Technology

BEON Hangout: Install Operating System di VPS

 

   

Berikut adalah ringkasan materi yang diulas pada BEON Hang Out Episode 3. Semoga bermanfaat

  • Speaker: Hendry Yoga – Hendry Yoga adalah Technical Support Jagoan Hosting Indonesia.
  • Moderator: Taufik M. Aditama
  • Materi: Install Operating System di VPS

Pada paket VPS (Virtual Private Server), telah terdapat beberapa pilihan Operating System yang dapat anda install sendiri. Salah satunya adalah Linux Ubuntu.

1. Silakan login ke dalam kontrol panel VPS anda. https://cloud.jagoanhosting.com:5656/login.php. Username dan password diinformasikan melalui akun email pemilik VPS.

2. Setelah login, akan ditampilkan halaman depan yang berisi informasi dari VPS anda. Seperti status Online yang artinya VPS anda dalam keadaan hidup, alamat IP dari VPS anda, dan Operating System apa yang telah terinstall di dalamnya.

3. Klik tombol Reinstall jika anda bermaksud untuk melakukan instalasi OS baru yang lebih sesuai dengan preferensi anda. Reinstall akan menghapus semua data instalasi dan data VPS anda. Jadi pertimbangkan matang-matang jika anda ingin melakukan instalasi ulang OS pada VPS.

4. Kemudian akan muncul beberapa pilihan OS yang dapat diinstall seperti Debian, Fedora, Suse, Centos, dlsb. Pada praktek kali ini akan diinstal Ubuntu untuk 32 bit. Maka, pilih Ubuntu 10.10 x86. Sedangkan untuk 64 bit, pilih x86_64. Klik reinstall.

5. Akan muncul sebuah popup berisi peringatan. Klik OK.

6. Sekarang proses reinstall akan berjalan. Tunggu selama beberapa saat hingga proses reinstall selesai.

7. Jika instalasi telah selesai, anda dapat kembali ke halaman depan. Maka status Operating System akan berubah ke Ubuntu 10.10 x86.

8. Untuk melakukan pengecekan lebih lanjut, anda bisa login via SSH ke IP VPS anda melalui console. Windows 8 dapat menggunakan software XSH.

9. Jika sudah berhasil, maka akan ditampilkan pesan “Welcome to Ubuntu”. Saat ini OS anda sudah beralih ke  Ubuntu.

Q&A (Question&Answer)

1. Apa beda VPS dengan Shared Hosting?

VPS merupakan singkatan dari Virtual Private Server. Artinya, dia sudah merupakan server yang khusus digunakan untuk website anda. Kalau Shared Hosting, berarti 1 server di-share dengan banyak pengguna. Sedangkan VPS, merupakan server yang digunakan secara private. Sehingga resource dapat digunakan sendiri tanpa gangguan dari user lain.

Di dalam shared hosting hanya dapat cPanel saja. Sedangkan di VPS, anda dapat custom sendiri apa yang ingin diinstal di VPS anda. Misalnya cPanel, WHM, dan akses SSH. Dan ini tidak anda dapatkan di shared hosting.

2. Adakah fitur backup di VPS, seperti halnya di cPanel shared hosting?

Tidak ada. Fitur backup pada VPS sifatnya local. Artinya user melakukan backup dengan install FTP untuk download file.

3. Apa beda antara VPS dengan Cloud?

Cloud sendiri dasarnya merupakan pengembangan dari konsep VPS. Potensi cloud lebih lebar dari sisi kustomisasi. Sehingga bisa lebih fleksibel dari sisi kebutuhan. Saat ini Jagoan Hosting sedang mematangkan konsep cloud untuk dijadikan sebagai service. Jadi tunggu saja ya JagFamily ;-)

           

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *