cintai dengan cara mencarinya atau mengubahnya.

B. Takut menjadi superman?

2

Coba kita amati, masa kecil kita. Apa yang akan kita lakukan jika ingin menjadi superman? Cukup jadikan selimut sebagai sayapnya lalu ikatkan di leher. Saat itu kita merasa sangat yakin, bahwa kita sudah mennjadi superman dan siap membela yang lemah. Saat masih kecil kita sering memiliki gagasan dan mudah merealisasikanya, karena kita Percaya!. pada saat itu kita beradadi posisi kreativitas dengan tingkat kepercayaan yang tinggi.

Akan tetapi, ketika beranjak dewasa. Kondisi dan situasinya mulai berbeda. kita dididik untuk mengikuti peraturan dantidak boleh melakukan kesalahan. Bertahun-tahun kita diajarkan untuk bisa menjawab pertanyaan yang sudah dibuat. Konsep belajar untuk tidak boleh salah layaknya robot. Secara tidak langsung membuat kita dipupuk rasa ketakutan dan membuat kreativitas kita tidak muncul. Efeknya adalah ketika kita memasuki dunia kerja. Tanpa adanya kretivitas yang tinggi kita akan selalu berada di posisi bawah dan sulit bertahan menghadapi persaingan global.

Rasa takut adalah musuh dari kreativitas

Kembali ke pembahasan awal, kita tahu bahwa Supermen akah hilang kekuatannya jika berada di planet krypto, tetapi menjadi pahlawan di planet bernama bumi. Harry potter merasa tersiksa tinggal di rumah bibinya yang kejam. ketika bertemu teman-teman yang memiliki minat yang sama di sekolah sihir hogwart. Harry potter bisa mengasah bakatnya dan bahka mengalahkan penyihir nomer 1, Voldemort.

Bagaimana dengan Anda, sudahkah berada di dunia yang tepat?

C. Berfikir berbagai arah

3

Sekilas, kita bisa melihat gambar diatas adalah empat anak panah berwarna hitam. Tapi jika kita amati lagi, kita juga bisa melihat 4 anak panah berwarna putih masuk ke dalam. Gambar tersebut merupakan contoh pola kreatif yang harus kita biasakan. Yaitu dengan cara berfikir terbalik atau berlawanan. Teknik ini akan memberi kita cara baru dalam melihat sesuatu. Dengan persaingan yang semakin ketat di zaman modern ini, untuk selalu bisa survive, tentu kita perlu melakukan inovasi-inovasu baru dan dan menemukan hal baru, salah satunya dengan berfikir berbagai arah.

Setiap pemikiran tentu akan memmbangkitkan gagasan yang berlawanan dengan cara membalikannya. Contohnya seperti ini, Stephene meyer, seorang penulis novel twilight mencoba memberi persepsi terbalik terhadap vampir. Biasanya vampir berwujud menakutkan, menjadi antagonis, peminum darah, dan hanya berani keluar pada malam hari.

Dalam novel ini, meyer merubah vampir menjadi sosok yang ganteng, vegetarian, dan tidak takut matahari. Al hasil novel ini menjadi novel yang fenomenal dan menjadi novel terlaris di dunia tahun 2008, ditranslate dalam 37 bahasa. juga menjadi film adaptasi dengan penghasilan lebih dari $392 juta. sampai-sampai ditiru juga di indonesia dengan judul “Ganteng-Ganteng serigala”.

Jika perusahaan atau bisnis Anda masih stagnan, maka tidak ada salahnya jika Anda berfikir berbagai arah.

D. Rangkul keterbatasan

4

Keterbatasan, semua orang tidak menyuakai kata ini. Namun, sejarah didalam kehidupan kita penuh dengan contoh dari kecerdikan manusia menampilkan kreativitas ketika berhadapan dengan keterbatasan.

Sejatinya keterbatasan adalah lahan subur dimana benih benih kreativitas terus tumbuh. Tanpa adanya tantanga berupa batasan, kreativitas enggan muncul. Ketika kita dibatasi oleh keadaan, situasi, atau pasokan, kita dipaksa untuk bekerja di sekitar penghalang untuk mencapau apa yang kita inginkan.

keterbatasan melahirkan tantangan, melahirkan reaksi untuk melahirkan otot-otot pikiran kreatif. Selain itu, kita seperti didorong untuk melihat sesuatu dengan cara baru.

sebagian besar dari kita, setidaknya pernah mengalami satu kondisi yang penuh dengan keterbatasan dari sekian pilihan yang ditawarkan. Ketika kita memiliki terlalu banyak pilihan, justru kita sering merasa kesulitan untuk menjatuhkan pilihan dan berakhir dengan perasaan penuh keraguan.

keterbatasanlah, yang membuat kita tumbuh, mengiring kemajuan dan mengantarkan kita pada sebuah karya baru.

E. Hadapi si otak kadal

5

Pernah tidak, ketika kamu merasa sedang menemukan ide yang kamu anggap brilian. Ide itu justru hanya hinggap sebatas angan-angan? kamu merasa tidak berani untuk melaksanakan ide brilian itu menjadi kenyataan. Kamu merasa ketakutan dan menjadi tidak pecya diri ketika mau merealisasikan ide tersebut.

awalnya kamu merasa semangatmu membara. tetapi ketika akan berdiskusi, pelan-pelan kamu menjadi tidak bersemangat. seperti ada sesuatu yang membisikimu dengan kalimat kalimat yang membuat pesimis, ragu, dan mengancam rasa amanmu.

” jangan lakukan itu, nanti kamu bisa merugi!
” Jangan bertindak, pasti kamu gagal
” Awas, jika kamu berbuat seperti itu, orang akan menertawakanmu.

Kata kata seperti itulah yang dibisikkan ke dalam pikiranmu, jika kami berniat melakukan sesuatu yang keluar dari zona nyamanmu. Sang pembisik itulah yang bernama “Si Otak Kadal”.

Dia selalu berusaha menguasai hidup kita dan memastikan bahwa kita tidak melakukan hal yang riskan atau sesuatu yang baru. dalam keadaan emergency, si Otak kadal berperan menjadi panglimanya. Dia dapat secara cepat menginstruksikan kita untuk melawan atau kabur dari masalah.

Musuh utama para Entrepreuner adalah si Otak Kadal. Karena dia takut untuk berbuat hal baru. Sukanya yang aman-aman saja. sadar atau tidak ketika kita sedang berfikir, kita merasa ada yang sedang berdiskusi di dalam otak kita. nah! rekan diskusi yang paling dominan tersebut adalah si Otak Kadal. Sebenarnya ada otak yang senang menerima pemikiran kreatif yaitu neocortex, sayangnya neocortex adalah anak lemah dan pemalu yang kalah garang dengan si Kadal.

nah, untuk menghadapi kesaktian otak kadal tersebut senjata yang wajib kita miliki dan ditempa adalah:

– Mengizinkan ide yang dianggap buruk oleh si Otak Kadal.
– Sebisa mungkin tidak ada Plan B dalam sebuah ide. jangan berikan kesempatan Sikadal untuk memilih.
– Latih diri kamu untuk memiliki pemikiran yang berlawanan dengan si Kadal.
– Rangkul kegagalan sebagai pengalaman untuk belajar.
– Jangan membuat berbagai macam alasan.

Dengan hal tersebut, dipastikan si otak kadal tidak akan bisa berkutik. tak usah lagi banyak berfikir, Just Do it. 

Baca juga:

7 Pelajaran Tentang Kepemimpinan dari Seorang Investor Kelas Dunia

Loading...

  • 19
    Shares

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *